Koransakti.co.id- Pimpinan dan anggota DPRD Kota Sungai Penuh melakukan kunjungan silaturahmi ke PT Kerinci Merangin Hidro (KMH) di kawasan Batang Merangin, Kamis (24/9/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi kedua pihak untuk bertukar informasi mengenai aktivitas perusahaan dan sejumlah isu yang berkaitan dengan kepentingan daerah.
Kunjungan berlangsung dalam suasana akrab dan terbuka. Rombongan DPRD Kota Sungai Penuh di terima oleh Aslori selaku Kepala Divisi Humas PT KMH.
Dalam pertemuan itu, DPRD membahas pemanfaatan sumber daya air dalam mendukung operasional Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Merangin. Salah satu topik yang menjadi perhatian ialah pajak air permukaan serta keterkaitannya dengan kepentingan pemerintah daerah.
Selain persoalan air, DPRD juga menggali informasi mengenai pengelolaan sampah yang di lakukan PT KMH. Perusahaan menyampaikan berbagai upaya yang di lakukan dalam menangani sampah sebagai bagian dari komitmen terhadap pengelolaan lingkungan di sekitar kawasan operasional.
Selanjutnya, DPRD memberikan apresiasi terhadap langkah tersebut. Menurut DPRD, pengelolaan lingkungan perlu mendapat perhatian seiring dengan aktivitas perusahaan yang memanfaatkan sumber daya alam.
Karena itu, komunikasi antara pemerintah daerah, DPRD dan pihak perusahaan di nilai penting untuk memastikan pemanfaatan sumber daya alam berjalan dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
PT KMH merupakan perusahaan yang mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Air dengan memanfaatkan aliran Sungai Batang Merangin di Kabupaten Kerinci. Pembangkit tersebut menjadi bagian dari pengembangan energi terbarukan dan penyediaan energi listrik.
Melalui kunjungan ini, DPRD Kota Sungai Penuh berharap hubungan komunikasi dengan PT KMH semakin baik. Selain membahas pajak air permukaan dan pengelolaan sampah, komunikasi tersebut di harapkan dapat membuka ruang kerja sama yang memberikan manfaat bagi masyarakat, lingkungan, serta daerah.
Dengan demikian, silaturahmi dan sharing tersebut tidak hanya menjadi ajang bertukar informasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara lembaga legislatif dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh. (Emi)
















