Home / Internasional / Politik

Minggu, 12 Oktober 2025 - 15:40 WIB

Jelang Pembebasan Sandera, Ratusan Ribu Warga Israel Puji Trump dan Cemooh Netanyahu

koransakti - Penulis

Massa dalam unjuk rasa di Tel Aviv membentangkan spanduk memuji Donald Trump atas perannya dalam kesepakatan gencatan senjata. (Sumber: Reuters/BBC)

Massa dalam unjuk rasa di Tel Aviv membentangkan spanduk memuji Donald Trump atas perannya dalam kesepakatan gencatan senjata. (Sumber: Reuters/BBC)

koransakti.co.id – Ratusan ribu orang menggelar unjuk rasa besar di Tel Aviv pada Sabtu malam, menjelang tenggat waktu pembebasan sandera Israel oleh Hamas yang akan berakhir pada Senin. Dalam aksi tersebut, Utusan Khusus AS Steve Witkoff memuji peran Donald Trump dalam tercapainya kesepakatan gencatan senjata dan pembebasan sandera.

Menariknya, saat nama Trump disebut, massa bersorak “Terima kasih, Trump!”, namun mereka menyoraki dengan cemoohan ketika Witkoff menyebut nama Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

Pujian untuk Trump, Cemoohan untuk Netanyahu

Dalam pidatonya, Witkoff meyakinkan massa bahwa para sandera “akan pulang ke rumah” berkat kesepakatan yang dimungkinkan oleh Donald Trump. Putri dan menantu Trump, Ivanka dan Jared Kushner, juga turut memberikan pidato dalam acara tersebut.

Sikap kontras dari massa menunjukkan kemarahan publik terhadap Netanyahu. Pasangan Shulamit dan David Ginat, yang hadir di lokasi, menyalahkan Netanyahu atas kegagalan mencegah serangan 7 Oktober 2023 dan lambatnya pemulangan sandera.

Baca juga :   Mengapa Liverpool Menjadi "Raja" Kekalahan di Injury Time Premier League?

“Dia ingin melanjutkan perang hanya karena dia ingin tetap menjadi perdana menteri,” kata David kepada BBC.

Detail Kesepakatan dan KTT di Mesir

Berdasarkan kesepakatan yang diumumkan pada hari Kamis, Hamas memiliki waktu 72 jam—hingga Senin, pukul 12:00 waktu setempat—untuk membebaskan sisa 48 sandera, di mana 20 di antaranya diyakini masih hidup. Pejabat tinggi Hamas, Osama Hamdan, mengonfirmasi bahwa pertukaran akan dimulai pada Senin pagi sesuai jadwal.

Untuk memfinalisasi kesepakatan, Mesir akan menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) di Sharm El-Sheikh pada hari Senin. Lebih dari 20 pemimpin dunia, termasuk Donald Trump, Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, dijadwalkan hadir.

Baca juga :   AS Kirim Utusan Khusus dan Jared Kushner ke Mesir untuk Dorong Perjanjian Damai Gaza

Situasi Terkini di Gaza

Sementara itu di Gaza, setelah penarikan pasukan Israel dari wilayah utara, sekitar 500.000 warga Palestina dilaporkan telah kembali ke rumah mereka yang kini hancur lebur. Hamas juga dilaporkan telah memanggil ribuan pejuangnya untuk kembali menegaskan kontrol di wilayah tersebut di tengah kekhawatiran akan terjadinya kekerasan internal.

Di sisi lain, situasi kemanusiaan masih sangat genting. Badan Pangan Dunia (WFP) melaporkan bahwa lonjakan bantuan yang dijanjikan dalam kesepakatan belum terjadi, dengan hanya dua hingga tiga truk bantuan yang masuk setiap hari. Laporan terbaru dari monitor kelaparan dunia yang didukung PBB memperkirakan sekitar 500.000 orang di Gaza—seperempat dari total populasi—menderita kelaparan.

baca juga Kejutan Akhir Pekan: 30+ Kode Redeem FF 12 Oktober 2025, Banjir Diamond dan Item Langka! – Koran Sakti

Berita ini 58 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Opini

Pengamat Swarna Dwipa Institute (SDI) Frans Immanuel Saragih Puji Komunikasi Politik Sufmi Dasco

Internasional

Antoine Griezmann Berlabuh ke Orlando City, Siap Ramaikan MLS 2026

Internasional

WHO Rilis Panduan Baru untuk Hentikan Kematian Akibat Pendarahan Pasca-Persalinan

Internasional

Geger! Mark Lee Keluar dari NCT dan SM Entertainment Setelah 10 Tahun
Prediksi Al Ahli vs Shabab Al Ahli: Duel "Dua Al Ahli" Berebut Supremasi di Liga Champions Elite AFC

Internasional

Prediksi Al Ahli vs Shabab Al Ahli: Duel “Dua Al Ahli” Berebut Supremasi di Liga Champions Elite AFC

Internasional

Selamatkan Burung Langka, Drone Jatuhkan Jutaan Nyamuk di Hutan Hawaii

Breaking news

Lautan Massa Iringi AZFER Mendaftar ke KPU

Politik

PERKUAT PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT ADAT PADA PILKADA KERINCI.