Home / Internasional / Konflik / Militer / Politik

Rabu, 24 September 2025 - 13:41 WIB

Perubahan Sikap Mengejutkan, Trump: Ukraina Bisa Rebut Kembali Semua Wilayahnya

koransakti - Penulis

Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam pertemuan di New York. (Foto: Reuters)

Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam pertemuan di New York. (Foto: Reuters)

koransakti.co.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuat perubahan sikap yang sangat signifikan terkait perang di Ukraina. Ia kini menyatakan bahwa Kyiv dapat “memenangkan kembali seluruh Ukraina dalam bentuk aslinya.” Pernyataan ini menandai pergeseran besar dari posisi sebelumnya.

Komentar mengejutkan ini diunggah oleh Trump melalui platform media sosialnya, Truth Social. Pernyataan tersebut muncul setelah ia menggelar pertemuan dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, di sela-sela Sidang Umum PBB di New York.

“Rusia Macan Kertas, Waktunya Ukraina Bertindak”

Dalam unggahannya, Trump mengatakan bahwa Ukraina bisa merebut kembali “perbatasan asli dari tempat perang ini dimulai”. Menurutnya, hal ini bisa tercapai berkat dukungan dari Eropa dan NATO, serta tekanan besar terhadap ekonomi Rusia.

Baca juga :   Presiden Prabowo Lakukan Pertemuan Bilateral dengan PM Lao PDR, Sonexay Siphandone

“Posisi saya berubah setelah mengenal dan memahami sepenuhnya situasi militer dan ekonomi Ukraina/Rusia,” tulis Trump.

“Putin dan Rusia berada dalam masalah ekonomi BESAR, dan inilah waktunya bagi Ukraina untuk bertindak,” tambahnya, sambil menyebut Rusia sebagai “macan kertas”.

Zelensky Sambut Baik “Pergeseran Besar”

Presiden Zelensky menyambut baik perubahan sikap dari Trump. Ia menyebutnya sebagai “pergeseran besar” dan sinyal yang positif.

Berbicara kepada wartawan di markas PBB, Zelensky mengatakan bahwa ia memahami AS bersedia memberikan jaminan keamanan bagi Ukraina “setelah perang selesai.” Ia juga menyinggung kemungkinan adanya bantuan lebih lanjut berupa lebih banyak senjata, pertahanan udara, dan drone.

“Saya pikir fakta bahwa Putin telah berbohong kepada Presiden Trump berkali-kali juga membuat perbedaan di antara kami,” kata Zelensky dalam sebuah wawancara terpisah dengan Fox News.

Baca juga :   TNI Hadir di Tengah-tengah Masyarakat Dalam Rangka Mengatasi Kesulitan 

Perubahan 180 Derajat dari Sikap Sebelumnya

Pernyataan terbaru Trump ini sangat kontras dengan sikapnya selama setahun terakhir. Sebelumnya, ia berulang kali memperingatkan bahwa Ukraina kemungkinan harus menyerahkan sebagian wilayahnya untuk mencapai perdamaian.

Dalam pertemuan di Alaska dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada bulan Agustus, Trump dilaporkan berencana menekan Zelensky untuk menyerahkan wilayah Donetsk dan Luhansk. Namun, kini ia tampaknya telah mengambil sikap yang jauh lebih keras terhadap Rusia.

Baca juga: Hakim AS Perintahkan Deportasi Aktivis Pro-Palestina Mahmoud Khalil – Koran Sakti

Berita ini 30 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Internasional

Presiden Prabowo Salat Iduladha 1447 H Bersama Diaspora Indonesia di Paris

Hukum

Demo Anti-Imigrasi di Belanda Berakhir Ricuh, Mobil Polisi Dibakar

Hukum

Pengeroyokan Sekuriti GMC Berakhir Damai, Korban Resmi Cabut Laporan 

Politik

Pengamat Citra Darminto: Petahana Lebih Berpeluang Menang di Pilwako Sungai Penuh

Dinamika

Berkobar!!, Massa luhah Rio Balang Koto Baru Tumpah Ruah Dukung AZFER

Internasional

WHO Rilis Panduan Baru untuk Hentikan Kematian Akibat Pendarahan Pasca-Persalinan

Internasional

Brace Jude Bellingham Singkirkan Norwegia, Inggris Melaju Dramatis ke Semifinal Piala Dunia 2026!

Geopolitik

China Mulai Bangun Bendungan Raksasa di Tibet Dekat Perbatasan India