Home / Jakarta / Pemerintahan

Jumat, 1 Agustus 2025 - 08:17 WIB

Kemenko Polkam: Kesadaran Literasi Keamanan Siber adalah Tanggung Jawab Bersama

koransakti - Penulis

Koran Sakti.co.id, Tarakan – Dunia digital saat ini berkembang sangat pesat. Namun, seiring dengan peluang yang dibawa oleh digitalisasi, muncul pula berbagai tantangan serius.

Dari maraknya hoaks, kejahatan siber, penyalahgunaan data pribadi, hingga penyebaran konten radikal yang mengancam integrasi bangsa.

“Literasi keamanan siber adalah bekal utama bagi seluruh elemen bangsa dalam menghadapi berbagai ancaman siber hoaks, kejahatan siber, penyalahgunaan data pribadi, hingga penyebaran konten radikal yang mengancam integrasi bangsa,”tegas Deputi Bidkoor Kominfo Kemenko Polkam Marsda TNI Eko Dono Indarto saat membuka Forum Literasi Keamanan Siber, di Provinsi Kalimantan Utara, Tarakan, Kamis, (31/7/25).

Eko juga menegaskan bahwa setiap elemen bangsa harus memiliki peran dalam menjaga kedaulatan digital, baik itu dari kalangan ASN harus menjadi teladan dalam menggunakan teknologi dengan bijak. TNI dan POLRI harus tanggap dan adaptif dalam melindungi ruang siber.

Baca juga :   Papa Zidan Viral Konten "Matematika  Itu Mudah Dan Menyenangkan Bukan? Bukan!" Tembus 11 Juta Viewers Ditiktok

Pelajar dan mahasiswa harus dibekali kecakapan berpikir kritis dan etika digital agar tidak mudah terprovokasi atau terjebak dalam jebakan dunia maya.

Kemenko Polkam sangat menaruh perhatian terhadap upaya memperkuat literasi keamanan siber di daerah, khususnya di wilayah perbatasan.

Kalimantan Utara, sebagai provinsi perbatasan dan termasuk wilayah 3T, memegang peran strategis dalam konteks pertahanan negara dan pengembangan ekonomi digital.

Deputi Bidkoor Kominfo juga menyampaikan pentingnya memperkuat kapasitas keamanan siber di wilayah Kalimantan Utara bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga membangun kesadaran dan ketangguhan sumber daya manusianya.

“Kami percaya bahwa pertahanan siber dimulai dari ketahanan individu dan komunitas dalam menyikapi informasi, menjaga data pribadi, serta mencegah penyalahgunaan ruang digital,” tegas Eko.

Baca juga :   Bupati Monadi Serahkan Bantuan Sapi Kurban dari Presiden RI di Desa Sungai Gelampeh.

Forum ini bertujuan menanamkan nilai-nilai dasar dalam penggunaan internet: integritas, kehati-hatian, kolaborasi, dan keberanian melawan konten negatif.

Pemerintah ingin lahirkan generasi digital yang tidak hanya cakap teknologi, tapi juga berjiwa nasionalis dan beretika.

“Tentu saja, dilandasi kolaborasi dan sinergitas tidak hanya dari pihak pemerintah namun juga dengan perusahaan platform digital guna memperkuat ketahanan digital dan mewujudkan Indonesia yang tangguh, cerdas, dan berdaulat di era transformasi digital,” tegas Deputi Bidkoor Kominfo

Kegiatan leterasi keamanan siber ini bertema, “Bersama lindungi dunia maya: Jaga Etika, Data Pribadi, dan Hindari Hoaks Serta Judi Online”.

Forum ini dihadari narasumber dari Komdigi, BSSN, dan Kepolisian Daerah Kalimantan Utara serta perwakilan dari TNI-Polri, ASN, Pelajar dan Mahasiwa.***

Berita ini 33 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Pemerintahan

Wako Alfin Serahkan Bantuan ke Solok, Wujud Kepedulian Antar Daerah

Advetorial

Kepala Bakeuda Menghadiri Pembahasan Ranperda APBD Kota Sungai Penuh

Jakarta

Kabar Duka Ibunda Khairul Imam Photographer PERSIJA Meninggal Dunia

Kerinci

Dari Pendidikan hingga Wisata, Desa Koto Dua Baru Kerinci Wujudkan 8 Program Inovatif

Advetorial

Hari Lanjut Usia Nasional Ke 29, Wako Alfin: Lansia adalah Pilar Bangsa, Kita Jaga dengan Cinta dan Aksi Nyata

Jakarta

Aturan Ganjil Genap Jakarta 25 Maret 2026 Berlaku Lagi, Pengendara Wajib Sesuaikan Pelat Nomor

Internasional

Pidato Prabowo di PBB Tuai Pujian, Penulis Pidato SBY: Bangga dan Terharu

Pemerintahan

Ibu-ibu di Talang Lindung Antusias Ikuti Pelatihan Pembuatan Eco Enzym