Home / Fakta Unik / Pendidikan

Selasa, 30 Desember 2025 - 06:45 WIB

Pojok Sains: Kenapa Lagu “Rewind 2025” Bikin Mewek Seketika? Ini Alasan Ilmiah Musik Adalah Mesin Waktu Terbaik bagi Otak

koransakti - Penulis

Lagi asik dengerin playlist 'Top Hits 2025', eh malah flashback ke momen yang udah lewat. Tenang, kamu gak cengeng kok. Otakmu emang lagi muter kaset lama! (Foto: Freepik/koransakti)

Lagi asik dengerin playlist 'Top Hits 2025', eh malah flashback ke momen yang udah lewat. Tenang, kamu gak cengeng kok. Otakmu emang lagi muter kaset lama! (Foto: Freepik/koransakti)

koransakti.co.id – Selasa, 30 Desember 2025. Saat Anda memutar playlist “Lagu Terpopuler 2025”, tiba-tiba dada terasa sesak. Ingatan tentang liburan, patah hati, atau momen manis di bulan Mei tiba-tiba muncul begitu nyata seolah baru terjadi kemarin.

Kenapa musik punya kekuatan “sihir” untuk memanggil memori secepat itu? Jawabannya ada pada kabel-kabel saraf di kepala Anda.

1. Jalur VIP ke Sistem Limbik

Indera lain (seperti sentuhan atau penglihatan) harus diproses dulu oleh bagian otak rasional (Cortex). Tapi musik? Dia punya “Jalur VIP”. Sinyal suara musik langsung terhubung ke Sistem Limbik, yaitu bagian otak paling purba yang mengatur emosi dan memori. Di sana ada Amygdala (pusat emosi) dan Hippocampus (gudang memori). Musik mengaktifkan keduanya secara bersamaan. Inilah sebabnya Anda bisa merasakan emosi lagu tersebut SEBELUM Anda sadar liriknya tentang apa.

Baca juga :   14 Tahun Unmuh Babel: Refleksi dan Komitmen Majukan Bumi Serumpun

2. Musik sebagai “Soundtrack” Kehidupan

Otak manusia sangat suka mengasosiasikan satu hal dengan hal lain (Associative Memory). Jika Anda sering mendengarkan lagu “X” saat sedang jatuh cinta di bulan Februari lalu, otak Anda “menjahit” lagu tersebut bersama perasaan berbunga-bunga itu. Saat lagu itu diputar lagi di Desember ini, jahitan itu terbuka. Otak tidak hanya memutar suaranya, tapi juga melepaskan hormon kimia yang sama persis seperti yang Anda rasakan di bulan Februari.

Baca juga :   Dari Infak yang Tulus: MTsN 2 Kerinci Bangun Gedung Serba Guna

3. Kenapa Lagu Sedih Terasa Enak?

Anehnya, mendengarkan lagu galau di akhir tahun justru membuat lega. Sains menyebut ini Pelepasan Prolaktin. Biasanya hormon ini muncul saat wanita menyusui atau saat menangis untuk menenangkan diri. Lagu sedih menipu otak untuk melepaskan hormon penenang ini, sehingga setelah lagu selesai, Anda merasa lebih plong dan rileks.

Jadi, nikmatilah galau tipis-tipis hari ini. Itu sehat buat mental!

Baca juga:Pojok Sains: Merasa Cemas di Minggu Terakhir 2025? Tenang, Itu Namanya “Sunday Scaries” dan Sangat Manusiawi!

Berita ini 27 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Pendaftaran Beasiswa “Sungai Penuh Juara” 2026 Resmi Dibuka

Daerah

DUKUNG SDGS DESA, MAHASISWA KKN TIM II UNDIP ATASI MASALAH PERTANIAN, STUNTING, DAN UMKM LOKAL DESA PURWOREJO.

Kebijakan

Presiden Prabowo Saksikan Pertukaran LoI Kemitraan EdTech antara Indonesia dan PEA
Pojok Sains: Kenapa Kita Tidak Bisa Menggelitik Diri Sendiri? (Padahal Kalau Orang Lain yang Lakukan Geli Banget!)

Artikel

Pojok Sains: Kenapa Kita Tidak Bisa Menggelitik Diri Sendiri? (Padahal Kalau Orang Lain yang Lakukan Geli Banget!)
Musim durian tiba! Meski enak, hati-hati "mabuk durian". Kandungan kalori dan gas sulfur (C2H6S) di dalamnya bisa bikin gula darah melonjak dan perut kembung.

Artikel

Musim Durian Tiba! Kenapa Buah Ini Baunya Minta Ampun & Bikin “Mabuk”? Kenalan dengan Senyawa Sulfur (C2H6S) & Bahayanya Jika Kalap!
Pojok Sains: Kenapa Mengiris Bawang Bikin Mata Perih & Menangis? (Ada Senjata Kimianya!)

Artikel

Kenapa Mengiris Bawang Bikin Mata Menangis? Kenalan dengan Gas C3H6OS, Senjata Pertahanan Diri Tanaman!

Jakarta

Wakapolri Ajak Siswa Taruna Nusantara Sambut Indonesia Emas 2045.
Pojok Sains: Abis Begadang Tahun Baru, Kok Bawaannya Pengen Makan Mie Instan & Gorengan? Kenalan Sama "Hormon Lapar" yang Lagi Ngamuk!

Bilogi

Pojok Sains: Abis Begadang Tahun Baru, Kok Bawaannya Pengen Makan Mie Instan & Gorengan? Kenalan Sama “Hormon Lapar” yang Lagi Ngamuk!