Oleh :DEDI ASIKIN
koransakti.co.id- Meski cuma seumur jagung, Dai Nippon sempat mencengkeram lain kuku sebagai penjajah di nusantara ini.
Belaganya lagi mengaku sebagai saudara tua di Asia Raya ini, seraya menjanjikan hadiah kemerdekaan, sehingga dua pemimpin ( Bung Karno dan bung Hatta nyaris terbius)
Sekarang orang orang Indonesia yang sudah benar benar menikmati kemerdekaan secara lahir maupun batin dengan ekonomi berkecukupan silahkan ber tamasya kesana.
Banyak destinasi yang di tawarkan.
– Tokyo sky tree, memandang kota Tokyo dari ketinggian bukit.
– Stibuya crossing, perempatan jalan tersibuk di Jepang
– Istana Osaka,
– Japan zuniversal studios, taman hiburan terpopuler
– Gunung Fuji ikon wisata Jepang dengan lanskap negeri Sakura
– Arashima bamboo grove, hutan bambu yang tenang dan sejuk
– Nagasaki dan Hiroshima park, monumen sejarah kehancuran dua kota perdagangan terbesar
Sebagai catatan orang jepang tetap memegang budaya yang di wariskan leluhurnya, ramah kepada semua tamu, siapapun dan dari manapun. Peduli amat dengan perang gak ada urusan dengan kehancuran negeri di hentak bom atom Amerika awal Agustus 1945. Gerakan bungkuk badan (ojigi) sebagai tanda hormat, minta maaf tetep mereka lakukan sesuai tata cara. Satu hal lagi, jika anda ingin mirip orang dai Nippon, anda bisa sewa dan pake kimono selama disana Otajka siwa Jepanges.
Kenegeri Sakura, ketemu Saudara tua. Bagi yang punya yen di kantung tentunya. Yang masih melarat sabarlah dulu, tunggu pertumbuhan ekonomi 7%.
Iya kan mas Wowo ?.***















