Home / Hukum / Internasional / Politik

Kamis, 9 Oktober 2025 - 11:41 WIB

Mantan Direktur FBI James Comey Mengaku Tak Bersalah, Sebut Dirinya Target Politik Trump

koransakti - Penulis

James Comey, mantan Direktur FBI, menghadapi tuntutan setelah Presiden Donald Trump mendesaknya untuk ditindak. (Sumber: Getty Images)

James Comey, mantan Direktur FBI, menghadapi tuntutan setelah Presiden Donald Trump mendesaknya untuk ditindak. (Sumber: Getty Images)

koransakti.co.id – Mantan Direktur Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat, James Comey, secara resmi menyatakan tidak bersalah atas tuduhan telah membuat pernyataan palsu kepada Kongres dan menghalangi proses peradilan. Pengacaranya memasukkan pembelaan tersebut atas namanya dalam sidang perdana di pengadilan federal Alexandria, Virginia, pada Rabu (8/10/2025).

Tim hukum Comey juga menyatakan akan berupaya agar kasus ini dibatalkan, dengan alasan bahwa klien mereka telah menjadi target politik dari Presiden Donald Trump.

Dituduh Berbohong Soal Kebocoran Informasi

Pemerintah AS mendakwa Comey karena diduga berbohong saat memberikan kesaksian di hadapan Komite Kehakiman Senat pada September 2020. Saat itu, Comey sedang ditanyai mengenai penyelidikan email Hillary Clinton dan intervensi Rusia dalam pemilu 2016.

Baca juga :   Harga Tiket Disneyland dan Disney World Kembali Naik, Tembus $200 untuk Pertama Kalinya

Jaksa menuduh Comey menyesatkan Senat dengan mengatakan bahwa ia tidak pernah mengizinkan siapa pun di FBI untuk membocorkan informasi mengenai penyelidikan tersebut kepada media.

Pengacara Siapkan Pembelaan: Target Politik Trump

Pengacara Comey, Patrick Fitzgerald, menyatakan di pengadilan bahwa mereka akan mengajukan mosi untuk membatalkan kasus ini. Mereka memiliki beberapa alasan kuat, termasuk argumen bahwa penuntutan ini bersifat balas dendam (vindictive) dan menargetkan Comey karena ia adalah seorang kritikus vokal Presiden Trump.

Tuduhan ini muncul hanya beberapa hari setelah Trump secara terbuka di media sosial mendesak Jaksa Agungnya, Pam Bondi, untuk menuntut Comey. Selain itu, tim hukum Comey juga mempersoalkan keabsahan penunjukan jaksa baru yang mengambil alih kasus ini setelah jaksa sebelumnya mengundurkan diri di bawah tekanan dari Trump.

Baca juga :   Ditreskrimsus Polda Jambi Ungkap Pelaku Pengoplosan Beras SPHP, Sita 1,4 Ton Barang Bukti

Comey: ‘Saya Tidak Bersalah, Mari Kita Bersidang’

Comey sendiri tampak tenang dan optimis di pengadilan. Setelah dakwaan terhadapnya diumumkan, ia mengunggah sebuah video di Instagram yang menyatakan dirinya tidak bersalah dan menuduh Trump bertindak seperti seorang “tiran”.

“Keluarga saya dan saya sudah tahu selama bertahun-tahun bahwa ada harga yang harus dibayar karena menentang Donald Trump. Kami tidak akan hidup berlutut,” ujarnya dalam video tersebut. “Saya tidak bersalah. Jadi, mari kita bersidang.”

Hakim telah menetapkan tanggal persidangan akan dimulai pada 5 Januari 2026 mendatang.

baca juga Kodim 0417/Kerinci Hijaukan Desa, Melalui TMMD ke-126 Tanam Pohon Produktif  – Koran Sakti

Berita ini 40 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Internasional

Jane Goodall, Ilmuwan yang Mengubah Dunia, Meninggal Dunia di Usia 91 Tahun

Hukum

Kasus Ridwan Kamil, Bareskrim Jadwalkan Pemeriksaan Lanjutan Lisa Mariana Besok

Daerah

Eka–Radmida: Duet Aktivis dan Birokrat Hadirkan Harapan Baru di Pilkada Pangkalpinang

Internasional

Presiden Prabowo Lakukan Pertemuan Bilateral dengan PM Lao PDR, Sonexay Siphandone
Dilema Pemain Naturalisasi: Menguak Aturan Ketat Pemain Asing di Liga Elit Eropa

Internasional

Dilema Pemain Naturalisasi: Menguak Aturan Ketat Pemain Asing di Liga Elit Eropa

Internasional

Data Baru WHO: Lebih dari 1 Miliar Orang di Dunia Hidup dengan Gangguan Mental
Sejarah Baru! Lucas Pinheiro Braathen Persembahkan Emas Olimpiade Musim Dingin Pertama untuk Brasil

Internasional

Sejarah Baru! Lucas Pinheiro Braathen Persembahkan Emas Olimpiade Musim Dingin Pertama untuk Brasil

Internasional

Tingkatkan kerjasama Militer, Panglima TNI Terima CC Panglima Angkatan Bersenjata Jepang