Koransakti.co.id, Jakarta- Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkualitas menjadi salah satu fondasi utama ketahanan sebuah negara. Pemikiran ini selaras dengan pandangan tokoh Amerika Serikat, Ray Dalio, yang menyoroti kesamaan elemen pada negara besar yang mampu bertahan ratusan tahun, seperti Kekaisaran Ottoman, Romawi, hingga Mongolia.
Tiga elemen kunci tersebut meliputi militer yang kuat, aparat keamanan yang solid, serta ASN yang mampu mengelola administrasi pemerintahan secara efisien.
Dalam konteks Indonesia, ASN memegang peran krusial dalam memastikan roda pemerintahan berjalan efektif dan pelayanan publik dapat di akses secara luas.
Pada momentum pelantikan ini, sebanyak 186 PNS resmi bergabung dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP).
Mereka terdiri dari 10 formasi umum tahun 2023, 6 lulusan IPDN 2023, 155 lulusan IPDN 2024, 10 lulusan STIN 2024, serta 5 lulusan STIS 2024. Para ASN baru ini akan memperkuat institusi yang menjadi poros pemerintahan bagi 38 gubernur, 98 wali kota, 416 bupati, serta melayani 285 juta penduduk.
BNPP sendiri memegang tugas strategis dalam menjaga wilayah perbatasan, termasuk garis pantai terpanjang kedua di dunia.
Dalam arahannya, Mendagri meminta agar seluruh PNS yang baru di lantik mampu menjalankan administrasi pemerintahan secara efektif, efisien, dan profesional. Setiap individu di harapkan dapat memberi kontribusi terbaik sesuai kompetensi dan keilmuan yang di miliki.
Pada kesempatan yang sama, penghargaan juga di berikan kepada 15 pegawai berprestasi yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam bidang pengarsipan, khususnya dalam penyelesaian sengketa berbasis dokumen.
Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga integritas administrasi negara.**















