Home / Internasional / Peristiwa / Politik / Sosial

Senin, 22 September 2025 - 12:49 WIB

Di Hadapan Puluhan Ribu Pelayat, Trump Sebut Charlie Kirk ‘Pahlawan Amerika’

koransakti - Penulis

Puluhan ribu orang memadati State Farm Stadium di Arizona untuk menghadiri upacara memorial Charlie Kirk, Minggu (21/9/2025). (Sumber: EPA)

Puluhan ribu orang memadati State Farm Stadium di Arizona untuk menghadiri upacara memorial Charlie Kirk, Minggu (21/9/2025). (Sumber: EPA)

koransakti.co.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan pidato yang berapi-api dalam upacara memorial untuk aktivis konservatif Charlie Kirk, hari Minggu (21/9/2025). Di hadapan puluhan ribu pelayat yang memadati State Farm Stadium di Arizona, Trump menyebut mendiang Kirk sebagai “pahlawan besar Amerika” dan seorang “martir”.

Acara yang berlangsung selama lima jam ini lebih menyerupai sebuah reli politik akbar. Para pejabat tinggi pemerintahan Trump dan tokoh-tokoh gerakan konservatif silih berganti naik ke panggung untuk memuji warisan politik Kirk.

 

Pesan Memaafkan dari Sang Istri

Salah satu momen paling emosional dalam acara tersebut adalah saat istri mendiang, Erika Kirk, memberikan pidatonya. Sambil menahan tangis, ia menyampaikan pesan yang kontras dengan suasana politik yang panas. Erika menyatakan bahwa ia telah memaafkan pelaku yang diduga membunuh suaminya.

Baca juga :   Presiden Prabowo Lakukan Pertemuan Bilateral dengan PM Lao PDR, Sonexay Siphandone

“Suami saya, Charlie, ingin menyelamatkan para pemuda, sama seperti orang yang telah merenggut nyawanya,” kata Erika. “Saya memaafkannya karena itulah yang Kristus lakukan. Jawaban atas kebencian bukanlah kebencian,” tambahnya.

Erika, yang kini menjabat sebagai CEO baru Turning Point USA, berjanji akan melanjutkan perjuangan suaminya.

 

Trump: “Dia Dibunuh Karena Hidup dengan Berani”

Setelah pidato Erika yang menyentuh, Presiden Trump naik ke panggung dan disambut dengan riuh rendah puluhan ribu pendukungnya. Ia memuji Kirk sebagai sosok yang sangat berpengaruh dalam gerakan konservatif.

“Dia dibunuh karena dia hidup dengan berani, dia hidup dengan gagah, dan dia berdebat dengan cemerlang,” kata Trump. “Dia sekarang adalah seorang martir bagi kebebasan Amerika.”

Baca juga :   Perubahan Sikap Mengejutkan, Trump: Ukraina Bisa Rebut Kembali Semua Wilayahnya

Dalam pidatonya, Trump juga sempat menyisipkan beberapa poin politik khasnya, termasuk mengkritik kejahatan di kota-kota Amerika dan menyindir pendahulunya, Joe Biden. Di akhir pidatonya, Trump memeluk Erika Kirk di atas panggung diiringi tepuk tangan meriah dari para hadirin.

 

Momen Tak Terduga: Trump dan Elon Musk Berjabat Tangan

Acara ini juga diwarnai oleh momen yang tak terduga. CEO Tesla, Elon Musk, yang sebelumnya sempat berseteru dengan Trump, terlihat duduk di sebelah sang presiden. Keduanya tampak berjabat tangan dan mengobrol. Musk kemudian mengunggah foto kebersamaan mereka dengan keterangan singkat: “Untuk Charlie.”

Kehadiran puluhan ribu orang dengan atribut MAGA dan suasana yang penuh semangat menunjukkan betapa besar pengaruh Charlie Kirk dalam memobilisasi kaum muda konservatif di Amerika Serikat.

Berita ini 62 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Bencana

Babinsa Belitang Berhasil Evakuasi Warga Terjebak Mobil Saat Banjir

Internasional

Kisah Epidemiolog Filipina dan Kursus Gratis WHO yang Mengubah Wajah Kesehatan Mental

Daerah

Jejak Harimau Sumatra Teror Warga Inhil, Polisi Imbau Masyarakat Tidak Keluar Rumah Sendirian

Internasional

Pengakuan Negara Palestina Disambut Gembira, Namun Disertai Ketakutan Aneksasi Israel

Internasional

Kunjungan Prabowo ke Parade Militer Tiongkok, Sinyal Politik Bebas Aktif Indonesia

Peristiwa

Khidmat, Wali Kota Alfin Pimpin Penjemputan Duplikat Bendera Pusaka

Internasional

Rusia Perketat Kontrol Internet: Batasi WhatsApp, Paksa Instal Aplikasi ‘Max’

Bandung

Viral Pungli Parkir Rp30 Ribu di Balonggede Bandung, Pelaku Ditangkap Polisi