koransakti.co.id- Menikmati minuman dingin dengan tambahan es batu memang terasa sangat menyegarkan, terutama saat cuaca sedang panas menyengat. Namun, Anda harus tetap waspada karena tidak semua es batu yang beredar di pasaran aman untuk tubuh.
Banyak produsen nakal yang nekat menggunakan air mentah demi menekan biaya produksi. Padahal, es batu dari air mentah menyimpan bahaya besar karena berpotensi mengandung bakteri Escherichia coli (E. coli). Bakteri ini dapat memicu berbagai gangguan pencernaan parah, mulai dari diare hingga keracunan makanan.
Oleh karena itu, Anda perlu memahami ciri-ciri fisik es batu yang aman konsumsi. Berikut adalah beberapa cara mudah untuk membedakan es batu dari air matang dan air mentah sebelum Anda meminumnya:
1. Perhatikan Perubahan Warna Es
Langkah pertama yang paling mudah adalah melihat warnanya. Es batu yang terbuat dari air matang biasanya terlihat bening transparan dan jernih layaknya kristal. Hal ini terjadi karena proses perebusan berhasil membuang gas-gas di dalam air sebelum masuk ke mesin pendingin.
Sebaliknya, es batu dari air mentah akan berwarna putih keruh seperti susu. Warna putih tersebut muncul akibat banyaknya gas dan partikel kotoran yang terperangkap di dalam es karena air tidak melalui proses memasak.
2. Cek Tingkat Transparansi
Selain warna, Anda juga bisa menilai dari tingkat kejernihannya. Es batu air matang cenderung sangat transparan, sehingga Anda tetap bisa melihat benda di balik es tersebut dengan jelas. Sementara itu, es batu air mentah terkesan buram, padat, dan sama sekali tidak tembus pandang.
3. Pahami Fungsi dan Peruntukannya
Masyarakat perlu mengetahui bahwa es batu air mentah sebenarnya diproduksi bukan untuk campuran minuman. Para pedagang biasanya menggunakan es balok mentah ini hanya untuk mengawetkan bahan makanan segar, seperti ikan, daging, atau hasil laut lainnya.
Tips Aman Menikmati Minuman Dingin
Supaya kesehatan keluarga tetap terjaga, Anda bisa menerapkan beberapa tips sederhana berikut:
Bikin Sendiri di Rumah: Selalu gunakan air minum yang sudah matang sempurna atau air kemasan untuk membuat es batu sendiri.
Pilih Minuman Hangat saat Jajan: Jika Anda ragu dengan kualitas es di warung pinggir jalan, sebaiknya pesanlah minuman hangat atau tanpa es.
Hindari Es yang Keruh: Tolak dengan halus jika pedagang menyajikan es yang berwarna putih pekat di dalam gelas Anda.
Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, Anda bisa lebih selektif dalam memilih konsumsi harian. Ingat, menjaga kesehatan pencernaan selalu dimulai dari ketelitian kecil setiap hari. Mencegah tentu jauh lebih baik daripada mengobati. (Melly)
Baca juga:
“Bukannya Sembuh Malah Parah! Hindari 7 Buah Ini Saat Anda Sedang Diare”
Pojok Sains: Kenapa Es Batu Mengapung? Mengenal “Anomali Air” yang Menyelamatkan Bumi















