koransakti.co.id, Jakarta- Pemerintah terus berkomitmen memperkuat peran perempuan di ranah domestik maupun global. Langkah nyata ini terlihat saat Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, menerima audiensi dari jajaran pengurus Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) di Gedung Bina Graha, Jakarta, pada Senin (6/7).
Pertemuan strategis tersebut menjadi momentum penting untuk menyelaraskan visi pemberdayaan perempuan dengan arah pembangunan nasional.
Membawa Sejarah Perempuan Indonesia ke Panggung Dunia
Dalam audiensi tersebut, KOWANI memaparkan sejumlah agenda krusial. Salah satu fokus utamanya adalah mengusulkan arsip sejarah gerakan perempuan Indonesia agar masuk dalam program Memory of the World (MoW) UNESCO. Langkah ini bertujuan untuk mengabadikan rekam jejak perjuangan wanita tanah air sekaligus memperkenalkan kontribusi besar mereka kepada masyarakat internasional.
Selain pelestarian sejarah, pertemuan ini juga membahas strategi penguatan posisi perempuan di berbagai forum internasional, serta optimalisasi peran mereka dalam menyukseskan program-program pembangunan nasional.
Kolaborasi Strategis untuk Percepatan Program Prioritas
Merespons aspirasi tersebut, Kepala Staf Kepresidenan menyambut hangat komitmen dan inisiatif yang di usung oleh KOWANI. Dudung Abdurachman menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Oleh karena itu, sinergi dengan organisasi masyarakat yang memiliki akar rumput kuat sangatlah krusial.
“Kolaborasi pemerintah dengan organisasi yang memiliki jejaring luas seperti KOWANI sangat penting untuk mendukung percepatan pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah,” ujar Kepala Staf Kepresidenan.
Menatap Masa Depan Perempuan yang Lebih Berdaya
Melalui kemitraan yang semakin erat ini, KSP berharap perempuan Indonesia dapat mengambil peran yang lebih dominan dan strategis. Kerja sama ini diharapkan mampu melahirkan kebijakan yang inklusif, sehingga kaum perempuan tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga tampil sebagai motor penggerak kemajuan bangsa di tingkat global. (Gina)
Baca juga: MA EROH PEREMPUAN PERKASA DI KAKI GUNUNG GALUNGGUNG















