Home / Artikel / Fakta Unik / Sains

Sabtu, 17 Januari 2026 - 22:32 WIB

Pojok Sains: Kenapa Kita Selalu Ngantuk Berat Setelah Makan Kenyang? (Mengenal “Food Coma”)

koransakti - Penulis

Definisi 'Kenyang Bego' alias Food Coma. Darah di otak lagi pada turun ke perut nih buat giling rendang sama kue nastar. Waktunya bocan! πŸ˜΄πŸ—. (Foto: Freepik/koransakti)

Definisi 'Kenyang Bego' alias Food Coma. Darah di otak lagi pada turun ke perut nih buat giling rendang sama kue nastar. Waktunya bocan! πŸ˜΄πŸ—. (Foto: Freepik/koransakti)

koransakti.co.id – Hari Minggu siang, Anda baru saja menghabiskan sepiring nasi goreng atau sate kambing. Niatnya mau produktif atau jalan-jalan, tapi mata tiba-tiba terasa berat seperti diberi lem.

Anda pun menyerah dan tidur siang. Fenomena “habis makan terbitlah kantuk” ini sering disebut Food Coma (Koma Makanan).

Banyak mitos bilang: “Itu karena semua darah di otak turun ke perut buat giling makanan, jadi otak kekurangan oksigen.” Faktanya? Salah Besar. Aliran darah ke otak manusia sangat dijaga ketat dan tidak akan berkurang drastis hanya karena makan.

Penyebab sebenarnya ada pada menu makanan Anda.

Karbohidrat = Obat Tidur Alami

Makanan yang mengandung banyak karbohidrat (nasi, mie, roti) dan gula memiliki Indeks Glikemik tinggi.

  1. Lonjakan Insulin: Saat Anda makan nasi, gula darah naik. Pankreas melepaskan hormon Insulin untuk mengatur gula.

  2. Jalan Tol Triptofan: Insulin juga membantu zat bernama Triptofan masuk ke otak dengan mudah.

  3. Pabrik Hormon Tidur: Di otak, Triptofan diubah menjadi Serotonin (hormon rileks/bahagia) dan Melatonin (hormon tidur).

Baca juga :   Rahasia Keren di Balik Kilau Mutiara: Cara Kerang Mengubah Gangguan Menjadi Permata

Jadi, nasi yang Anda makan secara kimiawi berubah menjadi “obat penenang” di dalam otak. Semakin banyak nasinya, semakin kuat efek biusnya.

Mode “Istirahat & Cerna”

Selain hormon, sistem saraf kita juga berubah mode. Saat perut penuh, Saraf Vagus memberi sinyal untuk mengaktifkan Sistem Saraf Parasimpatik (Mode Rest and Digest).

Dalam mode ini, detak jantung melambat, otot mengendur, dan energi difokuskan untuk mencerna makanan. Tubuh secara harfiah “mematikan” keinginan Anda untuk berlari atau berpikir keras agar pencernaan bisa bekerja maksimal.

Baca juga :   Pojok Sains: Kenapa Kita Jadi Mudah Marah dan Galak Saat Sedang Lapar? (Kenalan dengan "Hangry")

Siapa Pelaku Utamanya?

Tidak semua makanan bikin ngantuk. Pelaku utamanya biasanya adalah makanan yang Tinggi Lemak dan Tinggi Karbohidrat.

  • Nasi Padang (Karbo + Santan).

  • Mie Ayam (Tepung + Minyak).

  • Pizza/Burger.

Makanan tinggi protein dan sayuran (seperti Salad atau Steak tanpa lemak) biasanya tidak menyebabkan Food Coma separah nasi.

Kesimpulan

Mengantuk setelah makan adalah tanda bahwa tubuh Anda sedang bekerja keras mengolah energi. Jika Anda tidak ingin ketiduran, kurangi porsi nasi dan perbanyak sayur. Tapi karena ini hari Minggu, tidak ada salahnya menikmati Food Coma sejenak, kan?

Baca juga:Β Pojok Sains: Kenapa Kita Jadi Mudah Marah dan Galak Saat Sedang Lapar? (Kenalan dengan “Hangry”)

Berita ini 43 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Artikel

MERESAPI KEMBALI PANCASILA SEBAGAI BINTANG PEMANDU

Internasional

Update COVID-19 Global: Kasus Turun, tapi Angka Rawat Inap dan Varian XFG Meningkat
Besok Udah Senin Lagi! Luangkan 5 Menit Sore Ini Buat Cek 3 Bagian Motor Berikut Biar Besok Pagi Gak Mogok dan Telat Kerja

Artikel

Besok Udah Senin Lagi! Luangkan 5 Menit Sore Ini Buat Cek 3 Bagian Motor Berikut Biar Besok Pagi Gak Mogok dan Telat Kerja
Pantas Saja Jam 12 Siang Udah Lemas! Hindari 5 Makanan & Minuman Ini Saat Sahur, Nomor 1 Paling Sering Dilakukan Anak Kos!

Artikel

Pantas Saja Jam 12 Siang Udah Lemas! Hindari 5 Makanan & Minuman Ini Saat Sahur, Nomor 1 Paling Sering Dilakukan Anak Kos!

Artikel

Kemarau Tiba: Air tetap Terjaga?

Artikel

PEGAWAI NEGERI DALAM PERSPEKTIF PERTUMBUHAN EKONOMI

Artikel

Kampanye Ajang Adu Gagasan Bukan Yang Lain
Pojok Kimia: Mengbedah Jeruk, Kenalan dengan Senyawa $C_6H_8O_6$ alias Asam Askorbat (Vitamin C)

Artikel

Membedah Jeruk, Kenalan dengan Senyawa C6H8O6 alias Asam Askorbat (Vitamin C)