Home / Fakta Unik / Sains

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:37 WIB

Alasan Mengapa Semut Menggigit Manusia: Ternyata Bukan karena Manis!

koransakti - Penulis

koransakti.co.id- Semut sering kali masuk ke dalam rumah dan berinteraksi langsung dengan manusia. Sayangnya, interaksi ini sering berakhir dengan gigitan atau sengatan yang menyakitkan. Saat menyerang, semut akan mencengkeram kulit Anda menggunakan penjepitnya, lalu mereka menyuntikkan zat kimia bernama asam format.

Akibat suntikan tersebut, kulit Anda akan langsung merasakan sensasi terbakar dan gatal-gatal. Rasa tidak nyaman ini bisa bertahan selama beberapa hari hingga berminggu-minggu, tergantung pada spesies semut yang menggigit Anda.

Mengapa Semut Menggigit Manusia?

Banyak orang mengira bahwa semut menggigit karena tertarik pada sesuatu yang manis. Namun, fakta dari Cleveland Clinic membantah anggapan tersebut. Semut menyerang murni karena mereka merasa terancam. Oleh karena itu, gigitan dan sengatan tersebut merupakan bentuk pertahanan diri yang alami.

Baca juga :   Menembus Sunyi Menuju Terang: Kisah Thomas Alva Edison Mengubah Dunia dengan 1.093 Paten

Berikut adalah beberapa pemicu utama mengapa semut menyerang Anda:

  • Melindungi Wilayah (Teritorial): Jika Anda tidak sengaja mengganggu atau menginjak area kekuasaan mereka, semut akan langsung bertindak untuk mempertahankan sarangnya.

  • Mengamankan Sumber Makanan: Semut merupakan serangga pemungut makanan yang mengandalkan jejak feromon. Jika Anda menghalangi jalan mereka atau mencoba mengambil makanan tersebut, semut akan menggigit untuk mengusir Anda yang mereka anggap sebagai “pencuri”.

Biasanya, semut menyerang bagian tubuh yang paling dekat dengan posisi mereka, seperti kaki, tungkai, atau tangan. Efek gigitannya pun beragam. Bagi orang yang memiliki alergi terhadap asam format, dampak gigitannya bisa jauh lebih parah dan membutuhkan penanganan medis segera.

Baca juga :   Kenapa Digigit Semut Rasanya Panas & Gatal? Kenalan dengan Asam Formiat (CH2O2), Senjata Kimia si Kecil!

Kenali Gejala Gigitan Semut

Gejala yang muncul pada kulit sangat bergantung pada jenis semutnya. Secara umum, Anda akan merasakan beberapa gejala berikut setelah digigit semut:

  • Nyeri mendadak atau sensasi seperti terbakar.

  • Kulit memerah dan membengkak.

  • Rasa gatal yang kuat.

  • Muncul benjolan kecil yang lambat laun berubah menjadi lepuh berisi nanah.

Cara Praktis Menangani Gigitan Semut

Jika Anda baru saja digigit atau disengat semut, jangan panik. Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah segera mencuci area gigitan menggunakan air mengalir dan sabun antibakteri. Cara sederhana ini sangat efektif untuk membersihkan sisa zat kimia sekaligus mencegah terjadinya infeksi sekunder pada kulit Anda. (Gina)

Berita ini 25 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Pojok Sains: Ternyata Hidung Merah "Rudolph" Itu Nyata! Ini Penjelasan Ilmiah Kenapa Hidung Rusa Bisa Menyala

Fakta Unik

Pojok Sains: Ternyata Hidung Merah “Rudolph” Itu Nyata! Ini Penjelasan Ilmiah Kenapa Hidung Rusa Bisa Menyala
Mengenal HCl (Asam Klorida) di Perut Kita. Asam Keras yang Bisa Lelehkan Logam, Tapi Kenapa Lambung Kita Aman?

Artikel

Mengenal HCl (Asam Klorida) di Perut Kita. Asam Keras yang Bisa Lelehkan Logam, Tapi Kenapa Lambung Kita Aman?
Pojok Sains: Kopi Tidak Memberi Energi! Ini Fakta Mengerikan Cara Kafein "Membohongi" Otak Anda

Fakta Unik

Pojok Sains: Kopi Tidak Memberi Energi! Ini Fakta Mengerikan Cara Kafein “Membohongi” Otak Anda

Bilogi

Pesona Kembang Merak: 5 Fakta Unik Peacock Flower yang Jadi Magnet Kupu-Kupu

Sains

Peristiwa Langka di Mars: Batu Besar Tersangkut di Bor Curiosity

Fakta Unik

Misteri Pohon Baobab: Dituduh Raksasa Berhantu, Ternyata Penyelamat Peradaban Gurun
Pojok Sains: Suka Minum Soda Pas Pesta? Ternyata Sensasi "Nyegrak" Itu Bukan Rasa, Tapi Reseptor Rasa Sakit! Ini Fakta Ilmiahnya

Artikel

Kenapa Minuman Soda Rasanya “Menggigit” Lidah? Kenalan dengan H2CO3 (Asam Karbonat), Si Pembuat Gelembung!
A nuclear genome from an egg carrying a mitochondrial DNA mutation is inserted into an egg

Sains

Bayi Sehat Lahir dari DNA Tiga Orang di Inggris