Home / Artikel

Rabu, 27 November 2024 - 13:18 WIB

BERGURU TANI KE THAILAND 

koransakti - Penulis

Oleh : DEDI ASIKIN

Koran Sakti.co.id- Geli sesungguhnya, kita berguru soal pertanian ke Thailand atau Muangthai. Dulu namanya Siam      (kerajaan) Pasalnya tahun 1980 negara gajah putih itu pernah berguru kepada Indonesia , khususnya dalam swasembada beras. Ketika itu Indonesia berhasil berswa sembada beras. Bahkan tak hanya Thai yang berguru kesini, juga Vietnam dan Bangladesh.

Ada cerita lain. Jauh sebelum itu, raja Thai Culalongkorn (1896-1991) juga pernah 3 kali datang ke nusantara (tahun 1871-1896 dan 1901). Raja Siam yang dikenal dengan nama Raja Rama V itu, tertarik pada tanaman Tebu yang sedang dikembangkan pemerintah Belanda dalam rangka Tanam Paksa atsu Culturstelsel.Tanam paksa itu terjadi, lantaran keuangan Belanda cekak, akibat perang Diponegoro (1825-1830) dan perang Aceh (1803-1838).

Baca juga :   Xiaomi 15T dan 15T Pro Resmi Diumumkan: Bawa Layar dan Baterai Lebih Besar

Eh sekarang jadi terbalik. Kita yang harus belajar kepada mereka.

Sekarang negeri gajah itu sudah benar benar menjadi negara agraris.

46 % dari luas negara yang 513.120 km persegi itu menjadi lahan pertanian. 60 % penduduk usia kerja berprofesi sebagai petani. Hasil pertanian utamanya adalah beras . Kerena itu Muangthai dijuluki sebagai lumbung padi di Asia Tenggara.

Hasil pertanian lain, jagung , singkong, karet, kayu, kelapa, kedelai, tembako dan tebu. Juga buah buahan dan sayuran.

Thailand sekarang menjadi eksportir beras terbesar di dunia dan Indonesia menjadi importir terbesar dari Muangthai.

Baca juga :   Pare: Pahit di Lidah, Kaya Manfaat untuk Kesehatan

Kenapa negeri gajah putih itu maju dibidang pertanian dan menjadikannya sebagai komoditas eknomi utama ?

Konon ada beberapa faktor :

– Dukungan iklim sebagai daerah tropis, curah hujan, suhu dan kultur tanah sangat sesuai dan mendukung,

– Penggunaan teknologi ( mesin pertanian ) dan traktor pengolah tanah,

– Penggunaan benih dengan varietas unggul,

– Penjagaan mutu yang baik,

– Kepedulian pemimpin. Pertanian dijadikan sebagai andalan pembangunan ekonomi.

– Ketersediaan Bank Tani khusus

Di Indonesia Bank Koperasi Tani dan Nelayan (BKTN) malah dirubah menjadi BRI yang lebih berfungsi sebagai bank umum.

Tak usah malu malu meong, belajarlah tentang pertanian ke negeri gajah.***

Berita ini 158 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Apakah Gym Benar-Benar Bisa Bikin Kurus? Simak Faktanya & Kenalan dengan Polifenol (C14H12O3), Sahabat Jantung Saat Olahraga!

Artikel

Apakah Gym Benar-Benar Bisa Bikin Kurus? Simak Faktanya & Kenalan dengan Polifenol (C14H12O3), Sahabat Jantung Saat Olahraga!
Kenapa Teflon Anti Lengket? Kenalan dengan PTFE (C2F4), Zat Paling "Introvert" yang Menolak Berteman!

Artikel

Kenapa Teflon Anti Lengket? Kenalan dengan PTFE (C2F4), Zat Paling “Introvert” yang Menolak Berteman!
5 Cara Dapat Saldo Google Play Gratis 2025 (Resmi dari Google & Aplikasi Lain)

Artikel

Review Google Opinion Rewards 2026: Cara Paling Aman Dapat Saldo Google Play Gratis! Jawab Survei, Bisa Buat Top Up Game!
Pojok Sains: Kenapa Jari Jadi Keriput Setelah Mandi Lama? Ternyata Bukan Karena 'Masuk Angin'!

Artikel

Sering Dikira Bengkak, Ternyata Ini Alasan Jenius Kenapa Jari Tangan Kita Jadi Keriput Kalau Kelamaan Berendam di Air!

Artikel

MEMBURU PKI KE JAWA TENGAH 
Malam Minggu Kelabu di Rumah? Maraton 3 Film & Drakor Netflix Ini Aja Sambil Nunggu Sahur, Dijamin Bikin Melek dan Lupa Waktu!

Artikel

Malam Minggu Kelabu di Rumah? Maraton 3 Film & Drakor Netflix Ini Aja Sambil Nunggu Sahur, Dijamin Bikin Melek dan Lupa Waktu!

Artikel

Merawat Pembangunan Berkelanjutan dan Peran Golkar di Tengah Perubahan
Rahasia Sehat Alami: Keajaiban Serai dan Daun Salam untuk Tubuh Lebih Bugar

Artikel

Rahasia Sehat Alami: Keajaiban Serai dan Daun Salam untuk Tubuh Lebih Bugar
error: Content is protected !!