Home / Pariwisata / Sungai Penuh

Kamis, 19 September 2024 - 22:22 WIB

Ini Penjelasan Kadis Budpar Terkait Pelaksanaan Kenduri Swarnabumi

koransakti - Penulis

Koran Sakti.co.id, Sungai Penuh- Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisara (Budpar) Kota Sungai Penuh, Boby Arisandi angkat bicara terkait kisruh pelaksanaan Kenduri Swarnabumi Lek Negroi yang dilaksanakan di kecamatan Pondok tinggi, beberapa hari lalu.

Menurutnya, kegiatan yang dihadiri Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek RI diwakili, Drs Siswanto MA, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah V Provinsi Jambi Novie Hari Putranto, Pamong Budaya Dir.Perfilman, Musik dan Media Ibu Meta Ambarpana berlangsung dengan sukses.

“Kegiatan Swarnabumi merupakan kegiatan budaya yang difasilitasi Kemendikbudristek RI, namun pada saat yang bersamaan disandingkan dengan kegiatan peringatan 150 Masjid Agung Pondok Tinggi,” ungkap Boby.

Baca juga :   Tarian Sakral Ngagah Harimau Memukau Penonton Saat Pembukaan Festival Kerinci ke XXI

Dijelaskannya, Swarnabumi merupakan kegiatan Pemerintah kota Sungai Penuh yang dihadiri langsung Walikota dan Wakil Walikota Sungai Penuh, Ahmadi Zubir dan Alvia Santoni.

Pada Swarnabhumi digelar beberapa kegiatan mulai dari Pembersihan drainase di jembatan layang hingga penaburan bibit ikan.

“Ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan, seperti pembersihan drainase di jembatan layang hingga Penaburan 20 ribu bibit benih ikan di jembatan layang,” katanya

“Kita juga menggelar penanaman pohon, namun sayangnya pada kesempatan tersebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait jumlah bibit pohon tidak sesuai keinginan, dari target 1500 batang pohon yang ada hanya 60 batang, bersumber dari Dinas Pertanian 30 batang dan TNKS 30 batang. Itu sudah ditanam secara bersama,” beber dia.

Baca juga :   Satgas TMMD Kodim Kerinci Gelar Penyuluhan Hukum dan HAM

Ditanya terkait Dana pelaksanaan, dia menyebutkan dana untuk pelaksanaan kegiatan Swarnabumi berasal dari 3 sumber, yakni dari Kemendikbudristek RI sebesar Rp 200 juta, Dari dana Sharing pendamping hingga partisipasi masyarakat.

“Untuk dana Kementerian sudah di transfer ke Rekening Adat, Dana sharing Rp 72.590.000 yang digunakan untuk akomodasi dan fasilitasi lainnya mulai dari perlengkapan hingga kebutuhan personil pengamanan. Sedangkan untuk partisipasi masyarakat itu iuran masyarakat, kita tidak tahu jumlahnya berapa,” jelasnya. (red)

Berita ini 308 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Inspiratif

Walikota Alfin Tampung Aspirasi Tokoh Pondok Tinggi, Sejumlah Ruas Jalan Jadi Prioritas

Advetorial

Wako Alfin Hadiri Doa Bersama dan Aksi Damai 1000 Lilin. 

Pemerintahan

Kadis Disbudpar Bobi Arisandi Membantah Wako Ahmadi Zubir Bukan Arogan

Sungai Penuh

Ketua DPRD Hutri Randa Hadiri FGD PP 55/2025 di IAIN Kerinci, Bahas Hukum Adat dan Kearifan Lokal

Advetorial

Pemkot Sungai Penuh Gelar Upacara Peringatan HUT Ke-78 RI Tahun 2023

Advetorial

DPRD Kota Sungai penuh Gelar Paripurna Pengucapan Sumpah/Janji Wakil Ketua dan PAW Anggota DPRD

Energi

Kerinci dan Sungai Penuh Aman Saat Sumatera Blackout, Ini Peran PLTA KMH dan Jalur Transmisi Khusus

Pendidikan

Revitalisasi Sekolah: Investasi Cerdas untuk Generasi Emas Indonesia