koransakti.co.id – Selasa, 27 Januari 2026 – Pernahkah Anda membantu ibu memasak, lalu tiba-tiba mata terasa pedas dan air mata mengalir deras saat mengiris bawang merah?
Tenang, Anda tidak sedang “baper”. Itu adalah reaksi kimiawi wajar. Tanpa sadar, pisau dapur Anda telah memicu perang kimia.
Bawang melepaskan gas bernama Syn-propanethial-S-oxide. Rumus kimianya: C3H6OS. Mari kita bedah kenapa gas ini bisa bikin kita menangis.
1. Mekanisme Pertahanan Diri
Bawang tumbuh di dalam tanah. Supaya tidak dimakan oleh cacing, tikus, atau serangga, bawang mengembangkan sistem pertahanan diri yang canggih.
Di dalam sel bawang, ada dua zat yang terpisah:
Enzim Alinase.
Senyawa Sulfur.
Saat pisau Anda memotong bawang, dinding selnya PECAH. Enzim dan Sulfur yang tadinya terpisah, akhirnya bertemu dan bereaksi. Hasil reaksinya adalah gas C3H6OS yang langsung melayang ke udara (ke arah wajah Anda).
2. Berubah Jadi “Air Aki” di Mata
Ini bagian yang mengerikan (tapi keren). Gas C3H6OS ini sangat reaktif terhadap air. Saat gas ini menyentuh lapisan air di bola mata Anda, terjadilah reaksi kimia kedua. Gas tersebut larut dan berubah menjadi Asam Sulfat (H2SO4) dalam kadar sangat lemah.
Ya, Anda tidak salah baca. Zat yang sama dengan air aki mobil terbentuk di mata Anda! Saraf mata berteriak: “PERIH! ADA ASAM!” Otak langsung memerintahkan kelenjar air mata: “Cuci mata sekarang! Banjiri dengan air!”
Maka, keluarlah air mata deras untuk membilas asam tersebut. Jadi, menangis saat iris bawang adalah cara mata menyelamatkan diri dari kebutaan.
3. Tips Kimiawi: Jangan Lawan, Tapi Akali
Bagaimana cara mencegah gas C3H6OS ini menyerang mata? Gunakan prinsip sains:
Dinginkan Dulu: Masukkan bawang ke kulkas 30 menit sebelum dipotong. Suhu dingin memperlambat reaksi enzim. Gas yang keluar akan jauh lebih sedikit.
Potong Dekat Kipas Angin: Nyalakan kipas angin di samping talenan. Angin akan meniup gas C3H6OS menjauh dari wajah Anda.
Pisau Sangat Tajam: Pisau tumpul akan “mememarkan” sel bawang (lebih banyak sel pecah). Pisau tajam akan “mengiris” rapi (sedikit sel pecah, sedikit gas keluar).
Kesimpulan
Bawang adalah ahli kimia yang jenius. Dia menciptakan “Gas Air Mata” alami (C3H6OS) untuk mengusir pemangsa. Sayangnya, kita manusia tetap nekat memakannya karena rasanya enak. Risiko ditanggung mata!















