Laga Argentina vs Spanyol: Siapa Juara akan Dapat Rp 798 Miliar
Koransakti.co.id- Laga final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol berlangsung dini hari nanti di New Jersey, Amerika Serikat. Perhelatan ini telah menambah pendapatan Amerika Serikat sekitar Rp 267 triliun dan menciptakan 185.000 kesempatan kerja. Karena itu, Presiden Donald Trump pada acara FIFA 17 Juli 2026 di Trump Tower New York menyatakan keinginannya agar Amerika Serikat kembali menjadi tuan rumah tunggal Piala Dunia. Sepak bola terbukti bukan hanya olahraga, tetapi juga peluang ekonomi besar.
Final di perkirakan berlangsung alot dan berintensitas tinggi. Argentina tetap akan di orkestrasi Lionel Messi sebagai komandan lapangan, dengan kebebasan berkreasi di sepertiga akhir.
Trio gelandang Rodrigo de Paul, Enzo Fernandez, dan Alexis Mac Allister akan menghambat aliran bola Spanyol sekaligus mengalirkannya kepada Messi. Argentina di perkirakan bermain praktis, disiplin, keras, dan mengandalkan serangan balik cepat.
Spanyol kemungkinan menerapkan penguasaan bola dengan gaya tiki-taka khas Barcelona. Delapan pemain Timnas Spanyol berasal dari klub Barcelona. Lamine Yamal menjadi tumpuan serangan dari sayap dan akan berhadapan dengan bek kiri Argentina, Nicolas Tagliafico. Pertahanan Argentina akan berusaha menjauhkan Yamal dari kotak penalti untuk mencegah risiko seperti yang di alami bek kiri Perancis, Lucas Digne. Messi sendiri di perkirakan dikawal terukur untuk mencegah “Messi effect”.
Pertandingan di prediksi berakhir tipis 1-0 atau 1-2. Jika berlanjut ke adu penalti, Argentina memiliki pengalaman dan kiper Emiliano Martinez yang di kenal sebagai “penalty king”.
Spanyol adalah juara Eropa 2024, sedangkan Argentina juara dunia 2022. Pemain Argentina juga lebih matang dalam usia dan pengalaman. Menariknya, kedua negara memiliki bahasa nasional yang sama karena Spanyol pernah menjajah Argentina selama 300 tahun, dari 1516 hingga 1816.
Pelatih Argentina Lionel Scaloni juga berteman dekat dengan pelatih Spanyol Luis de la Fuente. Saat Scaloni mengambil lisensi UEFA Pro di Las Rozas, Spanyol, pada 2017, De la Fuente menjadi salah satu instrukturnya.
Selamat menonton
Penulis: 















