Home / Artikel

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:58 WIB

‘WARTAWAN HEBAT’ 

Dedi Asikin - Penulis

Koransakti.co.id- Menyambut hari Pers tahun lalu saya menulis tentang 3 orang wartawan hebat. Yakob Utama, Dahlan Iskan dan Harun Muhamad Kohar Alias Harmoko. Tahun ini saya tambah satu denan Prof.Dr. Krisna Harahap SH.,MH.

Mudah mudahan hari Pers tahun ini lebih meriah dan bermakna cinta profesi (Esprit de corp) kita  lebih tinggi dan hidmat.

Baca juga: Wartawan Harus Punya Strategi Agar Narasumber Mau Bicara 

YAKOB UTAMA

Lahir di Magelang dekat candi Borobudur tanggal 27 September 1931, cita cita awalnya hanya menjadi seorang guru. Dan itu sudah tercapai dengan menjadi guru di sekolah penabur.

Tahun 1963 bersama sahabat barunya Pransikus Ksnasiud 0yong, (PK Oyong) mendirikan majalah Intisari yang masih hidup sampai sekarang.

Tahun 1965 dengan modal pas-pasan mereka mendirikan koran Kompas. Sepeninggal PK Oyong  meninggal duluan Yacob meneruskan usaha koran Kompas.

Ternyata tangannya cukup dingin. Di luar dugaan Kompas berkembang pesat dan menjadi koran terbesar di Indonesia. Oplahnya sempat mencapai 500 ribu exemplar setiap hari.

Dalam profesi wartawan Yacob di kenal sangat humanis. Prinsip hidupnya “ngewongke uwong  (memanusiakan manusia).

Untuk menunjang Kompas Yacob mendirikan percetakan bernama Gramedia. Juga di luar dugaan Kompas Gramedia berkembang menjadi perusahaan multinasional. Usahanya bagai ular kobra merambah kian kemari.

Waktu wafat di Jakarta tanggal 7 September 2020 ada beberapa jenis perusahaan yang di tinggalkan.

Di bidang media ada Harian Kompas, Com. Tribun News, Warta kota Intisari dan majalah Bobo, Kompas TV dan radio.

Percetakan dan toko buku Gramedia hampir di seluruh kota di Indonesia.

Baca juga :   Tekan Angka Kematian Ibu Tertinggi di Jateng, FK UNDIP Gandeng Pakar dari Inggris Gelar Pelatihan di Brebes

Bidang perhotelan ada Santika, Amaris, dan the Kayana Even dan venue Diandra, Pomosindo dan Dyandra Globa Edutiantment.

Bidang pendidikan ada Kompas Multi media dan Gramedia Acofonomic.

Pokoknya Kompas merajai dunia bisnis Indonesia meninggalkan pebisnis media lainnya.

Siapa berani lawan, tak Ada.

DAHLAN ISKAN :

Tidak jelas benar tanggal lahir anak laki laki tertua Mohammad Iskan Itu. Soalnya catatan titimangsa ( tanggal kelahiran) keluarga itu ada belakang satu satunya lemari kayu yang di jual ketika ibunya sakit. Tapi Dahlan terlanjur menulis tanggal lahirnya 17 Agustus 1951.

Dahlan itu ibarat Raden Ajeng Kartini udngvmr inspirasi buku Habis gelap terbitlah terang (Door duisyetnit tot licht) yang di terbitkan Abendanon tahun 1911.

Dahlan telah merubah kehidupan dari kemiskinan menjadi konglomerat dengan kekayaan tahun 2023, menurut LHKPN tembus Rp.2,3 trilyun.

Lepas dari madrasah Aliyah dia menjadi wartawan Tempo di Surabaya.

Tahun 1982 Tempo membeli koran Jawa pos yang hampir koid di kota Malang. Pimpinan Tempo menugaskan Dahlan mengelola koran yang sudah sekarat Itu.

Eh, Subhanallah Tabaraqallah koran Jawa pos berkembang pesat.

Dahlan memang pekerja keras. Setiap malam tidurnya Cuma 3 jam. Pulang dari kantor di Kembang Jepun jam 01.00, jam 03.00 sudah ada di kantor lagi mengatur pembagian koran kepada para agen dan pengecer. Dia juga otodidak.

Tahun 2011 presiden SBY secara fenomenal mengangkatnya menjadi Dirut PLN, dan setahun kemudian menjadi menteri BUMN.

Baca juga :   PARIWISATA HARUS JADI AKIBAT

Tahun 2018 Dahlan risain dari JP Lalu mendirikan koran online Disway JSi sampai sekarang dalam usia 74 tahun dia masih berhak di sebut wartawan.

Dan saya masukkan dia kedalam kategori wartawan hebat

Prof.Dr.KRISNA HARAHAP, SH., MH

Berangkat dari seorang wartawan harian Banteng di Bandung, dia menjadi dosen (PNS) di sekolah Tinggi Hukum Bandung.

Semangat belajarnya tak pernah pudar rupanya.

Tiba tiba saya dapat undangan Untuk hadir dalam pengukuhannya sebagai guru besar.

Rupanya beliau tidak pernah lupa saya sebagai bekas bawahan yang tak berjumpa hampir 30 tahun.

Karirnya terus menanjak. Tiba tiba tahun 2005 saya mendengar kabar beliau di angkat menjadi hakim Agung. Beliau bersama 8 orang teman lulus testing dari seribu peserta.

Dan bukan mainnya jabatan itu di sandangnya selama 17 tahun sampai 2022.

Siapa bilang dia bukan wartawan hebat ?

Baca juga: WARTAWAN DI ANTARA (PEJABAT) YANG RAMAH DAN MARAH

THE GREAT ABAH

 

 

Berita ini 40 kali dibaca

Share :

Baca Juga

Artikel

TAMASYA KE NEGERI SAKURA KETEMU SAUDARA TUA.
Mitos atau Fakta? Mata Kedutan Katanya Mau Dapat Rezeki Nomplok atau Menangis? Ternyata Ini Penjelasan Medisnya (Myokymia)!

Artikel

Mitos atau Fakta? Mata Kedutan Katanya Mau Dapat Rezeki Nomplok atau Menangis? Ternyata Ini Penjelasan Medisnya (Myokymia)!

Artikel

LUHUT BILANG UANG PEMERINTAH BANYAK, BANYAK DARI HONGKONG ?

Artikel

Puasa Era Digital
Rahasia Pemutih (NaClO) Bikin Baju Kinclong, Tapi Bisa Jadi "Gas Beracun" Kalau Salah Campur!

Artikel

Rahasia Pemutih (NaClO) Bikin Baju Kinclong, Tapi Bisa Jadi “Gas Beracun” Kalau Salah Campur!
Nostalgia Masa Kecil: Kenapa Tanaman Putri Malu (Mimosa pudica) Menutup Saat Disentuh? Bukan Karena Punya Perasaan, Ini Penjelasan Ilmiahnya!

Artikel

Nostalgia Masa Kecil: Kenapa Tanaman Putri Malu (Mimosa pudica) Menutup Saat Disentuh? Bukan Karena Punya Perasaan, Ini Penjelasan Ilmiahnya!
Pahala Tumpah Ruah! 5 Amalan Khusus di Hari Jumat Pertama Ramadhan (20 Februari 2026), Jangan Lewatkan "Waktu Emas" Nanti Sore!

Agama

Pahala Tumpah Ruah! 5 Amalan Khusus di Hari Jumat Pertama Ramadhan (20 Februari 2026), Jangan Lewatkan “Waktu Emas” Nanti Sore!

Artikel

BERMULA DARI RUANG KECIL DI KAUMAN, MUHAMMADIYAH JADI THE BIG ISLAMIC ORGANIZATION