koransakti.co.id- Turnamen sepak bola paling bergengsi, Piala Dunia 2026, kini sudah berada di fase akhir dan hanya menyisakan dua pertandingan krusial. Spanyol sukses menyegel tiket final setelah menumbangkan Prancis dengan skor 2-0 di Stadion Dallas, Arlington. Kemenangan ini berkat eksekusi penalti Mikel Oyarzabal pada menit ke-22 dan gol penutup dari Pedro Porro di menit ke-58.
Pada laga semifinal lainnya, Argentina secara dramatis mendepak Inggris dengan skor tipis 2-1. Gol dari Enzo Fernandez pada menit ke-85 dan aksi Lautaro Martinez di menit ke-92 memastikan langkah Tim Tanggo ke partai puncak. Alhasil, Spanyol akan saling sikut dengan Argentina untuk memperebutkan trofi berlapis emas, sementara Prancis dan Inggris harus puas bertarung demi posisi ketiga.
Selain gengsi gelar juara, satu pertanyaan yang selalu menarik perhatian publik menjelang laga final adalah seberapa besar hadiah finansial yang akan di bawa pulang oleh sang pemenang?
Total Hadiah Fantastis Piala Dunia 2026
Berdasarkan berbagai laporan media internasional, FIFA memproyeksikan total dana hadiah (prizepool) sebesar US$871 juta atau setara dengan Rp15,7 triliun pada edisi 2026 ini. Angka fantastis ini melonjak tajam seiring dengan perubahan format kompetisi yang kini melibatkan 48 tim dengan total 104 pertandingan.
Meskipun demikian, perlu Anda ketahui bahwa angka-angka berikut masih bersifat estimasi media dan proyeksi awal, bukan rincian resmi akhir dari pihak FIFA.
Berikut adalah perkiraan rincian pembagian hadiah berdasarkan posisi di turnamen:
Juara: US$50 juta – US$53,5 juta (Sekitar Rp900 miliar – Rp963 miliar)
Runner-up: US$36,5 juta (Sekitar Rp656 miliar)
Peringkat Ketiga: US$32,5 juta (Sekitar Rp585 miliar)
Peringkat Keempat: US$30,5 juta (Sekitar Rp550 miliar)
Jika kita perhatikan, selisih bonus antara sang juara dan runner-up mencapai kisaran Rp244 miliar hingga Rp307 miliar. Sementara itu, jarak hadiah antara peringkat ketiga dan keempat terhitung tipis, yakni hanya sekitar US$2 juta. Oleh karena itu, laga perebutan tempat ketiga antara Prancis dan Inggris tetap memegang nilai ekonomis yang sangat tinggi bagi kedua federasi.
Sebagai gambaran betapa masifnya skala ekonomi sepak bola dunia, kita bisa melihat turnamen domestik seperti Piala Presiden 2026 di Indonesia yang baru saja menaikkan hadiah juaranya menjadi Rp6 miliar. Jika kita bandingkan, hadiah juara Piala Dunia mencapai 150 kali lipat dari angka tersebut.
Teka-teki Dana Partisipasi Peserta
Selain bonus performa berdasarkan peringkat, FIFA kabarnya juga menyiapkan dana partisipasi untuk seluruh kontestan. Namun, saat ini masih terdapat dua versi laporan yang cukup simpang siur mengenai nominal pastinya.
Versi pertama mengklaim bahwa FIFA mengalokasikan total US$168 juta yang akan dibagi rata kepada 48 tim peserta. Jika menghitung dengan skema ini, setiap negara hanya akan menerima sekitar US$3,5 juta.
Sebaliknya, versi kedua menyebutkan bahwa setiap tim minimal mengantongi US$12,5 juta, dengan rincian US$2,5 juta untuk biaya persiapan tim dan US$10 juta sebagai bonus kelolosan. Tentu saja kedua laporan ini tidak bisa benar sekaligus, karena jika versi kedua yang berlaku, maka FIFA harus mengucurkan dana hingga US$600 juta hanya untuk uang partisipasi. Oleh sebab itu, publik masih harus menunggu rilis resmi dan konfirmasi akhir dari FIFA terkait angka pasti ini.
Hal lain yang tidak kalah penting untuk dipahami adalah bahwa seluruh hadiah uang dari FIFA ini akan ditransfer langsung ke rekening federasi sepak bola masing-masing negara, bukan langsung masuk ke dompet para pemain. Selanjutnya, pihak asosiasi yang akan mengatur pembagian bonus kepada skuad timnas berdasarkan kesepakatan internal mereka sendiri.
Baca juga: Tumbangkan Mesir Melalui Comeback Dramatis, Lionel Messi Sah Jadi Raja Assist Piala Dunia
Jadwal Live Streaming Prancis vs Inggris: Pembuktian Terakhir di Perebutan Juara 3 Piala Dunia 2026















