SEPAK BOLA PANCASILA? Gagasan Unik yang Pernah Membuat Publik Bertanya-tanya
koransakti.co.id- Terus terang, saya bukan orang yang terlalu menyukai olahraga. Jalan pagi sekitar lima puluh meter saja, kedua kaki ini sudah mulai terasa berat. Akhirnya saya memilih berhenti sejenak sambil mengatur napas.
Karena itu, jangan heran jika saya sangat jarang menulis berita olahraga. Soal ini bukan karena meremehkan dunia olahraga, melainkan lebih kepada naluri jurnalistik saya yang memang berbeda.
Sejak awal berkarier, saya lebih di kenal sebagai wartawan generalis atau istilah lamanya “wartawan buntel kadut” siap meliput apa saja. Namun, berita kriminal adalah bidang yang paling sering saya tekuni karena saat itu memang menjadi konsumsi publik yang tinggi.
Kalau saja saya memiliki minat seperti rekan-rekan wartawan olahraga, mungkin saya sudah beberapa kali meliput Asian Games atau bahkan Olimpiade. Akan tetapi, perjalanan profesi membawa saya ke jalur yang lain.
Meski demikian, ada satu peristiwa olahraga yang hingga kini masih membekas dalam ingatan saya.
Saat itu Ketua Umum PSSI, Bardosono, melontarkan sebuah gagasan yang mengundang perhatian publik, yakni tentang “Sepak Bola Pancasila”.
Seharian penuh saya di buat penasaran. Apa sebenarnya yang di maksud dengan sepak bola yang Pancasilais? Bagaimana cara bermainnya? Apa perbedaannya dengan sepak bola yang selama ini di kenal masyarakat?
Semakin saya mencoba memahaminya, semakin banyak pertanyaan yang muncul di kepala. Bahkan, saya sempat membayangkan, seandainya Bung Karno masih hidup, sang penggali Pancasila mungkin juga akan ikut mengernyitkan dahi mendengar istilah tersebut.
Tentu, setiap gagasan lahir dengan maksud dan tujuan tertentu. Namun, sebuah konsep juga perlu di jelaskan secara utuh agar tidak menimbulkan berbagai tafsir di tengah masyarakat.
Karena itulah, saya berharap ada sahabat yang memahami latar belakang munculnya istilah tersebut. Siapa tahu Bung Haji Omay Komar dapat memberikan penjelasan yang mencerahkan, bukan hanya untuk saya, tetapi juga bagi masyarakat yang hingga kini masih bertanya-tanya tentang makna sebenarnya dari “Sepak Bola Pancasila”.
Terima kasih. Hatur nuhun. Thank you.















