Home / Daerah / Jambi

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 18:00 WIB

Macet Parah Terus Terjadi, DPRD dan Pengamat Desak Percepatan Pembangunan Jalan Khusus Batu Bara Jambi

koransakti - Penulis

Kondisi kendaraan terjebak macet akibat aktivitas angkutan batu bara di jalan nasional di Kotoboyo, Batanghari. (Sumber: Dok Metrojambi.com)

Kondisi kendaraan terjebak macet akibat aktivitas angkutan batu bara di jalan nasional di Kotoboyo, Batanghari. (Sumber: Dok Metrojambi.com)

koransakti.co.id – Kemacetan parah akibat aktivitas angkutan batu bara di jalan umum Provinsi Jambi terus menjadi sorotan. Menanggapi hal ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi dan pengamat ekonomi menegaskan bahwa percepatan pembangunan jalan khusus batu bara adalah solusi mutlak yang harus segera diwujudkan oleh pemerintah.

Langkah ini dianggap krusial tidak hanya untuk mengurai kemacetan, tetapi juga untuk menyelamatkan potensi pendapatan daerah yang signifikan.

Pandangan DPRD: Selamatkan Perekonomian Daerah

Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, menyatakan bahwa pemerintah harus memperjuangkan penyelesaian proyek jalan khusus ini. Menurutnya, ada potensi besar pendapatan daerah melalui Dana Bagi Hasil (DBH) yang bergantung pada kelancaran industri ini.

Baca juga :   Lalu Lintas Semanggi-Slipi Macet Parah, Ini Penjelasan Polda Metro Jaya

“Tiga jalan khusus itu, apapun bentuknya, harus bisa diselesaikan, karena di situ ada potensi pendapatan dana bagi hasil untuk daerah,” tegas Ivan.

Ia menambahkan, kondisi fiskal Jambi saat ini masih sangat bergantung pada dana transfer dari pusat, termasuk DBH. Oleh karena itu, jalan khusus menjadi langkah strategis untuk mengamankan pemasukan daerah. Ivan juga menyebut, selama pemerintah masih mengeluarkan izin dan perusahaan masih membayar kewajiban, maka mereka akan terus berproduksi, sehingga kebijakan jalan khusus menjadi satu-satunya jalan keluar.

Analisis Pengamat: Kerugian di Semua Sektor

Sementara itu, pengamat ekonomi Dr. Fahmi Rasid mengatakan bahwa keterlambatan penyelesaian jalan khusus akan merugikan semua pihak. Kerugian tersebut mencakup beban pada jalan umum yang semakin berat, biaya logistik yang tidak efisien, hingga potensi pendapatan daerah yang terus tertunda.

Baca juga :   RAPAT GABUNGAN DPRD KOTA SUNGAI PENUH

“Secara teori ekonomi wilayah, keberadaan jalan khusus batu bara akan memicu pertumbuhan pusat-pusat ekonomi baru,” ujar Fahmi.

Menurutnya, jalan khusus tidak hanya menyelesaikan masalah transportasi, tetapi juga akan mendorong tumbuhnya sektor perdagangan, jasa, dan industri pendukung lain di sepanjang jalur yang dilewati, sehingga memberikan dampak ekonomi jangka panjang bagi Jambi.

baca juga Kode Redeem ML Terbaru Hari Ini, Buruan Klaim Hadiah Gratis dari Moonton! – Koran Sakti

Berita ini 28 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kerinci

Caleg PPP Nomor Urut 2 Dapil 5 Kab.Kerinci

Pemerintahan

Bidang Tata Ruang Sungai Penuh Perkuat Pengendalian Pemanfaatan Ruang Bersama ATR/BPN

Advetorial

Pemkot – Kodim 0417 Gelar Senam Sehat Bersama Semarakkan HUT ke-78 RI

Muaro Jambi

Polres Muaro Jambi Selesaikan Kasus Kekerasan Terhadap Siswa

Daerah

Produksi Migas Aceh Naik Melampaui Target 15.652 BOEPD atau 118%, Potensi jadi Tulang Punggung Energi Nasional

Advetorial

BPJS Ketenagakerjaan dan Pemdes Sungai Penuh Gelar Sosialisasi Perlindungan Ketenagakerjaan bagi Perangkat Desa

Dinamika

Razia Hiburan Malam, Karaoke Fanny Kembali Kedapatan Simpan Puluhan Botol Miras

Kerinci

Hardiknas 2026 di Kerinci Diawali Penandatanganan Pakta Integritas, Bupati Monadi Tegaskan Komitmen Pendidikan BermutuĀ