Home / Ekonomi / Nasional / Pemerintahan

Senin, 13 Oktober 2025 - 14:21 WIB

Purbaya Tolak Bayar Utang Whoosh Pakai APBN, Istana Merespons: Tak Akan Bebani Negara

koransakti - Penulis

Kereta Cepat Whoosh menjadi sorotan setelah Menkeu Purbaya menolak membayar utangnya menggunakan APBN. (Sumber: KOMPAS.com/Krisda Tiofani)

Kereta Cepat Whoosh menjadi sorotan setelah Menkeu Purbaya menolak membayar utangnya menggunakan APBN. (Sumber: KOMPAS.com/Krisda Tiofani)

koransakti.co.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dengan tegas menolak wacana penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk membayar utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh). Menanggapi hal ini, pihak Istana menyatakan sepakat dan menegaskan bahwa pemerintah akan mencari solusi lain tanpa membebani keuangan negara.

Pernyataan ini menjadi sorotan di tengah pembahasan mengenai beban utang PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) yang saat ini ditanggung oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero).

read on CNN Purbaya Tolak Bayar Utang Whoosh Pakai APBN, Ini Respons Istana

Purbaya: Tanggung Jawab Korporasi, Bukan Pemerintah

Dalam sebuah acara di Bogor, Menkeu Purbaya menyatakan bahwa tanggung jawab pembayaran utang Whoosh seharusnya dikelola oleh Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia, selaku badan yang menaungi proyek tersebut. Menurutnya, Danantara memiliki kapasitas finansial yang sangat kuat.

Baca juga :   Sri Mulyani Pamit dari Kemenkeu: "Cinta Saya untuk Indonesia Tetap Abadi

“Kalau ini kan KCIC di bawah Danantara, mereka sudah punya manajemen sendiri, punya dividen sendiri yang rata-rata setahun bisa Rp80 triliun atau lebih,” ungkap Purbaya.

Ia menegaskan bahwa Danantara seharusnya mampu mengelola kewajiban tersebut dari sumber daya yang dimilikinya. Purbaya mengkritik pola pikir yang selalu mengandalkan pemerintah saat terjadi masalah.

“Harusnya mereka manage dari situ, jangan ke kita lagi. Jangan kalau enak swasta, kalau enggak enak government,” tegasnya.

read on kompas Purbaya Tolak APBN untuk Bayar Utang Kereta Cepat, Istana: Dicarikan Jalan Keluar

Baca juga :   Pelonggaran Impor RI: Pemerintah Longgarkan Aturan untuk 10 Komoditas

Istana Sepakat, Cari Skema Alternatif

Merespons penolakan Menkeu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan bahwa pemerintah memang tidak berencana menggunakan APBN untuk utang Whoosh. Menurutnya, pemerintah telah mendiskusikan berbagai skema alternatif untuk mencari jalan keluar.

“Beberapa waktu yang lalu juga sudah dibicarakan untuk diminta mencari skema, ya, skema supaya beban keuangan itu bisa dicarikan jalan keluar,” kata Prasetyo.

Prasetyo menambahkan, terlepas dari masalah utang, pemerintah melihat proyek Whoosh sebagai moda transportasi yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Bahkan, pemerintah sedang mempertimbangkan untuk memperpanjang rute kereta cepat hingga ke Surabaya.

baca juga Awal Pekan Hoki! Ini 20+ Kode Redeem Mobile Legends Terbaru 13 Oktober 2025 – Koran Sakti

Berita ini 55 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Perebutan Rare Earth Dunia Meningkat, Negara Berlomba Kendalikan Pasokan

Nasional

Kunker Wako Ahmadi Di Balikpapan disambut Hangat Masyarakat

Ekonomi

BSU Tahap 4 2025 Kapan Cair? Ini Jadwal dan Syarat Lengkapnya

Breaking news

Kasus Judi Online di Kominfo, DPR Kritik Kinerja Budi Arie
Megawati Soekarnoputri Panjatkan Doa Persatuan Bangsa saat Umrah di Tanah Suci

Nasional

Megawati Soekarnoputri Panjatkan Doa Persatuan Bangsa saat Umrah di Tanah Suci

Dinamika

Bulog Gelar Pangan Murah Dukung TMMD ke-126 

Nasional

Kemenko Polkam Dorong Penguatan Keamanan Maritim dalam Forum IOJI 2025

Hukum

Pakar Gempa UNAND Ungkap Penyebab Bangunan Ambruk: Hanya Digambar, Tidak Didesain