Koransakti.co.id – Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Firman Soebagyo, mengingatkan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila setiap 1 Juni hendaknya tidak hanya dipandang sebagai agenda seremonial tahunan.
Menurutnya, momen tersebut harus menjadi sarana refleksi untuk memperkuat komitmen dalam menerapkan nilai-nilainya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Firman menegaskan bahwa Pancasila merupakan landasan utama yang menjaga persatuan Indonesia di tengah keberagaman.
Karena itu, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya perlu terus diperkuat agar mampu menjawab berbagai tantangan yang berkembang di era modern.
Ia menilai masih terdapat sejumlah persoalan yang menunjukkan bahwa implementasi Pancasila belum sepenuhnya bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.
Salah satu tantangan yang adalah kesenjangan ekonomi yang membuat prinsip keadilan sosial belum ternikmati secara merata oleh petani, nelayan, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta para tenaga pendidik.
Selain itu, Firman juga menyoroti meningkatnya polarisasi identitas akibat penyebaran informasi palsu dan berkembangnya politik identitas di media sosial.
Menurutnya, fenomena tersebut dapat mengancam semangat persatuan yang menjadi salah satu nilai utama Pancasila.
Ia juga menekankan pentingnya keteladanan dari para pemimpin, pejabat, dan tokoh masyarakat.
Firman mendorong penguatan pendidikan sejak dini. Hal itu bisa melalui pembiasaan membaca Pancasila dan menyanyikan lagu Indonesia Raya di sekolah maupun lingkungan pemerintahan. -***















