Home / Sains

Kamis, 17 Juli 2025 - 18:16 WIB

Bayi Sehat Lahir dari DNA Tiga Orang di Inggris

koransakti - Penulis

A nuclear genome from an egg carrying a mitochondrial DNA mutation is inserted into an egg donated by an unaffected woman. Newcastle Fertility Centre/AP

A nuclear genome from an egg carrying a mitochondrial DNA mutation is inserted into an egg donated by an unaffected woman. Newcastle Fertility Centre/AP

Bayi sehat lahir dari DNA tiga orang di Inggris dalam sebuah terobosan medis revolusioner yang ditujukan untuk mencegah penyakit mitokondria—penyakit genetik yang bisa menyebabkan kebutaan, kelemahan otot parah, hingga kematian dini. Teknik ini disebut mitochondrial donation treatment (MDT) dan menjadi harapan baru bagi pasangan yang berisiko menurunkan penyakit tersebut.

Melalui MDT, ilmuwan memindahkan inti sel telur dari ibu yang memiliki mitokondria cacat ke sel telur donor yang mitokondrianya sehat namun intinya telah diangkat. Setelah itu, sel telur baru yang “direkayasa” ini dibuahi dengan sperma ayah, menghasilkan embrio dengan DNA dari tiga orang: dua orang tua kandung dan satu pendonor wanita.

Meskipun bayi tersebut mewarisi lebih dari 99% DNA dari ayah dan ibunya, sekitar 0,1% DNA berasal dari mitokondria donor. Persentase kecil ini sangat penting karena berfungsi mencegah penularan penyakit genetik yang parah dari ibu ke anak.

Baca juga :   WHO: Kematian Akibat Kolera Melonjak 50 Persen, Krisis Global Berlanjut

Hingga kini, sedikitnya 32 bayi telah lahir di Inggris melalui prosedur ini, mayoritas dilakukan oleh Newcastle Fertility Centre, yang juga menjadi pusat pengembangan teknik MDT. Inggris adalah negara pertama di dunia yang secara legal mengesahkan penggunaan teknik ini sejak 2015, setelah melalui pertimbangan etis dan ilmiah yang mendalam.

Para ilmuwan menyatakan bahwa bayi-bayi tersebut tumbuh sehat sejauh ini. Namun, pengawasan jangka panjang tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada efek samping yang muncul di masa depan. Beberapa laporan menyebut bahwa dalam kasus langka, mitokondria cacat dari ibu bisa muncul kembali dalam jumlah kecil. Meski demikian, belum ada bukti bahwa kondisi ini berbahaya secara langsung.

Baca juga :   Kenapa Air Kelapa Disebut "Isotonik Alami"? Bedah Kandungan Ionnya yang Mirip Darah Manusia!

Penggunaan DNA dari tiga orang sempat memicu perdebatan etis, tetapi para ahli menegaskan bahwa MDT tidak dirancang untuk modifikasi genetik atau peningkatan kualitas manusia, melainkan murni untuk mencegah penyakit.

Teknologi ini bukan hanya langkah besar dalam ilmu kedokteran reproduksi, tetapi juga simbol kemajuan dalam etika biomedis modern. MDT membuka jalan bagi generasi anak-anak bebas dari penyakit genetik berat, tanpa perlu mengorbankan integritas biologis atau identitas keluarga.

Dengan keberhasilan prosedur ini, Inggris menegaskan kembali posisinya sebagai pelopor dalam inovasi medis global. Dunia kini menanti langkah serupa dari negara lain, di tengah harapan bahwa masa depan tanpa penyakit keturunan bisa benar-benar terwujud.

Berita ini 119 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Pojok Sains: Resolusi 2026 Mau Berubah Total? Jangan Percaya Mitos "21 Hari"! Riset Otak Buktikan Butuh Waktu Lebih Lama dari Itu

Fakta Unik

Pojok Sains: Resolusi 2026 Mau Berubah Total? Jangan Percaya Mitos “21 Hari”! Riset Otak Buktikan Butuh Waktu Lebih Lama dari Itu
Niat Sehat Malah Gawat? Kenali 5 Tanda Serangan Jantung Saat Olahraga yang Sering Diabaikan! (Bukan Sekadar Lelah Biasa)

Artikel

Niat Sehat Malah Gawat? Kenali 5 Tanda Serangan Jantung Saat Olahraga yang Sering Diabaikan! (Bukan Sekadar Lelah Biasa)
Pojok Sains: Resolusi Tahun Baru Sering Gagal? Ternyata Otak Butuh 66 Hari Buat Ganti Kebiasaan, Bukan 21 Hari!

Fakta Unik

Pojok Sains: Resolusi Tahun Baru Sering Gagal? Ternyata Otak Butuh 66 Hari Buat Ganti Kebiasaan, Bukan 21 Hari!

Fakta Unik

Rahasia Berat Awan: Mengapa Benda Seberat Ratusan Ton Bisa Melayang di Langit?

Fakta Unik

Ternyata Bukan Kuning! Inilah Warna Asli Matahari dan Rahasia di Balik Cahayanya

Internasional

WHO Siapkan Update Vaksin COVID-19, Minta Data Terkait Varian Baru LP.8.1
Kenapa Air Tak Mempan Cuci Minyak? Kenalan dengan Sabun (C17H35COONa), Si "Agen Ganda" yang Jenius!

Artikel

Kenapa Air Tidak Bisa Hapus Minyak, Tapi Sabun Bisa? Kenalan dengan Molekul “Dua Wajah” C17H35COONa!

Internasional

Update COVID-19 Global: Kasus Turun, tapi Angka Rawat Inap dan Varian XFG Meningkat