Home / Jakarta

Kamis, 19 Juni 2025 - 15:45 WIB

Menko Polkam Apresiasi Kejagung Atas Penyitaan Rp11,8 Triliun dalam Kasus Ekspor CPO

koransakti - Penulis

Koran Sakti.co.id, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal Polisi (Purn.) Budi Gunawan, mengapresiasi langkah tegas Kejaksaan Agung yang berhasil menyita uang senilai Rp11,8 triliun dari korporasi Wilmar Group dalam perkara korupsi persetujuan ekspor Crude Palm Oil (CPO) periode 2021-2022.

Penyitaan dilakukan setelah Kejagung menerima pengembalian kerugian keuangan negara dari lima anak perusahaan Wilmar Group, yakni PT Multimas Nabati Asahan, PT Multi Nabati Sulawesi, PT Sinar Alam Permai, PT Wilmar Bioenergi Indonesia, dan PT Wilmar Nabati Indonesia.

Pengembalian tersebut merupakan pelaksanaan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) kepada Wilmar Group sebagai terdakwa dalam kasus korupsi ekspor CPO dan produk turunannya.

Baca juga :   Kasus Ijazah Jokowi Makin Panas, Saksi Roy Suryo di Panggil Penyidik

“Langkah progresif Kejaksaan Agung ini patut diapresiasi. Ini adalah bentuk nyata komitmen penegakan hukum dan perlindungan terhadap kepentingan negara,” kata Menko Budi di Jakarta, Selasa (17/6/2025) dalam siaran pers nya No. 108/SP/HM.01.02/POLKAM/6/2025

Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada Desk Tindak Pidana Korupsi dan Tata Kelola Pemerintah yang berada di bawah koordinasi Kemenko Polkam.

Desk ini dinilai berperan penting dalam memperkuat sinergi antar lembaga dan mendorong integritas dalam tata kelola pemerintahan, termasuk dalam pengawasan dan pengawalan perkara besar seperti kasus ekspor CPO.

Baca juga :   Prabowo Hadiri Penyerahan Rp6,6 Triliun di Kejagung, Dana Hasil Penegakan Hukum

Menurut Menko Polkam, keberhasilan penyitaan ini menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Ia juga mengimbau seluruh institusi agar menjadikan kasus ini sebagai pelajaran penting dalam memperketat pengawasan terhadap praktik korupsi di sektor strategis.

“Penanganan kasus ini akan menjadi contoh penting dalam penegakan hukum yang adil dan transparan. Pemerintah akan terus mengawal proses hukum ini hingga tuntas,” tegas Budi Gunawan.

Humas Kemenko Polkam

Berita ini 38 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Jakarta

Momen Langka Kebersamaan Prabowo, Jokowi, SBY, dan Gibran Pada Pernikahan Putra Boy Thohir

Advetorial

Bens Radio 106.2 FM Putar Perdana Single Jasmine Adel “Kau Bukan Milikku Lagi” Di Hari Valentine

Jakarta

Papa Zidan Viral Konten “Matematika  Itu Mudah Dan Menyenangkan Bukan? Bukan!” Tembus 11 Juta Viewers Ditiktok

Ekonomi

Trenggono Tegaskan Dana Kapal Bukan dari APBN

Jakarta

NIKAH POLITIK, TUDUHAN YANG MENODAI SAKRALITAS PERINTAH TUHAN

Jakarta

Papa Zidan Blak-blakan Masalah Profesinya Di E-TalkShow TV ONE

Ekonomi

Kapolri Dukung Penguatan Ekonomi Kreatif Lewat Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026

Industri

Program UMK Academy, Pertamina Gelontorkan Bantuan Ratusan Juta Bagi UMKM