Home / Opini

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:08 WIB

ACEH MENGGELIAT, REINKARNASI GAM ?

Dedi Asikin - Penulis

ACEH MENGGELIAT, REINKARNASI GAM ?

Koransakti.co.id- Seorang adikĀ  dalam usia dan masa bakti di dunia jurnalistik kirim Whatsapp. Untuk kenyamanan berkomunikasi saya singkat dulu namanya, TP.

Dia minta saya menganalisa geliat yang terjadi di Aceh baru baru ini.

Saya mencoba menyelusuri google politik dengan sebuah pertanyaan apakah GAM REBORN atau reinkarnasi.

Dalam waktu satu detik Mbah Google sudah menjawab

Tidak ada GAM (Gerakan Aceh) reborn itu reinkarnasi. Yang ada keributan spontanitas dalam perayaan peringatan 25 tahun kesepakatan damai Helsinki, 2005.

Baca juga :   Pernahkah Anda Bayangkan Apa Yang Terjadi Jika Isis & Anteknya Berkuasa Di Indonesia

Sejumlah orang memaksa mengibarkan bendera bintang bulan. Lalu petugas keamanan berusaha mencegah. Terjadi dorong mendorong yang akhirnya situasi berhasil di kuasai hingga kondusif.

Bendera bintang bulan itu memang pernah di gunakan GAM sebagai simbul perjuangan separatisme GAM. Tetapi di hapus dalam perjanjian Helsinki.

Bendera bintang bulan itu lahir di Saudi Arabia pada masa pemerintahan Utsmaniyah. Sekarang ada beberapa negara yang mayoritas penduduknya Muslim yang masih menggunakan bendera itu antara lain

– Turki

– Pakistan

Baca juga :   Insiden Doorstop Jambi: Humas Seharusnya Jadi Mitra, Bukan Penghalang

– Malaysia

– Singapura

– Tunisia

– Azerbaijan

– Mauritania dan

– pernah juga Libya

Kata Mbah Google secara politik Aceh kondusif, aman Suryaman.

Tapi kecemburuan sosial ekonomi mungkin masih ada. Dan itulah letupan dan geliat yang terjadi, sejumlah orang berusaha mengibarkan bendera bintang bulan itu tanggal 15 Agustus 2026 saat memperingati 25 tahun perdamaian Helsenki antara Gam dan pemerintah Pusat.

Tulisan Ini saya khususkan untuk adik dan teman Wartawan TP Begitu katane Mbah Google,Sin !

Berita ini 7 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Opini

Empati untuk 326 Kepala SMA/SMK di Sulawesi Selatan

Opini

Perang di Timur Tengah Dampaknya Mendunia: Semoga Perdamaian Segera Terwujud

Opini

Satu Juta Sarjana Menganggur : Solusinya Apa?

Opini

Pengamat Swarna Dwipa Institute (SDI) Frans Immanuel Saragih Puji Komunikasi Politik Sufmi Dasco

Opini

Saham terkonsentrasi pada segelintir orang : Dana Asing Kabur
Hari Perempuan Internasional 2026: Merayakan Resiliensi dan Kepemimpinan di Era Digital

Gaya Hidup

Hari Perempuan Internasional 2026: Merayakan Resiliensi dan Kepemimpinan di Era Digital

Opini

Paradok Batubara Indonesia: Produksi 790 Juta Ton tapi PLN Kekurangan 20 Juta Ton

Opini

Indonesia Kantongi Komitmen Investasi Jepang Rp 380 T termasuk EBT