Home / Artikel

Kamis, 8 Januari 2026 - 05:11 WIB

FUADZ AFFANDI TAREKAT SAYURIYAH 

koransakti - Penulis

DEDI ASIKIN

koransakti.co.id- Ada nama Fuadz Afandi di belakang sukses Pondok pesantren Al Ittifaq memproduksi sayur mayur.

Tiap hari Berton ton sayur mayur keluar dari pintu gerbang pondok di Ciburial Desa Alam Endah kecamatan Rancabali kabupaten Bandung

Berikut adalah perjalanan Fuadz yang nama aslinya Udin Suandi. Ia sempat bentrok dengan orang tua dan saudara saudaranya.

Fuadz di anggap sebagai pembangkang yang melawan pada orangtuanya KH Rifa’i Pemimpin pondok Al Ittifaq. Mereka beda sudut pandang

Fuadz atau Udin menganggap orang tua dan Pondok Al Ittifaq eksklusif dan tertutup. Tidak mau bekerja sama dengan pemerintah sejak pemerintahan kolonial sampai pemerintah Republik Indonesia pasca kemerdekaan.

Akibatnya warga kampung Ciburial tidak berkembang secara ekonomi. Tidak ada jalan untuk kendaraan roda empat masuk dari jalan raya Bandung Rancabali. sepanjang 2 km.

Listrik juga belum masuk. Penerangan yang ada di waktu malam cuma lampu tempel yang kelap kelip dan mati bila tertiup angin.

Padahal sebenarnya Ciburial itu daerah subur. Air tingburial ( nyembur) di mana mana.

Pemandangan sangat indah dengan hamparan kebun teh di sekeliling kampung itu.

Menghadapi hal itu Fuadz sering membangkang kepada orang tuanya

Misalnya dia menolak di suruh membungkukkan badan di depan orang tua. Dia bilang hanya mau menunduk ketika sujud dan ruku dalam sholat.

Saking pusing dan marah akhirnya Udin di jauhkan dari rumah dan pondok. Mula mula ia di titipkan di kakek nenek di Sukasari kotapraja Bandung. Lalu di pindahkan ke ka Citapak Parakan Muncang kabupaten Sumedang.

Ketika usianya menginjak 15 tahun Udin pergi mesantren ke KH Kholil di Banjar Patroman kabupaten Ciamis.. Disana ia dan santri lain  ikut usaha (agrobisnis) bersama kiyai. Kerena itu dia bisa hidup mandiri Tidak mengandalkan bekal dari orang tua.

Dua tahun di Banjar Patroman, Udin dan beberapa teman sekobong pamit mau berkelana ke pondok lain.

Mereka pergI ke Lasem kabupaten Rembang dan masuk pondok Al Hidayah. Kebetulan Mbah atsu KH Makhsum pemimpin Pondok pesantren Al Hidayah teman H. Mansur (kakek Udin) sama sama nyantri di Bangkalan Madura. Jadi ada hubungan emosional di antara mereka.

Baca juga :   WORD ECONOMIC DALAM KAIDAH JURNALISTIK 

Kebetulan lagi Udin sangat di sayang Mbah Putri isteri kiyai.

Menurut Mbah Putri, Udin itu sebenarnya baik cuma tidak ada yang berhasil mediasi sebagai solusi dalam konflik keluarga itu.

Saking sayangnya, Mbah Putri juga yang mengganti nama Udin menjadi Gus Affandi.

Menurut Mbah Putri Fuadz itu bahasa Arab yang berarti lapisan hati yang paling dalam.

Lasem itu kota kecil di pantai utara kabupaten Rembang Jawa Tengah. Fuadz melihat dua Potensi ekonomi yang dapat di kembangkan di sana, perikanan laut (nelayan) dan kerajinan batik.

Batik Lasem itu berkualitas sehingga dapat di kembangkan sebagai industri kreatif.

Udin Fuadz larut dengan para nelayan dan pengrajin batik dan betah tinggal di Lasem. Lagian di sayang dan di anggap anak oleh Mbah Putri.

Suatu hari datang ke Lasem seorang kakaknya. Sengaja di utus keluarga untuk menjemput pulang Fuadz. Pertama ayah mereka KH Rifa’i sakit badan akan mewariskan pondok pesantren kepada Udin.

Tapi dia menolak pulang dan tidak mau jadi kiyai. Menurutnya jadi kiyai itu berat. Di suatu sisi harus berusaha mengantar semua santri masuk surga, di sisi lain harus mengurus dan memberi makan keluarga

Dia baru pulang ketika semua saudara rame rame datang ke Lasem untuk menjemput paksa.

Baca juga :   MADRASAH ITU CUMA ANAK ANGKAT

Di rumah ia dapati sang ayah terbaring lemah sakit dan udzur. Giliran Fuadz di tanya kesanggupan meneruskan kepemimpinan pondok, semua saudaranya menekannya harus mau dan mereka sidp membantu.

Bagai di fait a comply akhirnya Fuadz berkata pendek ” muhun abdi sanggem”. Maka resmilah malam itu Fuadz Afandi menjadi kiyai pemimpin pondok yang baru.

Yang dia lakukan maka memberi nama pondok dan pengembangan perkebunan sayur mayur.

Soal nama, Fuadz menyebut Alittifaq, Artinya kira kira Kesepakatan Kerjasama dan Persetujuan baik.

Fuadz lalu bicara dengan saudara saudaranya dan memanfaatkan 6 hektar lahan tanah milik Pondok menjadi perkebunan sayur mayur.

Baca juga: DUA ABAH DIBALIK NAMA PONDOK PESANTREN SURYALAYA 

Dan itulah yang terjadi seluruh santri dan 1350 masyarakat Ciburial di libatkan dalam penanaman sayur mayur. Ada pomeo di kalangan para santri

” Malem di wejang siang ke ladang, maksudnya malam ngaji siang bercocok tanam”. Untuk pengembangan usaha di bentuk Koperasi Pondok (Kopontren).

Merayap tapi pasti upaya KH Fuadz Affandi yang di dukung para santri dan civitas akademika pesentren Al Ittifaq serta masyarakat Ciburial/ desa Alam Endah berhasil menjadi produsen sayur mayur terbesar di Bandung Selatan.

Setiap hari Berton ton sayur mayur di kirim ke pusat pusat perbelanjaan, mall dan mini market di Jakarta Bandung dan kota besar lain.

Fusdz yang lebih sering di panggil mang haji suka bercanda.

Mengomentari keberhasilan usahanya ia mengaku, itu semua berkat TAREKAT SAYURIYAH yang di ajarkannya.,***

Baca juga: Buru Link DANA Kaget Hari Ini! Cara Klaim Saldo Gratis Tanpa Aplikasi Tambahan 2025

Rezeki Dari Allah 180 Santri Dhuafa Gratis di Pontren Darul Inayah

 

Berita ini 30 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Mengenal Kolesterol Tinggi: Sering Tanpa Gejala, Tiba-tiba Stroke! (Cek Ciri-ciri & Pencegahannya)

Artikel

Mengenal Kolesterol Tinggi: Sering Tanpa Gejala, Tiba-tiba Stroke! (Cek Ciri-ciri & Pencegahannya)

Artikel

ILMU KANURAGAN, PERCAYA MONGGO TIDAK RAPOPO

Artikel

Noviar Zen For Walikota Sungai Penuh 2024
Snack Video Penghasil Uang

Artikel

Review Snack Video 2026: Scroll Video Lucu, Dompet Terisi! Cara Asyik Ubah Kuota Internet Jadi Saldo ShopeePay & DANA

Artikel

MERESAPI KEMBALI PANCASILA SEBAGAI BINTANG PEMANDU

Artikel

GELOMBANG (LAUT ) KIAN PASANG 
Review Snapcart 2026: Jangan Buang Struk Belanja! Foto & Upload, "Sampah Kertas" Ini Bisa Jadi Saldo DANA & Gopay

Artikel

Review Snapcart 2026: Jangan Buang Struk Belanja! Foto & Upload, “Sampah Kertas” Ini Bisa Jadi Saldo DANA & Gopay

Artikel

RAMADHAN BULAN KASIH SAYANG.