Home / Agama / Artikel

Minggu, 22 Februari 2026 - 08:53 WIB

AL-AZHAR DI ISBAT DARI NAMA PUTRI ROSUL

Dedi Asikin - Penulis

Koransakti.co.id- Bisa belajar dan menjadi mahasiswa Universitas Al-Azhar Kairo Mesir menjadi kebanggan bagi banyak muslim di Indonesia. Sangat mungkin juga muslim di luar sana. Lulusannya mudah mendapat pekerjaan sebagai guru tenaga ahli tentang Islam

Universitas Al Azhar di dirikan tahun 338 Hijriah oleh dinasti Fatimiyah dari Tunisia yang berhasil menaklukkan dan menduduki Mesir.

Panglima perang Tunisia memimpin ekspansi ke Mesir tahun 358 bernama Muuzudoin Li Dinillah

Tahun 359, dia mulai membangun sebuah masjid di Kairo dan selesai tahun 361. Mulanya masjid itu di beri nama al Qahiroh yang di adopsi dari nama kota Kairo sebagai ibukota negara Mesir.

Nama itu juga di relevankan dengan kata Qahiroh Al Zahirah yang berarti Kota Cemerlang dan di nisbat dari nama putri Rasul.

Nama Al Azhar mulai di pake tahun 361 dan di buka untuk umum. Pada waktu itu di bantu Fatimiyah di Mesir di pimpin oleh Malik Al Nasir.

Baca juga: Masjid Agung Pondok Tinggi: Kisah Sejarah dan Arsitektur Unik di Jantung Kota Sungai Penuh

Kuliah umum pertama Al Qad

Seperti masjid masjid lain, Al Azhar juga di fungsikan secara ganda. Selain tempat ibadah juga di fungsikan sebagai madrasah tempat melaksanakan pendidikan dan syi’ar Islam.

Al Azhar ternyata cepat berkembang sebagai pusat ilmu pengetahuan, tempat khusus berbagai hal bertalian dengan ilmu agama Islam, pengembangan bahasa dan dan tempat menyampaikan orasi keagamaan.

Sebagai penganut aliran Syiah Al Azhar melaksanakan gerakan penyebaran paham Syiah sebagai upaya membendung paham Sunny yang di lancarkan sari Baghdad.

Baca juga :   RAMADHAN BULAN KASIH SAYANG.

Ketika pemerintahan di pegang Al Azis Billah, status Al Azhar di rubah dari fungsi masjid dan madrasah menjadi universitas

Program yang di kembangkan dinasti Fatimiyah, setidaknya ada dua hal, pelaksanaan pembelajaran dan pembentukan undang-undang.

Pada masa dinasti Fatimiyah Al Azhar merupakan lembaga pendidikan Islam tingkat tinggi dan menjadi corong propaganda penyebaran faham Syi’ah

Setidaknya ada 4 progam pendidikan yang di laksanakan:

Pertama, pembelajaran kelas umum yang di peruntukkan bagi orang yang datang ke Kairo untuk mempelajari ilmu Al Qur’an dengah tafsirnya

Ke Dua kelompok kelas mahasiswa tempat mahasiswa menerima pembelajaran/ kuliah dari para dosen. Kegiatan ini di lengkapi dengan acara diskusi berupa tanya jawab antara mahasiswa dengan dosen.

Ke Tiga adalah kelas Darul Hikam yaitu kuliah umum bagi mahasiswa dan umum yang di berikan oleh para mubaligh. Kuliah itu berlangsung dua kali seminggu setiap hari Senin dan Kamis.

Keempat kelompok kelas non formal yaitu kelas untuk mahasiswa putri. Di Al Azhar se mua mahasiswa dan umum di larang mempelajari madzhab atau paham selain Syi’ah.

Pernah terjadi tahun 991 H, seorang mahasiswa di penjara gara gara menyimpan kitab Al Muwatho karya Imam Malik.

Pada masa Khalifah Al Azis Billah (387M) atas usaha Wazir Yakub ibn Kills Al Azhar selain mengajarkan ilmu tentang agama juga mengatakan ilmu akal (logika) dan ilmu umum lainnya.

Ilmu agama yang di ajarkan meliputi tafsir,qira’at, fiqih, nahwu sorof dan sastra, sedangkan ilmu pengetahuan umum merupakan filsafat, ilmu Falak, ilmu ukur, kedokteran, kimia serta ilmu bumi.

Baca juga :   DRAMA ITU HAMPIR USAI

Ketika kekuasaan atas Mesir beralih dari dinasti Fatimiyah dinasti Al Ayubi paham Syi’ah justru di larang. Bahkan Al Azhar pernah di tutup sebagai universitas.

Letak soalnya adalah kerena Salahudin Al Ayubi adalah penganut paham Dubh . Ekstrim nya soal faham itu Al Azhar tidak hanya di tutup sebagai universitas. Tapi kegiatan agama seperti sembahyang Jumat saja di larang.

Sebagai kompromi-kompromi Salahudin Al Ayubi membuka sekitar 25 madrasah di sekitar kota Kairo. Kegiatan pendidikan Islam beralih ke madrasah madrasah itu.

Kerena masalah beda paham itu giliran paham Syi’ah yang di larang bahkan di obrak Abrik . sampai sampai anggaran dan fasilitas yang selama ini di berikan kepada universitas Al Azhar di hentikan oleh penguasa dinasti Al Ayubi.

Politik memang kejam, lebih kejam dari ibukota ***

Baca juga: Kaum Rebahan Merapat! Hobi Baca Novel Bisa Jadi Saldo DANA Gratis Lewat Aplikasi Fizzo Novel. Terbukti Membayar di 2026!

KONTROVERSI PLATO DAN ARISTOTELES 

 

:

Berita ini 32 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Artikel

MAHASISWA JUGA KORUPSI 

Artikel

YANG NAIK HAJI DILUAR LOGIKA 

Artikel

Bapa Aing Mah Tegas, Jawa Barat No Sawit!
Baru Seminggu Puasa Dompet Udah Kering? Awas Boncos! Ini 4 Tips Jitu Atur Keuangan Ramadhan Biar THR Nggak Cuma Numpang Lewat

Artikel

Baru Seminggu Puasa Dompet Udah Kering? Awas Boncos! Ini 4 Tips Jitu Atur Keuangan Ramadhan Biar THR Nggak Cuma Numpang Lewat
Pojok Sains: Kenapa Kita Jadi Mudah Marah dan Galak Saat Sedang Lapar? (Kenalan dengan "Hangry")

Artikel

Pojok Sains: Kenapa Kita Jadi Mudah Marah dan Galak Saat Sedang Lapar? (Kenalan dengan “Hangry”)
Review & Cara Dapat Uang dari Fizzo Novel 2025: Baca Cerita, Cair ke DANA (Terbukti Membayar)

Artikel

Review Fizzo Novel 2026: Hobi Baca Cerita Cinta & Horor, Dibayar Saldo DANA (Cuan Paling Santai!)

Artikel

SUHARTO VS SUMITRO RANGKUL DAN PUKUL

Agama

Renungan Ayat Alkitab untuk Janin dalam Kandungan