Home / Sains

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:37 WIB

Peristiwa Langka di Mars: Batu Besar Tersangkut di Bor Curiosity

Fadilah - Penulis

Lubang yang dibor oleh rover Curiosity. (NASA/JPL-Caltech/MSSS )

Lubang yang dibor oleh rover Curiosity. (NASA/JPL-Caltech/MSSS )

Koransakti.co.id – Curiosity Rover kembali menghadirkan kejutan baru dalam penjelajahannya di Mars.

Pada 25 April 2026, rover milik NASA itu melakukan pengeboran rutin pada batuan bernama Atacama untuk mengambil sampel serbuk batuan yang akan dianalisis lebih lanjut.

Namun, sesuatu yang tidak biasa terjadi. Ketika bor terangkat kembali, batu seberat sekitar 13 kilogram justru ikut terangkat dan menempel pada alat bor.

Menurut NASA, peristiwa seperti ini belum pernah terjadi selama lebih dari 13 tahun Curiosity beroperasi di Mars.

Lembaga antariksa tersebut menjelaskan bahwa pengeboran sebelumnya memang pernah memecahkan lapisan batuan, tetapi belum pernah ada batu yang tetap melekat pada selubung bor setelah proses selesai.

Baca juga :   Pojok Sains: Fenomena Mandela Effect, Kenapa Banyak Orang Punya 'Ingatan Palsu' yang Sama?

Fenomena ini menunjukkan betapa sulitnya memprediksi kondisi geologi Mars.

Perbedaan kecil seperti retakan batu, tingkat kekerasan, hingga ikatan antar lapisan dapat memengaruhi respons batu terhadap tekanan bor.

Hal-hal semacam itu menjadi sulit sebelum alat benar-benar menyentuh permukaan Mars.

Curiosity sendiri telah lama menghadapi berbagai tantangan teknis sejak mendarat pada 2012.

Sistem bor rover yang menggunakan kombinasi gerakan putar dan hentakan sempat mengalami korsleting pada 2015.

Setelah itu, masalah rem dan serpihan material membuat operasi pengeboran beberapa kali terganggu hingga akhirnya berhenti sementara pada 2017.

Setelah serangkaian pengujian dan modifikasi oleh para insinyur, pengeboran kembali dilanjutkan pada 2018 dan sejak saat itu Curiosity berhasil menemukan berbagai petunjuk penting, termasuk molekul organik dan alkana rantai panjang dalam batuan Mars.

Baca juga :   Selamatkan Burung Langka, Drone Jatuhkan Jutaan Nyamuk di Hutan Hawaii

Untuk melepaskan batu Atacama, tim di Bumi mencoba berbagai cara, mulai dari menggetarkan hingga memiringkan bor.

Setelah beberapa percobaan, batu akhirnya terlepas pada 1 Mei dan pecah saat jatuh ke tanah Mars.

Meski usianya sudah jauh melampaui target awal misi dua tahun, Curiosity masih terus aktif meneliti Gale Crater dan Mount Sharp demi mengungkap sejarah air serta kemungkinan kehidupan purba di planet merah tersebut.-***

Berita ini 30 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kenapa Gas Elpiji Baunya Kayak Durian Busuk? Kenalan dengan Etil Merkaptan (C2H6S), Zat Paling Bau Penyelamat Nyawa!

Artikel

Kenapa Gas Elpiji Baunya Kayak Durian Busuk? Kenalan dengan Etil Merkaptan (C2H6S), Zat Paling Bau Penyelamat Nyawa!

Bilogi

Tanpa Serangga, Akankah Peradaban Manusia Ikut Musnah?
Pojok Sains: Kenapa Mengiris Bawang Bikin Mata Perih & Menangis? (Ada Senjata Kimianya!)

Artikel

Kenapa Mengiris Bawang Bikin Mata Menangis? Kenalan dengan Gas C3H6OS, Senjata Pertahanan Diri Tanaman!

Kesehatan

Studi WHO: Dampak Negatif pada Kehidupan Seks Jadi Alasan Utama Orang Berhenti Pakai Kontrasepsi
Pojok Sains: Kopi Tidak Memberi Energi! Ini Fakta Mengerikan Cara Kafein "Membohongi" Otak Anda

Fakta Unik

Pojok Sains: Kopi Tidak Memberi Energi! Ini Fakta Mengerikan Cara Kafein “Membohongi” Otak Anda

Sains

Ilmuwan AS Ciptakan Cahaya Hidup dari Alga Laut Bioluminesen
Pojok Sains: Kenapa Kita Tidak Bisa Menggelitik Diri Sendiri? (Padahal Kalau Orang Lain yang Lakukan Geli Banget!)

Artikel

Pojok Sains: Kenapa Kita Tidak Bisa Menggelitik Diri Sendiri? (Padahal Kalau Orang Lain yang Lakukan Geli Banget!)
Pojok Sains: Benarkah Micin (MSG) Bikin Bodoh & Sakit Kepala? Ini Fakta Medisnya!

Artikel

Membedah “Micin” (MSG), Benarkah Senyawa C5H8NO4Na Ini Bikin Otak Lemot? (Cek Faktanya!)