koransakti.co.id – Anda baru saja merekam video untuk story Instagram atau mengirim Voice Note (VN) ke teman. Iseng, Anda memutarnya kembali.
Tiba-tiba Anda merasa cringe: “Hah? Ini beneran suara aku? Kok cempreng banget? Perasaan suaraku lebih berat dan berwibawa deh.”
Tenang, jangan buru-buru minder. Suara di rekaman itu memang suara asli Anda, tapi cara Anda mendengarnya berbeda. Di Pojok Sains hari Selasa ini, mari kita bedah kenapa telinga kita suka “menipu”.
Dua Jalur Masuk Suara
Alasan utamanya adalah karena Anda mendengar suara Anda sendiri lewat dua jalur sekaligus, sedangkan orang lain (dan alat perekam) hanya lewat satu jalur.
Konduksi Udara (Air Conduction): Ini cara kita mendengar suara orang lain. Gelombang suara keluar dari mulut -> merambat lewat udara -> masuk ke lubang telinga -> menggetarkan gendang telinga. Ini juga cara mikrofon HP merekam suara Anda.
Konduksi Tulang (Bone Conduction): Ini cara kita mendengar suara sendiri. Saat Anda bicara, pita suara bergetar. Getaran ini tidak hanya keluar lewat mulut, tapi juga merambat melalui tulang tengkorak Anda langsung menuju ke telinga bagian dalam.
Efek ‘Bass’ Alami
Nah, tulang tengkorak manusia punya sifat unik: ia lebih baik dalam menghantarkan nada rendah (bass).
Akibatnya, saat Anda bicara, getaran lewat tulang membuat suara Anda terdengar lebih “berat”, lebih “dalam”, dan lebih “bulat” di telinga Anda sendiri.
Namun, saat Anda mendengar rekaman, jalur tulang itu hilang. Anda hanya mendengar suara lewat udara (yang direkam mikrofon). Tanpa efek bass tambahan dari tulang, suara Anda jadi terdengar lebih tinggi (cempreng) dan tipis.
Fakta Pahitnya
Suara yang ada di rekaman itulah suara asli yang didengar oleh orang lain sehari-hari. Jadi, teman-teman Anda sudah terbiasa dengan suara “cempreng” itu, hanya Anda sendiri yang kaget karena terbiasa mendengar versi “remix bass” dari tengkorak kepala Anda.
Kesimpulan
Membenci suara rekaman sendiri adalah hal yang sangat normal secara psikologis. Otak Anda kaget karena ekspektasi (suara berat) tidak sesuai dengan realita (suara rekaman). Jadi, tetaplah PD mengirim VN!















