Home / Artikel

Minggu, 14 Desember 2025 - 05:00 WIB

HUSNUL KHOTIMAH KETIBAN BERKAH 

koransakti - Penulis

DEDI ASIKIN

koransakti.co.id- Saya wajar ikut gembira. Bahkan bahagia

Kemarin saya baru saja membaca di Facebook kabar berita, madrasah (pondok pesantren) Husnul khotimah di kecamatan Manis Kidul kabupaten Kuningan menuai berbagai prestasi akademis dan non akademis.

585 orang lulusan Madrasah Aaliyah tembus ke berbagai Universitas ternama, UI Jakarta, UNPAD Bandung, DIPONEGORO Semarang, AIRLANGGA Surabaya dan IPB Bogor. Sementara 49 orang terbang ke Mesir untuk kuliah di universitas Al Azhar Kairo.

Prestasi lainnya menjadi madrasah no 3 terbaik dari 1000 madrasah seluruh Indonesia, juara robotik dan riset sekolah nasional .

Pun masih banyak prestasi lainnya di tingkat nasional. Misalnya, juara umum Telkom science competition.

Bagi saya madrasah dan pondok pesantren Husnul khatimah tidak asing asing amat

Tahun 2017 dalam rangkaian tour de Madrasah kami sempat nampir dan bermalem di sana. Yang menggembirakan, waktu itu, pendiri dan pemilik lembaga pendidikan berbasis Islam itu  Suhaya secara khusus menugaskan isterinya ibu Kameni Suhaya menyambut kedatangan kami.

Dengan wajah ramah dan ceria beliau di dampinggi ketua kompleks pendidikan Didi Badruzaman meninggalkan kami seraya menugaskan ibu asrama, ustadzah Meli Karmila untuk menyiapkan kamar tidur kami. Kami tidur di ruang asrama yang sedang kosong

Besok paginya pasca sarapan nasi goreng plus lauk pauk termasuk  ceplok telor, kami sempatkan jalan jalan pagi di lahan (ruang) terbuka hijau. Alamak, lahan seluas satu hektar dari seluruh lahan komplek sekitar 9 hektar, dipenuhi hamparan rumput (jukut) Inggris yang hijau menyenyegarkan, yang empuk di injak kaki yang cuma beralaskan sandal jepit pinjaman dari ibu asrama.

Komplek pendidikan terpadu (pondok pesantren dan madrasah) Itu berada di ketinggian. Mobil kami terpaksa harus sedikit merayap sebelum mencapai pintu gerbang kompleks. Matahari sedang terbenam hingga di upuk barat ketika kami menggapai pintu gerbang .

Ibu sudah menunggu kata Satpam penjaga pintu

Baca juga :   Danrem 042/Gapu Hadiri Tabligh Akbar Bersama Habib Luthfi

Komplek pondok sekaligus madrasah itu di bangun tahun 1994, selesai dan di resmikan tahun 1995 oleh bupati Aang Hamid Suganda SH.

Baca juga :   MADRASAH ITU CUMA ANAK ANGKAT

Pendiri dan pemimpin inisiator utama adalah Sahal Suhaya SH. Beliau mantan pejabat tinggi di DKI Jakarta. Jabatan terakhir nya Kepala Dinas PU. Setelah pensiun , tahun 1994 pulang kampung dan langsung melaksanakan hajatnya membangun pondok pesantren dan madrasah (Tsanawiyah dan Aliyah).

Pada waktu saya berkunjung, jumlah santri dan siswa madrasah sudah lebih dari seribu orang Mereka datang dari berbagai kota dan daerah di seluruh Indonesia.

Itulah mereka yang lulus dari testing masuk yang menjadi syarat.

Selamat meraih prestasi luar biasa bagi seluruh civitas akademika, mulai dari pendiri para guru, ustadz/ ustadzah, para santri dan masyarakat yang mendukuhg ke beradaan lembaga pendidikan ber basis Islam itu

Teruslah bekerja dan berkarya dengan prestasi tinggi. ***

Berita ini 16 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Artikel

Panduan Lengkap untuk Pemilik Baru: Arti Semua Tombol di Mitsubishi Xpander Cross

Artikel

Xiaomi 15T dan 15T Pro Resmi Diumumkan: Bawa Layar dan Baterai Lebih Besar
Jumat Malam Waktunya Push Rank! 5 Hero Mobile Legends Paling "Haram" di Meta Februari 2026. Pick Ini Kalau Mau Keluar dari Epic Abadi!

Artikel

Jumat Malam Waktunya Push Rank! 5 Hero Mobile Legends Paling “Haram” di Meta Februari 2026. Pick Ini Kalau Mau Keluar dari Epic Abadi!

Artikel

Fragmentasi Geoekonomi dan Krisis Energi Global: Kontribusi Keuangan Syariah

Artikel

PRESIDIUM TASELA DAN TONJONG CANYON 
Udah Lemas Nunggu Bedug? Cek Jadwal Buka Puasa (Maghrib) Hari Ini, Jumat 20 Februari 2026, Lengkap dengan Doa Shahih & Ide Takjil Segar!

Agama

Udah Lemas Nunggu Bedug? Cek Jadwal Buka Puasa (Maghrib) Hari Ini, Jumat 20 Februari 2026, Lengkap dengan Doa Shahih & Ide Takjil Segar!

Artikel

PUKUL DAN RANGKUL GAYA ALLAH MENGHADAPI BANI ISRAEL 

Artikel

KEMENTERIAN PENDAPATAN NEGARA PANDAILAH MENDAPAT BUKAN HANYA MENYIKAT