Home / Artikel

Minggu, 9 Maret 2025 - 00:33 WIB

FENOMENA NEGERI KITA : POLITIKUS MASUK ISTANA KRITIKUS MASUK PENJARA

koransakti - Penulis

Koran Sakti.co.id- Jangan kaget jika fenomena negeri ini, orang rame rame masuk partai politik.

Parpol itu bak jembatan sirotol Mustaqim yang bisa mengantarkan mereka ke istana. Serendah rendahnya bisa jadi wali kota/bupati, gubernur bahkan presiden. Atau jadi yang terhormat, anggota legislatif.

Gaji gede plus fasilitas dan kesempatan korupsi.

Baca juga :   Jelang Mendaftar Ke KPUD Ahmadi-Ferry Ziarah Makam Sang Ayah

Dengan jabatan itu bisa juga membangun nepotisme. Adik, keponakan, teman dekat, bahkan anak jadi menteri. Serendah rendahnya staf khusus.

Itu yang terjadi sekarang ini.

Masuk penjara ?

Itu masih cuma sial doang.

Banyak koruptor lolos dari jaring hukum. Yang soal , masuk penjara juga enak kok.

Soalnya harta masih tersisa. Tenang saja RUU perampas aset masih macet.

Baca juga :   KORUPSI SE JAGAT RAYA 

Dengan uang yang sisa bayar denda dan ganti rugi, masih bisa bikin kamar hotel di penjara.

Coba jadi kritikus, risikonya paling cuma diledekin. Risiko yang lebih berat, dikriminalisasi, masuk penjara, gak gablek apa apa, masuk kamar penjara 2 X 1 meter. Mampus.

 

 

Berita ini 42 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Artikel

Lebaran Berlalu, Memberi Energi Baru

Artikel

PARADIGMA BARU TRANSMIGRASI PENINGKATAN KUALITAS HIDUP

Artikel

HARI ANAK SEJAGAT RAYA HAK BERTAHAN HIDUP, BEBAS EKSPLOITASI DAN KEKERASAN 

Artikel

WARTAWAN DI ANTARA (PEJABAT) YANG RAMAH DAN MARAH
Review & Cara Dapat Uang dari Fizzo Novel 2025: Baca Cerita, Cair ke DANA (Terbukti Membayar)

Artikel

Kaum Rebahan Merapat! Hobi Baca Novel Bisa Jadi Saldo DANA Gratis Lewat Aplikasi Fizzo Novel. Terbukti Membayar di 2026!

Artikel

KEMENTERIAN PENDAPATAN NEGARA PANDAILAH MENDAPAT BUKAN HANYA MENYIKAT

Artikel

RAME RAME MINTA TAMBAH ANGGARAN 

Artikel

Carnian Pluvial Event: Hujan Sejuta Tahun yang Melahirkan Zaman Dinosaurus