Home / Ekonomi / Nasional / Pariwisata

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:11 WIB

Kunjungan Wisatawan ke Bali Naik Tajam Usai Penerapan Bebas Visa Turis Asia

koransakti - Penulis

Kunjungan wisatawan ke Bali meningkat tajam sejak diberlakukannya kebijakan bebas visa bagi turis dari beberapa negara Asia pada Mei 2025. Kebijakan ini diberlakukan sebagai bagian dari strategi pemulihan sektor pariwisata pasca-pandemi dan disambut positif oleh pelaku industri serta masyarakat lokal.

Menurut data resmi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, jumlah wisatawan mancanegara yang masuk melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai melonjak hingga 38% dibanding bulan sebelumnya. Negara dengan pertumbuhan tertinggi meliputi India, Tiongkok, dan Vietnam—yang seluruhnya masuk dalam daftar negara bebas visa untuk kunjungan singkat selama maksimal 30 hari.

Penerapan bebas visa ini tidak hanya mempermudah akses, tapi juga mendorong perputaran ekonomi lokal. Hotel-hotel di kawasan Kuta, Seminyak, hingga Ubud melaporkan peningkatan okupansi hingga 90% pada akhir Juni 2025. Sektor restoran, transportasi lokal, hingga UMKM kerajinan tangan ikut merasakan dampaknya.

Baca juga :   Korem 042/Gapu Gelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-117 Tahun 2025.

Menurut Ketua PHRI Bali, I Gusti Ngurah Mahendra, kebijakan ini adalah “langkah konkret yang selama ini dinanti pelaku pariwisata.” Ia menambahkan bahwa pendekatan bebas visa merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam mendorong pemulihan ekonomi dari bawah.

Tak hanya wisatawan, para digital nomad dan pelancong jangka menengah juga mulai kembali memilih Bali sebagai destinasi kerja dan rekreasi. Hal ini mendorong munculnya tren baru dalam pola konsumsi wisata, di mana banyak wisatawan memilih tinggal lebih lama sambil tetap bekerja secara daring.

Baca juga :   Bawa Kajian Akademis, BEM UI Gelar Aksi '#RakyatTagihJanji' di DPR Besok

Pihak Imigrasi Bali menyatakan bahwa pengawasan tetap dilakukan secara ketat, termasuk validasi tiket pulang dan akomodasi, untuk mencegah penyalahgunaan fasilitas bebas visa. Pemerintah juga berencana menambahkan lima negara lagi ke daftar bebas visa, tergantung hasil evaluasi kuartal ketiga tahun ini.

Sebagai catatan, sektor pariwisata menyumbang lebih dari 50% terhadap PDRB Bali. Kebangkitan industri ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekonomi daerah secara menyeluruh. Untuk informasi lebih lanjut soal visa dan data kunjungan wisatawan, masyarakat dapat mengakses laman Wikipedia – Tourism in Bali.

Berita ini 1,754 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Dinamika

Tutup Rapim Polri, Kapolri Siap Implementasikan Instruksi Presiden Jokowi Soal Pembangunan Nasional

Nasional

Kemensos Siapkan Santunan Rp15 Juta untuk Korban Jiwa Aksi Demonstrasi

Nasional

Persiapan Seleksi CPNS 2026: Panduan Lengkap Syarat, Dokumen, dan Alur Pendaftaran di Portal SSCASN
Cari Platform Trading Futures? Ini 5 Exchange Terbaik di Indonesia untuk Crypto dan Saham

Ekonomi

Cari Platform Trading Futures? Ini 5 Exchange Terbaik di Indonesia untuk Crypto dan Saham

Bandung

Viral Video Dugaan Begal di Gedebage, Polda Jabar: Ternyata Salah Paham Usai Tabrakan

Hukum

Mengaku “Satgas Perampasan Aset”, Sindikat Ini Bobol Bank BNI Rp204 Miliar
Harga Emas Hari Ini Senin 27 Oktober 2025: Antam & Pegadaian Kompak Update!

Bisnis

Harga Emas Hari Ini Senin 27 Oktober 2025: Antam & Pegadaian Kompak Update!

Nasional

Era Baru Dunia Digital: Pemerintah Resmi Batasi Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun