Home / Bisnis / Ekonomi

Senin, 13 Oktober 2025 - 17:41 WIB

Keluar dari Papan Pantauan, Saham DADA Dirumorkan Bakal Diakuisisi Raksasa Properti Jepang

koransakti - Penulis

Saham PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) menjadi sorotan investor setelah keluar dari papan pemantauan khusus dan diisukan akan diakuisisi. (Sumber: Ilustrasi/Pexels)

Saham PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) menjadi sorotan investor setelah keluar dari papan pemantauan khusus dan diisukan akan diakuisisi. (Sumber: Ilustrasi/Pexels)

koransakti.co.id – Saham PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) kembali menjadi primadona di kalangan investor setelah harganya melonjak tajam dalam beberapa minggu terakhir. Momentum positif ini semakin kuat setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi mengeluarkan DADA dari papan pemantauan khusus pada Jumat, 10 Oktober 2025.

Langkah BEI ini disambut dengan euforia pasar, yang diperkuat oleh serangkaian rumor akuisisi oleh perusahaan-perusahaan raksasa global.

Keluar dari Papan Pemantauan Khusus Jadi Katalis Utama

Keluarnya DADA dari papan pemantauan khusus menandakan bahwa saham ini tidak lagi berada dalam pengawasan ketat bursa. Hal ini secara efektif memulihkan kepercayaan investor dan meningkatkan likuiditas saham, terbukti dari antrean beli yang dilaporkan mencapai jutaan lot.

Baca juga :   Pelonggaran Impor RI: Pemerintah Longgarkan Aturan untuk 10 Komoditas

Rumor Akuisisi dari Raksasa Jepang dan Minat Investor Global

Di tengah sentimen positif tersebut, beredar kabar kencang bahwa perusahaan properti raksasa asal Jepang, seperti Mitsubishi Estate dan Kajima Corporation, sedang menjajaki kemungkinan untuk melakukan akuisisi atau backdoor listing melalui DADA.

Selain itu, nama besar manajer investasi global, The Vanguard Group, juga dikabarkan tertarik untuk menanamkan modalnya. Meskipun belum ada konfirmasi resmi, rumor-rumor ini sukses menjadi bahan bakar yang mendorong kenaikan harga saham DADA secara signifikan.

Analisis dan Proyeksi Harga

Secara fundamental, banyak analis menilai valuasi saham DADA masih tergolong rendah atau undervalued, karena diperdagangkan di bawah nilai bukunya. Hal ini membuka potensi pertumbuhan yang besar jika perusahaan mampu merealisasikan kemitraan strategis.

Baca juga :   IHSG Sepekan (27-31 Okt) Melemah 1,3% ke 8.163, Asing Masih Borong Rp 5,53 Triliun

Beberapa proyeksi spekulatif bahkan menyebut harga saham DADA berpotensi mencapai Rp14.000 dalam jangka pendek. Jika rumor akuisisi besar benar-benar terwujud, ada pula proyeksi yang lebih agresif yang menargetkan harga hingga Rp230.000.

Meskipun demikian, investor diimbau untuk tetap berhati-hati, mengingat lonjakan harga yang sangat cepat seringkali rentan terhadap koreksi dan sebagian besar kabar yang beredar masih bersifat spekulatif.

baca juga Awal Pekan Hoki! Ini 20+ Kode Redeem Mobile Legends Terbaru 13 Oktober 2025 – Koran Sakti

Berita ini 713 kali dibaca

Share :

Baca Juga

IHSG Diprediksi Lanjut Menguat, Cek 6 Rekomendasi Saham Beli dari BNI Sekuritas Hari Ini

Bisnis

IHSG Diprediksi Lanjut Menguat, Cek 6 Rekomendasi Saham Beli dari BNI Sekuritas Hari Ini

Internasional

Upaya Pengamanan Ruang Siber di Kawasan ASEAN dan Jepang
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)

Bisnis

IHSG Diproyeksi Rebound, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Binaartha untuk 28 Oktober 2025
Tren "Home Cinema" & Karaokean Lagi Hype! Punya Proyektor Nganggur? Sewain Aja Buat Malam Tahun Baru, Sehari Cuan 150 Ribu!

Bisnis

Tren “Home Cinema” & Karaokean Lagi Hype! Punya Proyektor Nganggur? Sewain Aja Buat Malam Tahun Baru, Sehari Cuan 150 Ribu!

Bisnis

Dikritik Menkeu ‘Malas’, Pertamina: Proyek Kilang Balikpapan Sudah 96,5 Persen

Daerah

Kisah Kulit Manis Kerinci: ‘Emas Coklat’ Beraroma Surga dari Kaki Gunung

Ekonomi

Kunjungan Wisatawan ke Bali Naik Tajam Usai Penerapan Bebas Visa Turis Asia
Harga Emas Hari Ini 31 Oktober 2025 Melonjak Tajam, Antam 1 Gram Jadi Rp 2.310.763

Bisnis

Harga Emas Hari Ini 31 Oktober 2025 Melonjak Tajam, Antam 1 Gram Jadi Rp 2.310.763