Karhutla Ulah Manusia: 108.000 Hektar Hutan Terbakar
Koransakti.co.id- Musim kemarau panjang dan ekstrem dapat menimbulkan kebakaran hutan (Karhutla).
Bencana Karhutla telah terjadi di beberapa provinsi selama musim kemarau panjang tahun ini. Daerah yang terdampak terutama Riau, Sumsel, Jambi, Kalbar, Kalteng dan Kalsel. Sekitar 108.000 hektar lahan habis terbakar.
Walaupun faktor alam dapat mendorong terjadinya Karhutla namun faktor “ulah manusia” relatif lebih dominan sebagai penyebab terjadinya Karhutla.
Pembukaan lahan pertanian dengan jalan membakar dan membuang puntung rokok bisa menjadi pemicu kebakaran besar.
Kebakaran hutan dapat menimbulkan gangguan kesehatan: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), kerusakan ekosistem, dan gangguan penerbangan yang berujung gangguan aktivitas ekonomi masyarakat.
Dalam menghadapi risiko Karhutla upaya pencegahan terjadinya Karhutla jauh lebih baik dan lebih ekonomis, meliputi sosialisasi pencegahan Karhutla kepada masyarakat dan penerapan deteksi dini Karhutla.
Upaya pemadaman masif dan modifikasi cuaca harus dilakukan bila Karhutla berpotensi meluas dan dapat menimbulkan kerugian harta benda yang lebih besar.
Supaya upaya pengendalian Karhutla berlangsung dengan optimal, kerja sama lintas instansi dan Pemda mutlak perlu dilakukan.
Semoga musim kemarau segera berlalu. InsyaAllah.
Penulis: 















