Home / Jakarta

Jumat, 30 Januari 2026 - 08:57 WIB

Mutu Bibit Dijaga, Kementan Lindungi Produktivitas dan Usaha Peternak

koransakti - Penulis

Koransakti.co.id, Jakarta- Kualitas bibit ternak menjadi faktor penentu keberhasilan usaha peternakan rakyat. Bibit yang sehat, unggul, dan legal tidak hanya meningkatkan produktivitas ternak, tetapi juga memberi kepastian usaha bagi peternak dari hulu hingga hilir. Karena itu, Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat pengawasan bibit ternak nasional melalui peran Pengawas Bibit Ternak (WASBITNAK).

Penguatan tersebut di lakukan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan dengan menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) WASBITNAK Nasional pada Senin, 26 Januari 2026.

Kegiatan yang di gelar secara daring ini menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah memastikan bibit ternak yang beredar di masyarakat memenuhi standar mutu dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Kementerian Pertanian Hary Suhada menegaskan pengawasan bibit ternak memiliki dampak langsung terhadap kinerja usaha peternak.

Baca juga :   Wakapolri Ajak Siswa Taruna Nusantara Sambut Indonesia Emas 2045.

“Pengawasan bibit ternak merupakan kunci utama dalam menjamin mutu genetik dan legalitas bibit ternak yang beredar di masyarakat. Bibit ternak yang berkualitas akan menentukan kinerja produksi ternak di hulu hingga hilir,” ujar Hary Suhada.

Menurut Hary, penguatan peran WASBITNAK merupakan bentuk kehadiran negara dalam melindungi peternak dari peredaran bibit bermutu rendah atau tidak sesuai ketentuan.

Ia juga menekankan bahwa dinamika perdagangan ternak dan produk perbibitan yang semakin kompleks menuntut kapasitas dan profesionalisme WASBITNAK terus di perkuat melalui pembinaan, peningkatan kompetensi, dan dukungan kebijakan yang berkesinambungan. Peran pengawas bibit di nilai strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga tertib peredaran bibit ternak di lapangan.

Sementara itu, Koordinator WASBITNAK Nasional Ian Sopian menjelaskan Rakornas 2026 menjadi momentum evaluasi dan konsolidasi pengawasan bibit ternak secara nasional. “Melalui Rakornas WASBITNAK 2026, kami berharap terbangun kesamaan persepsi, penguatan koordinasi, serta sinergi yang lebih solid antara pusat dan daerah dalam mendukung pengawasan bibit ternak yang efektif dan berkelanjutan,” terangnya.

Baca juga :   Kemendagri Ingatkan Pemda Perkuat Kesiapsiagaan Nataru 2025

Melalui penguatan pengawasan bibit ternak secara nasional, Kementan berharap peternak memperoleh bibit yang bermutu dan sesuai standar, sehingga produktivitas ternak meningkat dan usaha peternakan berjalan lebih berkelanjutan.**

Baca juga: Chicory Di kembangkan Kementan untuk Tekan Biaya Pakan Peternak

Balai Kementan Di dorong Jadi Model BLU Peternakan yang Efisien dan Transparan

Berita ini 17 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Jakarta

TIKTOKERS KALISA AULIA BUTUH TEMAN DUET UNTUK LAGU “BABANG TAMVAN” CIPTAAN JUL BAHAR

Jakarta

Papa Zidan Bersama Pengacara Endang Hadrian Akan Tuntut Pelaku Atas Dugaan Pembuat Akun Fake Papazidan3 di Snack Video

Jakarta

Kemenko Polkam Sarankan Pengawasan di Ruang Siber Dalam Gerakan Nasional anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Jakarta

TRIA BEBITA MANTAN DRIVER OJOL CARI TEMAN DUET UNTUK REKAMAN DI BOSBRO MUSIC

Jakarta

Menko Polkam Apresiasi Kejagung Atas Penyitaan Rp11,8 Triliun dalam Kasus Ekspor CPO

Advetorial

Kunjungan Walikota Sungai Penuh Di Kementerian LH dan Kehutanan RI.

Jakarta

Gus Din Sampaikan Kabar Duka, Nyai Lily Wahid Cucu Almarhum KH. Hasyim Asy’ari Meninggal Dunia

Jakarta

Polri Gandeng Mantan Napiter  Bangun UMKM