Home / Artikel

Jumat, 2 Januari 2026 - 08:20 WIB

DUA ABAH DIBALIK NAMA PONDOK PESANTREN SURYALAYA 

koransakti - Penulis

Koransakti.co.id- Abah itu panggilan seorang anak kepada orang tua laki laki. Itu merupakan budaya masyarakat Sunda. Tapi selain abah berkembang sebutan lain untuk seorang ayah. Ada yang panggil bapa, terakhir juga papa atau papi. Panggilan itu merupakan lunturan dari budaya barat yang lama menjajah negeri ini termasuk tatar Sunda.

Akar kata dari abah adalah dari bahasa Arab, abi atau abu. Di Jawa Tengah dan timur ada panggilan pak atsu yang lebih halus lagi Romo.

Di Jakarta babe, (babe Benyamin). Abah juga berlaku di masyarakat Banjar Kalimantan.

Sesungguhnya panggilan Abah tidak melulu kerena hubungan biologis, tapi lebih karena rasa hormat dan taqdim. Orang orang yang berjiwa Arif, mengayomi, mendidik dan mengajar berbuat baik biasa di panggil orang abah.

Dalam jalur politik Anis Baswedan pernah di panggil Abah oleh para pengikutnya.

Kalau saja Anis terus konten kaya Dedi Mulyadi, mungkin Anis sekarang di panggil Abah Aing bukan bapak aing seperti KDM.

Mari kita kenal, dua nama Abah di balik nama besar pondok pesantren Suryalaya Tasikmalaya.

ABAH SEPUH :

Nama aslinya Abdullah Mubarok. Lahir tahun 1836 di Cicalung Tarik kolot kabupaten Sumedang. Tapi karena perjalanan waktu tempat lahir Abdullah Mubarok itu sekarang menjadi kampung Cicalung desa Tanjung Sari kecamatan Pager ageung kabupaten Tasikmalaya.

Ayahnya bernama Nurapraja, tapi Lebih di kenal dengan nama Eyang Upas, sementara ibunya bernama Nyai Emah.

Waktu kecil Mubarok tinggal bersama uwanya yang di kenal sebagai kiyai Jangkung.

Sebagai orang yang lahir dan berada di lingkungan keluarga yang agamis, Mubarok tak Alfa belajar soal agama (Islam). Beliau berguru ke Cirebon kepada kiyai Tolhah bin Talafududin di Trusmi Cirebon . Dari kyai Tolhah, Mubarok belajar ilmu fiqih nahwu dan sorof serta Tariqat Qodariyah Naqsabandiyah.

Karena di anggap jenius tidak terlalu lama Mubarok di percaya menjadi wakil Talqin untuk menyebarkan Tarikot Qodariyah Naqsabandiyah di Tasikmalaya. Selain ke Cirebon beliau juga pergi ke Bangkalan Madura belajar tentang TQN kepada kiyai Kholil sampai mendapatkan predikat salwat Bani Hasyim karena keilmuan dan ketulusan berbakti di jalan Allah.

Tahun 1905 Abdulah Mubarok mendirikan dan memimpin pondok pesantren di tempat tinggalnya. Pondok pesantren itu di beri nama Suryalaya yang berarti tempat matahari terbit.

Sebagai kiyai dan pemimpin pesantren, beliau di kenal dengan panggilan Abah Sepuh. Beliau wafat pada tahun 1956 dalam usia 120 tahun setelah mewariskan kepemimpinan pondok kepada putra ke limanya, Sohibul Wafa Tajul Arifin.

Baca juga :   Siapa Pembuat Surat Kabar Pertama di Dunia? Ini Sejarah yang Tak Banyak Diketahui Publik

ABAH ANOM :

KH Shohibul Wafa Tajul Arifin menerima tongkat kepemimpinan pondok pesantren dari ayahanda tercinta KH Abdulah Mubarok (Abah sepuh) pasca wafat tahun 1956. Pada waktu itu ia berusia 41 tahun terhitung sangat muda untuk memimpin sebuah lembaga pendidikan Islam yang besar sementara Abah sepuh sudah mendirikan dan memimpin pondok selama 51 tahun. Ternyata kepemimpinan putra mahkota lebih mumpuni.

Pada usia 23 tahun menikah dengan Euis Siti Ru’yanah dan langsung naik haji dan mukim tujuh bulan di sana. Pulang dari Mekah beliau meneruskan pencarian ilmu agama. Awalnya pesantren di KH. Junaedi Citengah Panjalu kabupaten Ciamis.

KH Junaedi di kenal sebagai pakar ilmu alat ilmu hikmah dan ilmu silat. Dengan begitu Sohibul Wafa Tajul Arifin jadi tambah ilmu agama dan ilmu beladiri atau silat. Penampilannya yang lebih merendah cara bicaranya tersusun rapi

Saya beberapa kali kesana Tidak ada kesan menggurui

Beliau hanya menjelaskan tentang Tarekat Qodariyah Naqsabandiyah (TQN).

TQN adalah tarekat sufisme (ahli sunnah wal jamaah) yang fokus pada taqarru (mendekatkan diri) kepada Allah melalui dzikir, pencucian jiwa (qolbu). Bentuk amalannya ada dzikir setiap shalat, ada khataman (Mingguan/da manaqib (bulanan) dan Riyadoh (puasa)

TQN, kata Abah juga menjaga keseimbangan antara kepentingan dunia dan akhirat

Baca juga :   Ashabul Kahfi : Kisah 7 Pemuda Yang Ditidurkan Selama 300 Tahun

Untuk kepentingan sosial/masyarakat, pondok Suryalaya secara swadaya membangun irigasi untuk mengairi sawah, membangun kincir angin untuk tenaga listrik

Satu hal lagi di bawah kepemimpinan KH Shhohibul Wafa Tajul Arifin Suryalaya membangun Inabah yaitu panti rehabilitasi bagi anak anak korban narkoba. Setidaknya ada 6 Inabah yang di bangun di sekitar Perageung Tasikmalaya sampai Bandung.

Konon ada sekitar lima ribu anak korban narkoba yang berhasil di sembuhkan secara permanen.

Satu hal lagi, Abah tidak pernah ngajak kami (saya) menjadi Ikhwan (anggota).

Berkat kearifan dan kebijakan yang menonjol maka KH Shohibul Wafa Tajul Arifin di nisbat umat dengan panggilan Abah Anom. Beliau mengaku menerima amanat abah Sepuh untuk selalu mendekat dan mendukung penguasa/pemerintah yang sah

Itulah yang terjadi, Banyak pejabat, bupati gubernur sampai menteri yang datang silih berganti.

Selain sowan juga dil dil politik bukan mustahil terjadi. Presiden Suharto tercatat dua kali berkunjung ke Pondok pesantren Suryalaya

Apalagi kalau bukan upaya memperkuat hegemoni kuasaan orde Baru yang di bangunnya.

Namun sesuai janji kehidupan bahwa qullu nafsin dzaiqotul mauut, abah Anom (Shohibul Wafa Tajul Arifin) berpulang ke Rahmatullah tanggal, 5 September 2011 dalam usia 99 tahun.

Inalillahi wa ina ilaihi Raji’un. Insyaallah dalam keadaan Husnul khatimah.

Aamiin Allahumma Aamiin.

Baca juga: Kumpulan Kode Redeem PUBG Mobile Januari 2026: Klaim Bumble Bee Set & UC Gratis

Berita ini 24 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Pojok Sains: Benarkah Micin (MSG) Bikin Bodoh & Sakit Kepala? Ini Fakta Medisnya!

Artikel

Membedah “Micin” (MSG), Benarkah Senyawa C5H8NO4Na Ini Bikin Otak Lemot? (Cek Faktanya!)

Artikel

Program Sedekah Rumah Mendukung Asta Cita Pemerintah Indonesia 

Artikel

ECHO CHAMBER KAMPANYE PILKADA 2024
Paket Lengkap! 30+ Ucapan Imlek 2577 & Menyambut Ramadhan 1447 H (2026): Cocok Buat Status WA, Grup Keluarga, dan Caption Instagram

Artikel

Paket Lengkap! 30+ Ucapan Imlek 2577 & Menyambut Ramadhan 1447 H (2026): Cocok Buat Status WA, Grup Keluarga, dan Caption Instagram
Fakta Unik Imlek 2026: Kenapa Harus Pakai Baju Merah & Dilarang Menyapu? Ini Legenda Monster "Nian" yang Jarang Orang Tahu!

Artikel

Fakta Unik Imlek 2026: Kenapa Harus Pakai Baju Merah & Dilarang Menyapu? Ini Legenda Monster “Nian” yang Jarang Orang Tahu!

Artikel

KASUS INVESTASI BODONG DITANGAN KEJAGUNG 
Jangan Sampai Kehabisan! Promo Valentine Alfamart & Indomaret 13-15 Februari 2026: Silverqueen & Cadbury "Beli 1 Gratis 1", Sikat Malam Ini Buat Kado Ayang!

Artikel

Ngedate Mewah Budget Pelajar! Daftar Promo Makanan Spesial Valentine 14 Februari 2026: Sikat “Buy 1 Get 1” Minuman & Paket Couple Malam Ini!

Artikel

MEMPERINGATI HARI LAHIR TRITURA MEWARISKAN MARUAH KEJUANGAN