Home / Fakta Unik / Sains

Selasa, 30 Desember 2025 - 09:30 WIB

Pojok Sains: Suka Minum Soda Pas Pesta? Ternyata Sensasi “Nyegrak” Itu Bukan Rasa, Tapi Reseptor Rasa Sakit! Ini Fakta Ilmiahnya

koransakti - Penulis

Seger sih, tapi kok lidah kayak disetrum ya? ⚡ Ternyata desis soda itu mengaktifkan sensor rasa sakit di mulut lho! Kenapa manusia malah doyan disakitin gini? (Foto

Seger sih, tapi kok lidah kayak disetrum ya? ⚡ Ternyata desis soda itu mengaktifkan sensor rasa sakit di mulut lho! Kenapa manusia malah doyan disakitin gini? (Foto

koransakti.co.id – Besok malam (31 Desember) biasanya identik dengan minuman segar, mulai dari soda, sparkling water, hingga minuman berkarbonasi lainnya. Saat Anda menenggak minuman tersebut, ada sensasi “menggigit”, “desis”, atau “nyegrak” di lidah dan tenggorokan.

Banyak yang mengira itu adalah rasa asam atau tekstur gelembung yang pecah. Ternyata dalam dunia Biologi, sensasi itu disebut Chemosensation alias Rasa Sakit Ringan.

1. Lidah yang “Terbakar” Dingin

Sebuah penelitian dari University of Southern California menemukan bahwa Karbondioksida (CO2) dalam soda bereaksi dengan air liur membentuk zat asam lemah bernama Asam Karbonat. Zat ini mengaktifkan reseptor di lidah bernama TRPA1.

Uniknya, reseptor TRPA1 ini adalah reseptor yang SAMA yang bertugas mendeteksi rasa pedas Wasabi, Mustard, dan Kayu Manis. Jadi secara teknis, otak Anda merespons soda sama seperti merespons sambal: “Hei, ada yang menyerang lidah kita!” Tapi karena levelnya rendah, otak menerjemahkannya sebagai sensasi “segar yang menggigit”, bukan sakit yang menyiksa.

Baca juga :   H-1 Tahun Baru! 23 Kode Redeem FC Mobile 30 Desember: Borong Paket Winter 115 & Ratusan Rank Up Gratis

2. Kenapa Gelembung Bikin Cepat Mabuk/Kembung?

Buat yang besok malam minum Champagne atau minuman beralkohol yang ada sodanya, hati-hati. Ada hukum fisika di perut Anda. Gelembung gas (karbonasi) ternyata menekan katup di bawah lambung (Katup Pilorus) agar terbuka lebih cepat. Akibatnya? Cairan langsung meluncur ke usus halus, tempat penyerapan terjadi.

  • Efek pada Alkohol: Anda akan merasa pusing/mabuk jauh lebih cepat dibanding minum minuman yang tidak bersoda.

  • Efek pada Soda Biasa: Gula masuk ke darah lebih cepat (sugar rush), tapi perut terasa begah karena gas terperangkap.

Baca juga :   Pojok Sains: Kenapa Kita Selalu Ngantuk Berat Setelah Makan Kenyang? (Mengenal "Food Coma")

3. Tips Sains Buat Besok Malam

Agar perut tidak “kaget” dan kembung saat pesta:

  • Jangan minum pakai sedotan: Ini membuat gas langsung menuju tenggorokan belakang dan memicu kembung lebih cepat.

  • Minum perlahan: Beri waktu gas CO2 lepas di mulut, bukan meledak di lambung.

  • Makan dulu: Adanya makanan di lambung memperlambat pembukaan Katup Pilorus, jadi penyerapan gula/alkohol lebih terkontrol.

Jadi, desis segar di gelas Anda itu bukan sekadar gelembung udara, tapi reaksi kimia yang sedang “memijat” reseptor nyeri di lidah Anda. Aneh kan selera manusia?

Baca juga: Pojok Sains: Kenapa Bersih-bersih Rumah Bikin Perasaan Lega? Rahasia Otak di Balik Tren “Decluttering” Akhir Tahun

Berita ini 41 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Artikel

Mengapa Aroma Hujan di Tanah Kering Begitu Khas dan Menenangkan? Ini Jawabannya
Pojok Sains: Kenapa Waktu Terasa Berjalan Lebih Cepat Saat Kita Dewasa? Tahun 2025 Terasa Singkat, Ini Alasannya!

Fakta Unik

Pojok Sains: Kenapa Waktu Terasa Berjalan Lebih Cepat Saat Kita Dewasa? Tahun 2025 Terasa Singkat, Ini Alasannya!
Kenapa Lem Korea Terasa Panas & Keras Saat Kena Tangan? Kenalan dengan C5H5NO2, Lem yang "Haus" Air!

Artikel

Kenapa Lem Korea Terasa Panas & Keras Saat Kena Tangan? Kenalan dengan C5H5NO2, Lem yang “Haus” Air!

Fakta Unik

Pesona Jay Punggung-Ungu: Sang Fotografer Hutan dari Pesisir Pasifik Meksiko
Kenapa Potongan Apel Berubah Jadi Cokelat? Kenalan dengan Enzim PPO dan Reaksi "Karat" pada Buah!

Artikel

Kenapa Potongan Apel Berubah Jadi Cokelat? Kenalan dengan Enzim PPO dan Reaksi “Karat” pada Buah!
Pojok Sains: Kenapa Kita Jadi Mudah Marah dan Galak Saat Sedang Lapar? (Kenalan dengan "Hangry")

Artikel

Pojok Sains: Kenapa Kita Jadi Mudah Marah dan Galak Saat Sedang Lapar? (Kenalan dengan “Hangry”)
Pojok Kimia: Mengbedah Jeruk, Kenalan dengan Senyawa $C_6H_8O_6$ alias Asam Askorbat (Vitamin C)

Artikel

Membedah Jeruk, Kenalan dengan Senyawa C6H8O6 alias Asam Askorbat (Vitamin C)
Benarkah Madu Tidak Bisa Basi? Makanan Firaun yang Masih Bisa Dimakan Setelah 3.000 Tahun

Fakta Unik

Pojok Sains: Benarkah Madu Tidak Bisa Basi? Makanan Firaun yang Masih Bisa Dimakan Setelah 3.000 Tahun