Koran Sakti.co.id, Vatikan- Dalam pidato pertamanya sebagai pemimpin Gereja Katolik, Paus Leo XIV menyoroti pentingnya etika dalam perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Pidato tersebut disampaikan di hadapan Kolese Kardinal di Vatikan, Sabtu (10/5/2025), hanya beberapa hari setelah beliau resmi terpilih menggantikan Paus Fransiskus.
Paus Leo XIV menekankan bahwa kemajuan teknologi, terutama AI, harus disikapi dengan bijaksana dan hati-hati. Menurutnya, AI tidak boleh lepas dari nilai-nilai kemanusiaan dan spiritualitas.
Ia mengajak komunitas global untuk membangun dialog lintas disiplin antara ilmu pengetahuan dan iman demi menciptakan masa depan yang beradab.
“AI bukan hanya soal kemudahan dan efisiensi, tetapi juga menyangkut tanggung jawab moral. Kita perlu memastikan bahwa teknologi melayani manusia, bukan sebaliknya,” ujar Paus Leo XIV di hadapan para Kardinal.
Sebagai langkah konkret, Vatikan akan membentuk komisi khusus yang terdiri dari teolog, ilmuwan, dan pakar teknologi guna mengkaji dampak AI terhadap kehidupan sosial, budaya, dan rohani umat manusia.
Paus berharap gereja dapat memainkan peran aktif dalam memastikan bahwa perkembangan AI berjalan selaras dengan martabat manusia.
Pidato ini menjadi penanda awal kepemimpinan Paus Leo XIV yang tampaknya akan memberi perhatian besar terhadap isu-isu kontemporer yang bersentuhan langsung dengan kehidupan umat masa kini.















