Home / Keuangan / Opini

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:40 WIB

“Lapangan Banteng” Top Ekonomi Tumbuh 5,61% : Gubernur BI Keteteran Rupiah Nyungsep Rp 17.400.

koransakti - Penulis

Koransakti.co.id- Kita patut memberi apresiasi kepada Pemerintah, khususnya Kementerian Keuangan di bawah pimpinan Menteri Purbaya Yudi Sadewa : Pertumbuhan ekonomi kuartal I 2026 mencapai 5,61%.

Menurut BPS, konsumsi rumah tangga berkontribusi besar terhadap pertumbuhan : 54,36%.

Kita mengucapkan selamat kepada jajaran “Lapangan Banteng” sebutan Kementerian Keuangan di kalangan keuangan. Kepada Menteri Keuangan, lanjutkan terus pembersihan bila ada pihak tertentu yang tidak sejalan dan indisipliner.

Berbeda jauh dengan sektor moneter : BI gagal total menjaga nilai tukar : padahal selalu di dengungkan fundamental ekonomi kuat, devisa aman dll. Tapi modal asing mengalir deras keluar. Asing ragu, bila tidak mau di sebut tidak percaya.

Baca juga :   Gandum Impor dan Dolar Amerika

Akhirnya geopolitik global menjadi alasan. Di bawah pimpinan Perry Warjiyo, BI mencetak rekor nilai tukar terburuk sepanjang sejarah. Sempat menyentuh Rp 17.400.

Istana pun gusar. Presiden Prabowo Subianto memanggil Gubernur BI dan pejabat KSSK ke Istana tanggal 5 Mei 2026. Setelah pertemuan, baru Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan jurusnya.

Seharusnya 7 jurus yang di kemukakan sudah terimplementasi jauh-jauh hari, tidak perlu menunggu nilai tukar rupiah nyungsep. Krisis geopolitik dan energi akibat perang di Timur Tengah sudah berlangsung hampir tiga bulan.

Baca juga :   Kornas ARPG Syafrudin Budiman: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Paling Baik Di ASEAN, Ini Tren Positif 

Apa saja yang di kerjakan BI selama ini? Di lain pihak, rakyat Indonesia telah terkena dampak : kenaikan harga minyak, plastik, dan komoditi yang bahan bakunya berasal dari impor.

Semoga 7 jurus BI mustajab dan berhasil. Bila tidak, sebaiknya Gubernur BI secara gentle menyatakan berhenti karena gagal mengendalikan nilai tukar : tugas utamanya. Kalau ini terjadi, sejarah juga akan mencatat.

Semoga rupiah segera menguat. InsyaAllah.

Penulis: 

Baca juga: Tes Darah Sederhana Bisa Deteksi Kanker Pankreas Lebih Awal

 

 

Berita ini 22 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Uang Nganggur Jangan Didiamkan! Ini 5 Bank Digital dengan Bunga Deposito Tertinggi 2025 (Cair Harian)

Investasi

Uang Nganggur Jangan Didiamkan! Ini 5 Bank Digital dengan Bunga Deposito Tertinggi 2025 (Cair Harian)

Opini

Efek Domino Geopolitik Regional Iran–Israel Bagi Indonesia Menurut Opini Prof Muhammad M Said

Ekonomi

Pemangkasan Anggaran MBG akan Hemat Rp235 Triliun

Jakarta

Sengketa Tanah Desa Wadas dan Negara (Pemerintah) Dari Sudut Pandang Demokrasi Ekonomi Implementasi Demokrasi Pancasila

Opini

Apakah sekitar Rp 1.600 triliun hasil ekspor sawit dan tambang kembali ke Indonesia?
Ahmad Heryawan dan Gaya Kepemimpinan Hemat yang Masih Dikenang di Jawa Barat

Opini

Ahmad Heryawan dan Gaya Kepemimpinan Hemat yang Masih Dikenang di Jawa Barat
Intip Keunggulan Obligasi dan Reksadana untuk Investasi Masa Depan

Investasi

Intip Keunggulan Obligasi dan Reksadana untuk Investasi Masa Depan

Opini

Mata Uang Rupiah Sakit: Siapa yang Paling Bertanggung Jawab?