Home / Fakta Unik / Sains

Minggu, 4 Januari 2026 - 23:33 WIB

Pojok Sains: Fenomena Lucid Dream, Saat Kita Sadar & Bisa Mengatur Skenario Mimpi

koransakti - Penulis

koransakti.co.id – Pernahkah Anda sedang dikejar monster dalam mimpi, lalu tiba-tiba Anda berpikir, “Tunggu, ini kan cuma mimpi!”? Lalu, alih-alih lari, Anda malah berbalik badan, memunculkan pedang sakti, atau bahkan terbang ke angkasa?

Selamat, Anda baru saja mengalami Lucid Dream (Mimpi Sadar).

Berbeda dengan mimpi biasa di mana kita hanya jadi “penonton pasif”, di Lucid Dream kita menjadi sutradara. Kita bisa mengubah lokasi, memunculkan benda, hingga bertemu siapa saja sesuai kehendak kita.

Di Pojok Sains penutup hari Minggu ini, mari kita bahas bagaimana fenomena “Inception” ini bisa terjadi secara ilmiah.

Apa Itu Lucid Dream?

Secara medis, Lucid Dream adalah keadaan hibrida (campuran) antara tidur dan bangun.

Ini terjadi pada fase tidur REM (Rapid Eye Movement). Normalnya, saat fase REM, bagian otak yang mengurus logika (Dorsolateral Prefrontal Cortex) sedang “mati suri”. Namun, pada Lucid Dreamer, bagian logika ini tiba-tiba aktif kembali saat tidur. Akibatnya, Anda mendapatkan kembali kesadaran dan ingatan logis Anda, meskipun tubuh masih tertidur lelap.

Baca juga :   Kenapa Potongan Apel Berubah Jadi Cokelat? Kenalan dengan Enzim PPO dan Reaksi "Karat" pada Buah!

Apakah Bisa Dilatih? (Teknik Reality Check)

Para ahli saraf setuju bahwa kemampuan ini bisa dilatih. Salah satu teknik paling populer adalah Reality Check (Cek Realitas) yang dilakukan seharian di dunia nyata:

  1. Cek Jari: Sering-seringlah menghitung jari tangan Anda saat bangun. Di dunia nyata, jarinya ada 5. Di dunia mimpi, jari tangan seringkali terlihat aneh (ada 6, bengkok, atau buram).

  2. Cek Jam/Tulisan: Di mimpi, tulisan atau jam dinding biasanya berubah-ubah setiap kali kita menoleh.

  3. Kebiasaan: Jika Anda membiasakan diri melakukan cek ini saat sadar, otak Anda akan terbawa kebiasaan itu ke dalam mimpi. Saat Anda menghitung jari di mimpi dan jumlahnya 7, BOOM! Anda langsung sadar: “Ah, aku sedang mimpi!”

Baca juga :   Studi Baru Ungkap Dopamin Jadi Kunci Gangguan Memori Alzheimer

Manfaat vs Risiko

  • Manfaat: Digunakan oleh seniman untuk mencari inspirasi tanpa batas, atau terapi bagi penderita mimpi buruk (untuk melawan monster dalam mimpinya).

  • Risiko: Jika terlalu sering memaksakan diri, kualitas tidur bisa terganggu karena otak terus bekerja (kurang istirahat), menyebabkan rasa lelah saat bangun.

Kesimpulan

Lucid Dream adalah bukti betapa ajaibnya otak manusia. Ini adalah playground virtual gratis di kepala Anda. Tertarik mencobanya malam ini? Jangan lupa hitung jari Anda sebelum tidur!

Baca juga: Pojok Sains: Fenomena Mandela Effect, Kenapa Banyak Orang Punya ‘Ingatan Palsu’ yang Sama?

Berita ini 41 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Fakta Unik

Menyingkap Misteri Agartha: Peradaban Canggih yang Tersembunyi di Perut Bumi
Pojok Sains: Kenapa Lagu "Rewind 2025" Bikin Mewek Seketika? Ini Alasan Ilmiah Musik Adalah Mesin Waktu Terbaik bagi Otak

Fakta Unik

Pojok Sains: Kenapa Lagu “Rewind 2025” Bikin Mewek Seketika? Ini Alasan Ilmiah Musik Adalah Mesin Waktu Terbaik bagi Otak
Pojok Sains: Mengapa Kembang Api Bisa Berwarna-warni? Ini Rahasia Kimia di Balik Ledakan Indah Tahun Baru

kimia

Pojok Sains: Mengapa Kembang Api Bisa Berwarna-warni? Ini Rahasia Kimia di Balik Ledakan Indah Tahun Baru
Menguak Misteri "Pedas", Kenapa Capsaicin (C18H27NO3) Bikin Lidah Terbakar? (Dan Kenapa Air Es Gak Mempan!)

Artikel

Menguak Misteri “Pedas”, Kenapa Capsaicin (C18H27NO3) Bikin Lidah Terbakar? (Dan Kenapa Air Es Gak Mempan!)

Bilogi

Tanpa Serangga, Akankah Peradaban Manusia Ikut Musnah?

Internasional

Laporan WHO: Riset Kanker Global Tidak Sejalan dengan Kebutuhan Dunia
Pojok Sains: Kenapa Kita Tidak Bisa Menggelitik Diri Sendiri? (Padahal Kalau Orang Lain yang Lakukan Geli Banget!)

Artikel

Pojok Sains: Kenapa Kita Tidak Bisa Menggelitik Diri Sendiri? (Padahal Kalau Orang Lain yang Lakukan Geli Banget!)
Fenomena Langit Langka: Jadwal Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 di Indonesia

Sains

Fenomena Langit Langka: Jadwal Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 di Indonesia