Home / Fakta Unik / Fisika / Pendidikan / Sains

Rabu, 17 Desember 2025 - 08:24 WIB

Pojok Sains: Kenapa Burung yang Bertengger di Kabel Listrik Tegangan Tinggi Tidak Kesetrum?

koransakti - Penulis

Mereka bukan burung sakti yang kebal listrik. Mereka hanya ahli fisika secara alami. (Sumber: Freepik/koransakti.co.id)

Mereka bukan burung sakti yang kebal listrik. Mereka hanya ahli fisika secara alami. (Sumber: Freepik/koransakti.co.id)

koransakti.co.id – Pemandangan burung gereja atau merpati yang duduk santai di atas kabel listrik tegangan tinggi adalah hal biasa. Padahal, kabel itu dialiri listrik ribuan volt yang bisa membunuh manusia dalam sekejap.

Apakah kaki burung terbuat dari karet isolator? Tentu tidak. Mereka selamat karena prinsip fisika bernama Beda Potensial.

Listrik Itu Seperti Air

Bayangkan listrik seperti air yang mengalir dari tempat tinggi (Potensial Tinggi) ke tempat rendah (Potensial Rendah/Ground). Air hanya akan mengalir jika ada perbedaan ketinggian.

Kenapa Burung Aman?

Saat burung bertengger di satu kabel saja, kedua kakinya berada pada level tegangan yang sama. Misalnya, kabel tersebut bertegangan 20.000 Volt. Kaki kanan burung kena 20.000 Volt, kaki kiri juga 20.000 Volt. Karena tidak ada perbedaan tegangan, listrik “malas” mengalir melewati tubuh burung. Listrik lebih memilih terus mengalir lurus lewat kabel tembaga yang lebih lancar. Tubuh burung dianggap sebagai jalan buntu.

Baca juga :   Pojok Sains: Kenapa Suara Kita Terdengar 'Aneh' & Beda Saat Direkam? (Ini Alasannya)

Kapan Burung Akan Gosong?

Burung akan langsung kesetrum jika ia melakukan kesalahan fatal: Menyentuh dua hal berbeda sekaligus.

  1. Jika satu kaki di kabel A, dan kaki lain di kabel B (yang tegangannya beda).

  2. Jika kakinya di kabel, tapi sayapnya menyentuh tiang listrik besi (Ground/Tanah).

Baca juga :   Kenapa Air Kelapa Disebut "Isotonik Alami"? Bedah Kandungan Ionnya yang Mirip Darah Manusia!

Saat itu terjadi, tubuh burung menjadi “jembatan” bagi listrik untuk mengalir dari kabel ke tanah. Inilah yang sering terjadi pada burung besar (seperti Elang) atau kelelawar yang rentang sayapnya lebar, sehingga tidak sengaja menyentuh dua kabel sekaligus.

Jadi, selama burung itu “jomblo” di satu kabel dan tidak menyentuh tiang, dia aman sentosa!

Baca juga:

  1. Pojok Sains: Benarkah Madu Tidak Bisa Basi? Makanan Firaun yang Masih Bisa Dimakan Setelah 3.000 Tahun
  2. Pojok Sains: Mengungkap “Petrichor”, Alasan Ilmiah Mengapa Tanah Berbau Harum Saat Hujan
  3. Pojok Sains: Kenapa Es Batu Mengapung? Mengenal “Anomali Air” yang Menyelamatkan Bumi
Berita ini 46 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Pojok Sains: Fenomena Déjà Vu, Benarkah Kita Pernah Mengalaminya di Kehidupan Masa Lalu?

Fakta Unik

Pojok Sains: Fenomena Déjà Vu, Benarkah Kita Pernah Mengalaminya di Kehidupan Masa Lalu?
Pojok Sains: Kenapa Tombol "Next Episode" Sangat Sulit Ditolak? Ini Bedah Ilmiah Apa yang Terjadi di Otak Saat Anda "Binge-Watching"

Fakta Unik

Pojok Sains: Kenapa Tombol “Next Episode” Sangat Sulit Ditolak? Ini Bedah Ilmiah Apa yang Terjadi di Otak Saat Anda “Binge-Watching”

Pemerintahan

Peluncuran Nasional Papan Interaktif Tingkatkan Mutu Pembelajaran Digital
Hardiknas 2026, Kepsek SMKN 2 Sungai Penuh Ajak Perkuat Partisipasi Pendidikan

Pendidikan

Hardiknas 2026, Kepsek SMKN 2 Sungai Penuh Ajak Perkuat Partisipasi Pendidikan

Pendidikan

Siswa SMPN 8 Kota Sungai Penuh Lolos Tes Calon Siswa SMA Taruna Nusantara di Magelang
Rahasia di Balik Menguap: Bukan Sekadar Kurang Oksigen, Tapi Cara Otak Tetap Dingin

Fakta Unik

Rahasia di Balik Menguap: Bukan Sekadar Kurang Oksigen, Tapi Cara Otak Tetap Dingin

Advetorial

Program Makanan Bergizi Nasional Hadir di SMKN 2 Sungai Penuh

Pendidikan

Dongkrak Karier Global, Kemendikdasmen Resmi Luncurkan Program SMK 3+1 ke Luar Negeri