Home / Artikel / Fakta Unik / kimia / Sains

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:47 WIB

Kenapa Kapur Barus di Lemari Bisa Hilang Sendiri Tanpa Bekas? Kenalan dengan Naftalena (C10H8) dan Misteri Sublimasi!

Tiara - Penulis

Kapur barus tidak meleleh (jadi air), tapi menyublim (jadi gas). Gas inilah yang menyebar ke seluruh lemari dan membunuh serangga/jamur. (Foto: id.my-best.com/koransakti.co.id)

Kapur barus tidak meleleh (jadi air), tapi menyublim (jadi gas). Gas inilah yang menyebar ke seluruh lemari dan membunuh serangga/jamur. (Foto: id.my-best.com/koransakti.co.id)

koransakti.co.idJumat, 30 Januari 2026 – Kita semua pasti punya benda bulat putih (atau warna-warni) yang baunya khas di dalam lemari pakaian atau kamar mandi. Namanya Kapur Barus atau Kamper.

Ajaibnya, benda padat ini lama-kelamaan mengecil, lalu hilang tak berbekas. Padahal kalau es batu mencair, pasti ada genangan airnya. Kalau kayu di bakar, pasti ada abunya. Lha ini, kok bersih banget hilangnya? Siapa yang memakannya?

Jawabannya: Dia berubah wujud menjadi “Hantu” (Gas). Zat kimianya bernama Naftalena. Rumus kimianya: C10H8.

1. Bedah Rumus: C10H8 (Si Aromatik)

Naftalena adalah senyawa hidrokarbon aromatik yang terbuat dari penyulingan batubara atau minyak bumi. Strukturnya terdiri dari dua cincin benzena yang bergandengan.

Sifat uniknya: Ikatan antar-molekulnya Lemah. Artinya, molekul C10H8 ini gampang banget “lepas” dan terbang ke udara meskipun dalam suhu ruangan biasa.

Baca juga :   Dilema Penegakan Hukum Korupsi: Saat Rasa Keadilan Dikalahkan oleh Putusan yang Lemah

2. Sihir Bernama “Sublimasi”

Di pelajaran Fisika SD, kita belajar perubahan wujud:

  • Padat → Cair = Mencair (Es Batu).

  • Cair → Gas = Menguap (Air Rebusan).

Tapi Kapur Barus itu spesial. Dia melakukan Jalan Pintas. Dia loncat dari fase Padat langsung ke Gas, tanpa mampir jadi Cair dulu. Proses ini di sebut MENYUBLIM (Sublimation).

Jadi, saat kapur barus mengecil, sebenarnya molekul C10H8 itu sedang berterbangan memenuhi udara di dalam lemari Anda. Itulah sebabnya baju Anda jadi bau kamper, padahal tidak bersentuhan langsung.

3. Kenapa Serangga (Ngengat) Mati?

Gas Naftalena (C10H8) yang memenuhi lemari itu bersifat Racun bagi serangga kecil seperti Ngengat (Moth) dan Kecoa. Saat serangga menghirup gas ini, sistem pernapasan mereka terganggu dan akhirnya mati atau kabur. Makanya, baju yang di simpan lama aman dari lubang-lubang gigitan serangga.

Baca juga :   Kenapa Potong Bawang Bikin Nangis? Ternyata Ada "Serangan" Asam Sulfat ke Mata Kita!

4. Bahaya Buat Manusia?

Hati-hati! Karena sifatnya racun, gas ini juga tidak baik di hirup manusia terlalu banyak.

  • Jangan Taruh di Lemari Bayi: Bayi sangat sensitif. Gas naftalena bisa memecah sel darah merah (terutama pada penderita kelainan G6PD).

  • Jangan Di makan: Bentuknya yang bulat dan warna-warni sering di kira permen oleh anak kecil. Ini sangat berbahaya.

  • Gunakan Secukupnya: Jangan taruh 10 butir di lemari kecil. Baunya bisa bikin pusing dan mual.

Kesimpulan

Kapur Barus (C10H8) adalah “Penjaga Lemari” yang rela mengorbankan dirinya (menguap sampai habis) demi melindungi baju kita dari serangga. Gunakan dengan bijak, dan jauhkan dari jangkauan anak-anak!

Baca juga: Kenapa Lem Korea Terasa Panas & Keras Saat Kena Tangan? Kenalan dengan C5H5NO2, Lem yang “Haus” Air!

Berita ini 45 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Artikel

BERMULA DARI RUANG KECIL DI KAUMAN, MUHAMMADIYAH JADI THE BIG ISLAMIC ORGANIZATION 

Artikel

FENOMENA NEGERI KITA : POLITIKUS MASUK ISTANA KRITIKUS MASUK PENJARA

Artikel

Top: Kota Sungai Penuh Kerinci Juara 1 Penurunan Kemiskinan & Stunting

Artikel

KORUPSI MENGGURITA DARI KOTA SAMPAI DESA
Misteri Tidur Nyenyak: Mengapa Sinyal Otak dan Napas Berhenti Searah?

Kesehatan

Misteri Tidur Nyenyak: Mengapa Sinyal Otak dan Napas Berhenti Searah?

Artikel

RAMADHAN BULAN KASIH SAYANG.
Ngabuburit Anti Bosan: Rekomendasi 8 Series Marathon dan 8 Game RPG Raksasa untuk Temani Puasamu!

Artikel

Ngabuburit Anti Bosan: Rekomendasi 8 Series Marathon dan 8 Game RPG Raksasa untuk Temani Puasamu!

Artikel

AL HIDAYAH PESANTREN DI LAPAS SUKAMISKIN