Inspektur Zufran Bersama Jajaran Inspektorat Kerinci Tampil Unik Berbusana Tempo Dulu Dukung FBK 2026
Koransakti.co.id, Kerinci- Ajang tahunan Festival Budaya Kerinci 2026 kembali menghadirkan berbagai kejutan menarik dari instansi pemerintah daerah. Salah satunya datang dari stan pameran Inspektorat Daerah Kabupaten Kerinci yang berhasil mencuri perhatian ribuan pengunjung.
Selain mengusung konsep kebudayaan tempo dulu, stan ini memamerkan suasana pedesaan klasik lengkap dengan arsitektur tradisional.
Nuansa Klasik dan Busana Adat Tempo Dulu
Suasana hangat dan meriah langsung terasa di area stan tatkala Inspektur Kabupaten Kerinci, Zufran, S.H., M.Si, hadir bersama sang istri beserta jajarannya. Menariknya, mereka tampil kompak mengenakan busana khas orang tua zaman dahulu.
Zufran mengenakan pakaian tradisional serba hitam yang di padukan dengan ikat kepala serta kain sarung samping yang terpasang rapi. Sementara itu, sang istri tampil anggun mengenakan busana tradisional senada yang di lengkapi selendang serta tas anyaman khas.
Penampilan totalitas ini tidak hanya memperkuat identitas budaya, tetapi juga sukses menarik minat masyarakat untuk mendekat dan melihat dari dekat.
Sajikan Kuliner Warisan Leluhur yang Mulai Langka
Selanjutnya, selain menghadirkan visual busana adat yang memukau, stan Inspektorat Kerinci juga memanjakan para pengunjung dengan menyajikan ragam kuliner serta jajanan tradisional masa lalu. Berbagai hidangan khas warisan leluhur tersaji secara menarik di dalam stan yang bernuansa bilik bambu dan atap rumbia.
Langkah kreatif ini di ambil untuk mengenalkan kembali cita rasa kuliner lokal zaman dulu kepada generasi muda agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman. Alhasil, para pengunjung tampak antusias mencicipi hidangan yang di sediakan sembari menikmati suasana pameran.
Komitmen Melestarikan Identitas Budaya Daerah
Di sela-sela kegiatan, Inspektur Kabupaten Kerinci, Zufran, S.H., M.Si, menegaskan bahwa keikutsertaan jajarannya dalam festival ini merupakan bentuk kecintaan terhadap budaya lokal. Melalui momentum ini, pihaknya ingin menunjukkan bahwa aparatur pengawasan pemerintah juga memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga kearifan lokal.
”Budaya adalah identitas dan jati diri bangsa. Melalui Festival Budaya Kerinci 2026 ini, kami di Inspektorat tidak hanya hadir menjalankan fungsi pengawasan dan tata kelola pemerintahan, tetapi juga ingin ikut serta secara aktif melestarikan kearifan lokal, busana adat, serta kuliner tradisional warisan para orang tua kita terdahulu. Mari kita jaga dan lestarikan warisan leluhur ini agar tidak lekang oleh waktu,” ujar Inspektur Zufran, saat di temui di lokasi stan.
Sebagai penutup, kehadiran stan Inspektorat Kerinci ini berhasil menjadi salah satu ikon favorit dalam perhelatan akbar tersebut. Selain sukses menyampaikan pesan pelestarian budaya, stan ini juga mempererat kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat luas. (Emi)

















