Home / Fakta Unik

Jumat, 26 Desember 2025 - 08:21 WIB

Pojok Sains: Kenapa Tulisan “Diskon 70%” Bikin Otak Kita Gak Bisa Mikir Jernih? Hati-hati Jebakan “Anchoring Bias” di Akhir Tahun!

koransakti - Penulis

Dompet boleh nangis, tapi mata langsung ijo liat tulisan 'Diskon 70%'. Padahal barangnya gak butuh-butuh amat. Siapa yang sering kena hipnotis ginian? (Foto: Freepik/koransakti0

Dompet boleh nangis, tapi mata langsung ijo liat tulisan 'Diskon 70%'. Padahal barangnya gak butuh-butuh amat. Siapa yang sering kena hipnotis ginian? (Foto: Freepik/koransakti0

koransakti.co.id – Tanggal 26 Desember sering disebut Boxing Day, momen dimulainya pesta diskon akhir tahun (Year End Sale). Anda mungkin sudah berjanji untuk hemat setelah Natal. Tapi begitu melihat sepatu seharga Rp 1.000.000 dicoret menjadi ~~Rp 1.000.000~~ jadi Rp 300.000, pertahanan Anda runtuh. Anda merasa “rugi” kalau tidak membelinya.

Kenapa otak kita begitu lemah terhadap diskon? Sains punya jawabannya. Ini bukan soal kebutuhan, tapi soal “Bug” di sistem pemrosesan otak kita.

1. Anchoring Bias (Efek Jangkar)

Ini adalah trik tertua dalam buku psikologi marketing. Otak manusia tidak pandai menilai harga “wajar” suatu barang secara isolasi. Kita butuh perbandingan. Penjual memberi Anda “Jangkar” berupa harga awal yang mahal (Rp 1 Juta). Otak Anda terpaku pada angka 1 juta itu. Ketika harga turun jadi 300 ribu, otak menganggapnya sebagai “kemenangan besar” atau “keuntungan 700 ribu”. Padahal, mungkin nilai asli sepatu itu memang cuma 300 ribu. Otak kita tertipu untuk membandingkan harga diskon dengan harga asli, bukan dengan saldo rekening kita.

Baca juga :   Strategi Ampuh Kendalikan Pikiran Agar Hidup Lebih Rileks dan Damai

2. Perang di Dalam Kepala (Insula vs Nucleus Accumbens)

Saat belanja, dua bagian otak Anda berperang:

  • Nucleus Accumbens: Bagian yang menginginkan kesenangan (Dopamin). Dia aktif saat melihat barang bagus.

  • Insula: Bagian yang memproses rasa sakit. Dia aktif saat melihat harga mahal (sakitnya mengeluarkan uang).

Diskon besar berfungsi seperti obat bius bagi Insula. Karena harganya terlihat murah, rasa “sakit” mengeluarkan uang berkurang drastis, sementara Nucleus Accumbens tetap berteriak kegirangan. Akibatnya? Anda gesek kartu tanpa pikir panjang.

3. FOMO (Fear Of Missing Out)

Tulisan “Promo Berakhir Hari Ini” atau “Stok Tinggal 2” mematikan logika di otak bagian depan (Prefrontal Cortex). Rasa takut kehabisan (kelangkaan) membuat otak beralih ke mode primitif. Kita jadi impulsif dan membeli bukan karena butuh, tapi karena takut kesempatan itu hilang selamanya.

Baca juga :   Pojok Sains: Merasa Tahun 2025 Isinya Cuma Masalah? Otakmu Sedang Terjebak "Negativity Bias"! Ini Cara Meretasnya

Tips Sains: Sebelum bayar, coba teknik “10 Menit Jeda”. Tinggalkan barang itu, jalan-jalan dulu 10 menit. Biasanya, lonjakan dopamin akan mereda dan logika Anda akan kembali bekerja.

Baca juga:

  1. Pojok Sains: Habis Makan Enak Kok Malah Ngantuk Berat? Kenalan dengan “Food Coma” yang Sering Menyerang Saat Natal
  2. Pojok Sains: Ternyata Hidung Merah “Rudolph” Itu Nyata! Ini Penjelasan Ilmiah Kenapa Hidung Rusa Bisa Menyala
  3. Pojok Sains: Kenapa Memberi Kado Terasa Lebih Nikmat daripada Menerima? Efek “Warm Glow” di Otak Anda
Berita ini 25 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Kenapa Cokelat Enak Buat Manusia, Tapi Racun Mematikan Buat Anjing & Kucing? Kenalan dengan Theobromine (C7H8N4O2)!

Artikel

Kenapa Cokelat Enak Buat Manusia, Tapi Racun Mematikan Buat Anjing & Kucing? Kenalan dengan Theobromine (C7H8N4O2)!
Pojok Sains: Kenapa Mengiris Bawang Bikin Mata Perih & Menangis? (Ada Senjata Kimianya!)

Artikel

Drama di Dapur: Kenapa Mengiris Bawang Merah Bikin Kita “Menangis”? Ternyata Ini Serangan Senjata Kimia Syn-propanethial-S-oxide!
Kenapa Air Kelapa Disebut "Isotonik Alami"? Bedah Kandungan Ionnya yang Mirip Darah Manusia!

Artikel

Kenapa Air Kelapa Disebut “Isotonik Alami”? Bedah Kandungan Ionnya yang Mirip Darah Manusia!
Pojok Sains: Kenapa Kita Mabuk Perjalanan Saat Main HP di Mobil? (Konflik Mata vs Telinga)

Artikel

Pojok Sains: Kenapa Kita Mabuk Perjalanan Saat Main HP di Mobil? (Konflik Mata vs Telinga)
Pojok Sains: Kenapa Kita Merinding Saat Dingin atau Ketakutan? (Warisan Purba yang Tertinggal)

Artikel

Pojok Sains: Kenapa Kita Merinding Saat Dingin atau Ketakutan? (Warisan Purba yang Tertinggal)
Musim durian tiba! Meski enak, hati-hati "mabuk durian". Kandungan kalori dan gas sulfur (C2H6S) di dalamnya bisa bikin gula darah melonjak dan perut kembung.

Artikel

Musim Durian Tiba! Kenapa Buah Ini Baunya Minta Ampun & Bikin “Mabuk”? Kenalan dengan Senyawa Sulfur (C2H6S) & Bahayanya Jika Kalap!
Tinggal 4 Hari Lagi! Kenapa Sih Valentine Harus Kasih "Coklat"? Ternyata Ini Bukan Tradisi Romantis Kuno, Tapi Ulah Pedagang Pintar!

Artikel

Tinggal 4 Hari Lagi! Kenapa Sih Valentine Harus Kasih “Coklat”? Ternyata Ini Bukan Tradisi Romantis Kuno, Tapi Ulah Pedagang Pintar!

Bilogi

Rahasia Kupu-Kupu Gatekeeper: Si Cantik Ber sayap Jingga yang Menggantungkan Hidup pada Cuaca