koransakti.co.id – Pemandangan burung gereja atau merpati yang duduk santai di atas kabel listrik tegangan tinggi adalah hal biasa. Padahal, kabel itu dialiri listrik ribuan volt yang bisa membunuh manusia dalam sekejap.
Apakah kaki burung terbuat dari karet isolator? Tentu tidak. Mereka selamat karena prinsip fisika bernama Beda Potensial.
Listrik Itu Seperti Air
Bayangkan listrik seperti air yang mengalir dari tempat tinggi (Potensial Tinggi) ke tempat rendah (Potensial Rendah/Ground). Air hanya akan mengalir jika ada perbedaan ketinggian.
Kenapa Burung Aman?
Saat burung bertengger di satu kabel saja, kedua kakinya berada pada level tegangan yang sama. Misalnya, kabel tersebut bertegangan 20.000 Volt. Kaki kanan burung kena 20.000 Volt, kaki kiri juga 20.000 Volt. Karena tidak ada perbedaan tegangan, listrik “malas” mengalir melewati tubuh burung. Listrik lebih memilih terus mengalir lurus lewat kabel tembaga yang lebih lancar. Tubuh burung dianggap sebagai jalan buntu.
Kapan Burung Akan Gosong?
Burung akan langsung kesetrum jika ia melakukan kesalahan fatal: Menyentuh dua hal berbeda sekaligus.
Jika satu kaki di kabel A, dan kaki lain di kabel B (yang tegangannya beda).
Jika kakinya di kabel, tapi sayapnya menyentuh tiang listrik besi (Ground/Tanah).
Saat itu terjadi, tubuh burung menjadi “jembatan” bagi listrik untuk mengalir dari kabel ke tanah. Inilah yang sering terjadi pada burung besar (seperti Elang) atau kelelawar yang rentang sayapnya lebar, sehingga tidak sengaja menyentuh dua kabel sekaligus.
Jadi, selama burung itu “jomblo” di satu kabel dan tidak menyentuh tiang, dia aman sentosa!
Baca juga:















