Koransakti.co.id- Trauma pengelolaan dana pensiun pada masa lalu belum sepenuhnya hilang dari memori kita di Indonesia. Bahkan sekarang terungkap bagaimana dana pensiun di kelola pada era 10 tahun terakhir. Bahkan terungkap juga elit yang ikut bermain dana pensiun.
Dengan latar historis seperti itu kita patut menghargai tata kelola dana pensiun saat ini.
Dari total investasi dana pensiun Rp 1.619 triliun, sebagian besar: Rp 1.056,79 triliun (65%) berupa SBN (Surat Berharga Negara) dan Rp 222,35 triliun (13,73%) di investasikan dalam deposito.
Asas kehati-hatian dan keamanan investasi menjadi pertimbangan dalam tata kelola.
Sebenarnya bisa saja memilih portofolio investasi lain, tapi harus benar-benar bebas konflik kepentingan dan berdasarkan penilaian baku bahwa investasi tersebut layak secara hitung-hitungan bisnis dan bukan investasi yang di paksakan karena pengaruh kekuasaan dan kongkalikong dengan pengelola dana.
Kita harus menghargai OJK yang telah aware terhadap keamanan pengelolaan dana pensiun.
Mudah-mudahan ke depan dana pensiun dapat memberikan benefit yang layak kepada para pensiunan. Tidak ada lagi cerita pilu seperti yang dialami Asuransi Jiwa Sraya dan Asabri. InsyaAllah.
Penulis:

Baca juga: Lagi Dana Pensiun Jadi Korban Penggelapan Rp 850 Miliar: PM Anwar Ibrahim Perintahkan Investigasi.















