Home / Hukum / Nasional / Teknologi

Senin, 6 Oktober 2025 - 18:13 WIB

Bjorka Kembali, Bocorkan Ratusan Ribu Data Anggota Polri Usai Klaim Penangkapan

koransakti - Penulis

Peretas anonim, Bjorka, kembali muncul dan merilis data yang diklaim sebagai informasi pribadi ratusan ribu anggota Polri. (Sumber: KotakGame/Ilustrasi)

Peretas anonim, Bjorka, kembali muncul dan merilis data yang diklaim sebagai informasi pribadi ratusan ribu anggota Polri. (Sumber: KotakGame/Ilustrasi)

koransakti.co.id – Peretas anonim yang menamakan dirinya Bjorka kembali membuat heboh dunia siber Indonesia. Setelah beberapa hari senyap pasca-klaim penangkapan oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Bjorka muncul kembali dan langsung membocorkan data yang ia klaim sebagai basis data pribadi milik ratusan ribu anggota Polri.

Aksi ini seolah menjadi balasan dan tantangan langsung terhadap klaim Polri yang sebelumnya menyatakan telah berhasil menangkap pelaku di balik nama Bjorka.

341 Ribu Data Pribadi Disebar Gratis

Melalui situs pribadinya pada Sabtu (4/10/2025) lalu, Bjorka mengunggah sebuah file berformat CSV dengan ukuran sekitar 40MB. File tersebut diklaim berisi lebih dari 341 ribu baris data anggota Polri.

Data yang dibocorkan secara gratis tersebut mencakup informasi sensitif seperti nama lengkap, pangkat, unit dan satuan kerja, nomor ponsel, hingga alamat email. Bjorka menyatakan bahwa orang yang ditangkap polisi hanyalah salah satu dari banyak orang yang menggunakan namanya.

Baca juga :   Presiden Prabowo Beri Amnesti kepada Sekjen PDI- P, Hasto Kristiyanto 

Tantangan Balik Pasca-Penangkapan

Kemunculan kembali Bjorka ini memperkuat keraguan publik atas penangkapan yang dilakukan Polri beberapa hari sebelumnya. Banyak warganet yang sejak awal menduga bahwa orang yang ditangkap hanyalah “kambing hitam”.

Sebelum membocorkan data Polri, sebuah akun Instagram yang mengatasnamakan Bjorka juga sempat mengunggah cuplikan data yang diduga berasal dari situs Badan Gizi Nasional (BGN), pengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Analisis Warganet: Data Valid tapi Usang

Sejumlah warganet dan konsultan keamanan siber, seperti Teguh Aprianto, mencoba menganalisis data yang disebar oleh Bjorka. Hasilnya, banyak yang mengonfirmasi bahwa data-data tersebut tampak valid dan benar.

Baca juga :   Hari Bhayangkara ke-79, Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim Pimpin Upacara Tabur Bunga

Namun, ditemukan juga bahwa data tersebut kemungkinan besar adalah data lama atau usang. Beberapa warganet menemukan bahwa pangkat dan lokasi kerja anggota Polri yang tercantum dalam data tersebut sesuai dengan kondisi pada tahun 2017.

Meskipun datanya usang, aksi Bjorka ini sekali lagi menyoroti kelemahan dalam sistem keamanan data lembaga pemerintah di Indonesia dan membuat identitas asli sang peretas tetap menjadi misteri besar.

baca juga Daftar Kode Redeem FC Mobile Terbaru 6 Oktober 2025, Klaim Hadiah Gratis! – Koran Sakti

Berita ini 87 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Jakarta

Rocky Gerung Jadi Anggota Wantimpres, Tegaskan Tetap Kritis Mengawal Kebijakan Pemerintah

Bandung

Peternak Bandung Barat Borong 11 Penghargaan di Ajang Tingkat Nasional

Nasional

MotoGP Mandalika 2025 Pecahkan Rekor Penonton, Tembus 140 Ribu Orang!

Surabaya

Munas VII Apeksi Berjuang Menuju Indonesia Emas 2045

Daerah

Buntut Demo Ricuh, Polisi Madiun Beri Waktu Penjarah Kembalikan Barang Curian

Hukum

Polda Metro Jaya Tangkap Pria yang Tendang Wanita di Food Court Senayan City

Bandung

PJBW Gandeng Sam Bimbo Tebar Kepedulian, Berbagi Sembako dan Motivasi untuk Anak-Anak Bandung

Bandung

Cemburu Buta, Pria di Subang Sayat Leher Mantan Istri Lalu Kabur ke Indramayu