koransakti.co.id- Keindahan alam Kabupaten Pangandaran selalu berhasil memikat hati para pelancong. Daerah hasil pemekaran Kabupaten Ciamis ini menawarkan deretan destinasi populer, mulai dari pesona Green Canyon, Citumang, Santirah, hingga panorama indah Pantai Karapyak dan Batukaras. Berdasarkan data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan setempat, wilayah ini bahkan menyimpan lebih dari 170 objek wisata pilihan.
Sayangnya, perjalanan menuju surga wisata di Jawa Barat ini sering kali menguji kesabaran. Para wisatawan asal Jakarta dan Bandung harus bersiap menghadapi kemacetan parah di titik-titik krusial seperti Cileunyi, Nagreg, Leles, hingga Gentong. Alhasil, jarak tempuh normal 6 hingga 7 jam dari Bandung bisa membengkak hingga seharian penuh di jalan.
Namun, kendala rute perjalanan tersebut bakal segera teratasi lewat kehadiran Jalan Tol Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap (Getaci). Bebas dari jalur lama yang padat di Garut dan Tasikmalaya, kehadiran tol ini menawarkan konektivitas langsung yang jauh lebih cepat dan nyaman bagi para pengendara.
Pangkas Waktu Tempuh Hingga Separuh Jalan
Melalui kehadiran Tol Getaci, para wisatawan tidak perlu lagi melintasi jalan arteri Garut maupun Tasikmalaya. Pengendara bisa langsung keluar melalui Gerbang Tol Patimuan di kawasan Kalipucang, yang tersambung lurus dengan jalan nasional menuju Pangandaran.
Perubahan rute ini memangkas durasi perjalanan secara signifikan. Mengacu pada batas kecepatan tol rata-rata 90 km/jam, waktu tempuh Jakarta menuju Pangandaran yang berjarak 330 kilometer diperkirakan hanya memakan waktu sekitar 4 jam. Sementara itu, perjalanan dari Bandung sepanjang 170 kilometer melaju jauh lebih singkat, yakni hanya butuh waktu sekitar 2 jam.
Skema Baru Pemerintah Kejar Target Pembangunan
Kabar gembira mengenai kelanjutan proyek ini terungkap dalam agenda resmi Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Pemerintah menargetkan pengerjaan konstruksi mulai berjalan pada tahun 2026, dengan target operasional Tahap 1 hingga Tasikmalaya tercapai pada tahun 2029 sebelum berlanjut menuju Cilacap.
Guna mempercepat proses lelang dan penyiapan dokumen proyek, Kementerian Keuangan turut menyalurkan dukungan khusus melalui skema Project Development Facility (PDF). Bantuan ini mempermudah langkah BUMN yang ditunjuk untuk merampungkan seluruh tahapan teknis, sehingga akses tol impian warga Jawa Barat ini bisa segera terwujud. (red)















