Home / Artikel

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:32 WIB

Duka Kita untuk 1.450 Korban Meninggal: Gempa Venezuela

koransakti - Penulis

Duka Kita untuk 1.450 Korban Meninggal: Gempa Venezuela

Koransakti.co.id- Sejak kecil kita di ajarkan di pesantren dan tempat mengaji bahwa kehilangan nyawa atau meninggal merupakan ketetapan-Nya. Walau bermacam jalan menuju kematian: bisa karena sakit, kecelakaan, atau juga karena bencana.

Itulah makanya, walau kita berjarak 20.000 km dengan Venezuela, kita tetap ikut berduka. Terdapat korban jiwa sekitar 1450 orang meninggal, 3200 luka-luka, dan 78.400 hilang. Upaya penyelamatan terus di lakukan.

Selain korban jiwa, gempa juga menyebabkan 250 bangunan hancur. Fasilitas publik rusak berat terdiri dari 8 rumah sakit, 20 supermarket, dan 68 fasilitas infrastruktur lainnya.

Gempa Venezuela yang terjadi pada tanggal 24 Juni 2026 berkekuatan 7,2-7,5 magnitudo di sebabkan pertemuan aktif dua lempeng tektonik utama: lempeng tektonik Karibia dan lempeng tektonik Amerika Selatan.

Mengapa Gempa Venezuela menelan korban jauh lebih besar di bandingkan dengan gempa di Lepas Pantai Timur Laut Jepang pada tanggal 25 Juni 2026 padahal magnitudonya relatif sama besar 7,2?

Di Jepang bahkan tidak ada korban tewas, hanya 4 orang terluka. Ini di sebabkan Jepang memiliki kesiapan dan sistem mitigasi gempa terbaik di dunia. Antara lain berupa edukasi dan simulasi risiko gempa sejak usia dini, sistem peringatan dini canggih yang terhubung ke ponsel dan TV, regulasi ketat untuk konstruksi tahan gempa, perencanaan tata ruang yang rapi dengan ruang evakuasi dan titik kumpul yang jelas, serta komitmen tinggi pemerintah terhadap mitigasi.

Baca juga :   Menonton Film Horor Ternyata Bisa Membakar Kalori

Sebagai negara yang berada di kawasan Ring of Fire atau Cincin Api Pasifik, tempat pertemuan 3 lempeng tektonik aktif dunia, yaitu Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik, sudah seharusnya kita siap menghadapi bencana gempa dengan memperhatikan dan meniru bagaimana Jepang memitigasi bencana.

Baca juga :   Siti Hajar : Teladan Wanita Tangguh dan Tawakal

Sekadar pengingat, Gempa Kerinci 7 Oktober 1995 hanya berkekuatan 6,7-6,8 magnitudo menelan korban 100 orang meninggal, ribuan korban luka, dan rumah rusak.

Presiden Soeharto yang berkuasa saat itu sempat datang ke Kerinci meninjau langsung korban dan memberi perhatian besar terhadap rekonstruksi dan rehabilitasi bencana gempa Kerinci.

Semoga gempa tak terulang lagi. InsyaAllah.

Penulis:

Baca juga:Pakar Gempa UNAND Ungkap Penyebab Bangunan Ambruk: Hanya Digambar, Tidak Didesain

Berita ini 11 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Artikel

Purba Sangka dan Purbakala Kampanye Pilkada

Artikel

PRABOWO AWAS OVERLOAD
Review Honeygain 2026: Ubah Sisa Kuota WiFi Jadi Dollar, Cuan Sambil Tidur (Passive Income)

Artikel

Review Honeygain 2026: Ubah Sisa Kuota WiFi Jadi Dollar, Cuan Sambil Tidur (Passive Income)

Artikel

Hati Gembira Jadi Obat Alami Kesehatan Tubuh
Kenapa Air Tak Mempan Cuci Minyak? Kenalan dengan Sabun (C17H35COONa), Si "Agen Ganda" yang Jenius!

Artikel

Kenapa Air Tidak Bisa Hapus Minyak, Tapi Sabun Bisa? Kenalan dengan Molekul “Dua Wajah” C17H35COONa!

Artikel

Sering Begah? Hindari 5 Kebiasaan Setelah Makan Ini Agar Asam Lambung Tidak Naik

Artikel

BERGURU TANI KE THAILAND 

Artikel

Menonton Film Horor Ternyata Bisa Membakar Kalori