Home / Artikel

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:54 WIB

Pemimpin Penghianat: Hilangnya Sikap Kenegarawanan

koransakti - Penulis

Pemimpin Penghianat: Hilangnya Sikap Kenegarawanan

Koransakti.co.id- Salah satu ciri pernyataan politik Presiden Prabowo Subianto adalah transparan, apa adanya sehingga mudah di cerna. Itulah yang membuat setiap pernyataan “layak kutip” patut di simak dan jelas ke mana arahnya.

Pernyataan tentang “Pemimpin Penghianat” muncul 12 Juli 2026 pada peringatan Hari Koperasi di Jakarta: “Pemimpin yang menganjurkan bakar-bakar di Republik ini adalah pemimpin penghianat.”

Kosakata penghianat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berkonotasi ketidaksetiaan terhadap negara. Lengkapnya sebagai berikut: “Penghianat adalah orang yang khianat, orang tidak setia kepada negara, teman, atau pihak yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.”

Baca juga :   Minum Kopi Tanpa Gula, Ini Penjelasan dan Manfaatnya

Dalam konteks kontestasi politik memang tepat apa yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto, “Siapa yang menang: monggo, jangan kalau kalah mau bakar-bakar.”

Kontestasi lima tahunan berjalan sesuai peraturan perundang-undangan yang ada dan tidak lama untuk mematut diri dan berlaga lagi. Bila ada kebijakan pemerintah sekarang yang dianggap kurang tepat, tinggal dikritisi, dan ruang untuk itu sangat terbuka.

Baca juga :   Jokowi Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-74 untuk Presiden Prabowo, Titip Doa untuk Tugas Besar Negara

Tapi bila menganjurkan tindakan provokatif seperti bakar-bakaran, itu offside dan tidak tepat. Karena seorang pemimpin yang amanah seyogianya selalu bersikap bertanggung jawab terhadap kepentingan negara yang lebih besar, keamanan nasional dan kesejahteraan bersama. Bukan hanya mengutamakan kepentingan politik sesaat dan partisan.

Semoga Negara Kita Indonesia tetap jaya dan sejahtera bersama. InsyaAllah.

Penulis:

 

 

 

Baca juga: Dilema Kepemimpinan Prabowo: Antara Menjaga Kekuasaan dan Menjawab Aspirasi Demokrasi

Berita ini 7 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Artikel

ILMU KANURAGAN, PERCAYA MONGGO TIDAK RAPOPO

Artikel

‘WARTAWAN HEBAT’ 

Artikel

10 Rekomendasi Drama Korea Fantasi yang Wajib Anda Tonton

Agama

Tunda Dulu Umroh sampai Situasi Kondusif: Sekitar 60.000 Jamaah Tertahan di Arab Saudi

Artikel

Wartawan Harus Punya Strategi Agar Narasumber Mau Bicara 
Pojok Sains: Kenapa Kita Mabuk Perjalanan Saat Main HP di Mobil? (Konflik Mata vs Telinga)

Artikel

Pojok Sains: Kenapa Kita Mabuk Perjalanan Saat Main HP di Mobil? (Konflik Mata vs Telinga)

Artikel

HUSNUL KHOTIMAH KETIBAN BERKAH 

Artikel

400 Rumah Sakit Akan Dibangun: Kesejahteraan Tenaga Kesehatan Juga?